• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 188 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 156 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 219 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 322 Kali

  • Home
  • Riau

Zapin Mematri Marwah Riau di Langit Dunia, 6000 Penari Menyatu Menjaga Nilai Luhur

Indragirione

Ahad, 11 Januari 2026 13:47:08 WIB
Cetak
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan Ketua BKOW Provinsi Riau foto bersama usai penyerahan piagam MURI dengan penampilan penari terbanyak yang mencapai 6000 orang. (foto: istimewa)

INDRAGIRIONE.COM, PEKANBARU - Jalan Gajah Mada Pekanbaru seketika menjelma menjadi hamparan samudera manusia, Minggu (11/1/2026) pagi. Di bawah langit Kota Bertuah, sebanyak 6000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin massal. Gerakan mereka seirama laksana ombak dalam keselarasan gerak yang magis. Penampilan ini bukan sekadar tarian, melainkan sebuah pernyataan cinta terhadap akar silsilah. 

Peristiwa yang diinisiasi oleh Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Riau ini akhirnya resmi ditasbihkan sebagai Rekor Dunia, sebuah pencapaian yang memahat nama Bumi Lancang Kuning di singgasana kehormatan internasional. Mengusung tema "Bersatu Dalam Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu," ribuan pasang kaki itu melangkah dengan irama yang presisi, seolah sedang berdialog dengan leluhur. 

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memandang pemandangan kolosal ini dengan mata yang berbinar penuh kebanggaan. Baginya, gemuruh tabuhan marwas dan gesekan gambus yang mengiringi 6000 jiwa tersebut adalah bukti bahwa Riau tidak pernah goyah meski dihantam badai modernitas yang kian menderu di ufuk zaman.

"Riau memilih jalan yang berbeda. Kita memilih untuk maju tanpa tercerabut, berkembang tanpa meninggalkan akar, dan membangun tanpa mengorbankan nilai," tutur SF Hariyanto.

Di matanya, keberhasilan mengumpulkan ribuan penari ini adalah sebuah diktum budaya bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menenggelamkan pusaka moyang, melainkan harus berjalan beriringan dalam harmoni yang indah.

Lebih jauh, ia memaknai Tari Zapin sebagai sebuah peradaban yang diterjemahkan ke dalam olahraga dan rasa. Baginya, setiap derap langkah yang serempak adalah pengejawantahan dari disiplin, kekompakan, dan adab yang luhur.

Zapin mengajarkan sebuah filosofi hidup yang mendalam, bahwa kebersamaan adalah pondasi yang jauh lebih utama daripada keinginan untuk menonjolkan diri sendiri, dan kecantikan sejati hanya bisa lahir dari keteraturan batin.

Keanggunan itu pun terpancar dari busana kebaya labuh kekek yang membalut raga para penari perempuan, menciptakan sebuah narasi tentang kehormatan yang tak lekang oleh waktu.

SF Hariyanto menegaskan, bahwa di saat dunia seakan berlomba-lomba mempertontonkan kebebasan yang tanpa sekat, perempuan Melayu Riau justru berdiri tegak menunjukkan bahwa kesantunan adalah sebuah kekuatan yang menggetarkan. Pakaian tersebut adalah benteng marwah, lambang kemuliaan yang dijaga dengan penuh ketulusan.

"Begitu pula kebaya labuh kekek yang dikenakan hari ini. Di saat dunia berlomba-lomba menampilkan kebebasan tanpa batas, perempuan Melayu Riau justru menunjukkan bahwa kehormatan adalah kekuatan, bukan kelemahan," ungkapnya.

"Pemprov Riau tidak akan membiarkan budaya Melayu hanya hidup di panggung seremonial. Komitmen kami jelas dan terukur," ungkap SF Hariyanto dengan penuh keyakinan.

Ia berjanji bahwa perempuan-perempuan Melayu akan terus didorong untuk menjadi garda terdepan sebagai penjaga nilai-nilai luhur, memastikan bahwa mereka adalah ruh utama dalam pelestarian budaya, bukan sekadar pelengkap hiasan dalam sebuah acara.

Satu hal yang memantik kekaguman adalah kemandirian di balik kemegahan acara ini, di mana seluruh rangkaian kegiatan terselenggara tanpa menyentuh sepeser pun dana APBD. SF Hariyanto memberikan apresiasi setinggi langit kepada BKOW Provinsi Riau atas dedikasi yang tak terhingga. Baginya, ini adalah kerja konsistensi, sebuah pengabdian yang lahir dari keyakinan batin dan kecintaan yang tulus terhadap tanah tumpah darah, bukan sekadar tugas administratif yang kering.

Bagi pemerintah daerah, torehan rekor dunia ini bukanlah garis finis, melainkan sebuah titik mula bagi sebuah gerakan kebudayaan yang lebih masif dan berkesinambungan. Angka 6.000 penari itu bukanlah sekadar statistik di atas kertas rekor, melainkan sebuah proklamasi kepada seluruh penjuru Indonesia bahwa Riau menjaga warisan leluhurnya dengan sungguh-sungguh, dengan cara yang bermartabat, dan dalam bingkai kebersamaan yang kokoh.

SF Hariyanto mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat api tradisi ini agar tak padam ditelan masa. Pementasan kolosal di Jalan Gajah Mada itu adalah sebuah monumen hidup tentang jati diri bangsa yang teguh. Zapin akan terus menari di Bumi Lancang Kuning, menjadi pengingat bahwa di setiap langkah yang kita ambil, ada doa dan nilai-nilai leluhur yang senantiasa menuntun jalan menuju masa depan yang gemilang. ***




Berita Lainnya

  • +

Pencarian Atan Masih Terus Berlangsung

Vanessa Angel Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Prostitusi Online, Ada Fakta Baru

Berkat Program TMMD, Dinding Rumah Rayis (50) dibuatkan Tembok

Polsek GAS Sampaikan Sosialisasi Pencegahan Karlahut

Sumpah Pemuda Ke 91 Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir Melakukan Audiensi Dengan Bupati Indragiri Hilir

Bupati Kuansing Mursini Sholat Subuh Bersama Kapolres di Mesjid Alhidayah Desa Seberang Pantai

Hakim MK Janji Putus Perkara dengan Adil

Mayjen TNI Wisnoe Pastikan Kesiapan Personel Menjelang Pemilu

Rumah Tahfiz Setiap Desa, Inhil Tengah Menuju ke Sana

Bupati Inhil Sampaikan Pidato Pengantar KUPA Dan PPAS Perubahan APBD 2019

Tutup Tahun 2025, Agus Imam Taufik Resmi Mulai Nahkodai Lapas Bagansiapiapi

Penutupan Bupati Cup Badminton, Polsek Tembilahan Hulu Maksimalkan Pengamanan







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Polsek Tempuling Dukung Swasembada Pangan 2026, Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani di Harapan Jaya Tanam Jagung 1 Hektar
18 Mei 2026
Alumni PMII Bengkalis akan Gelar Muscab Pertama
18 Mei 2026
Pemdes Sekayan Buka Pendaftaran Pengurus LPM Masa Bakti 2026-2031
18 Mei 2026
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
18 Mei 2026
Peduli Kesehatan Warga, Tim Medis Satgas TMMD Layani Pemeriksaan Gratis
18 Mei 2026
Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo Nikmati Makan Siang Bersama Warga
18 Mei 2026
Percepat Pembangunan, Satgas Mulai Lakukan Plesteran Dinding RTLH Milik Khosinah
18 Mei 2026
TMMD Ke-128 Fokus Selesaikan Bagian Atas Mushola di Dusun Klagin Desa Brabe
18 Mei 2026
Wujud Syukur Program TMMD Hampir Selesai, Warga Bersama Satgas Gelar Tasyakuran
18 Mei 2026
Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo dan Warga Desa Brabe di Sela Pengerjaan Fisik
18 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 513 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 405 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 256 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 432 Kali
Polsek Tempuling Turun ke Lahan, Jagung Desa Teluk Jira Jadi Simbol Semangat Swasembada Pangan
Dibaca : 341 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media