Pencarian

Harga Emas Antam Naik Rp 15.000 ke Rp 2,74 Juta per Gram, Buyback Ikut Terdongkrak

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 10:01:31 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 15.000 ke Rp 2,74 Juta per Gram, Buyback Ikut Terdongkrak
Harga emas batangan Antam naik Rp 15.000 menjadi Rp 2,74 juta per gram, diikuti kenaikan harga buyback ke Rp 2,6 juta per gram.

Kenaikan harga jual ini diikuti oleh kenaikan harga buyback atau nilai yang diterima konsumen saat menjual kembali emasnya ke Antam. Pada hari ini, harga buyback tercatat naik ke posisi Rp 2.600.000 per gram, menguat dari level sebelumnya yang berada di angka Rp 2.585.000 per gram.

Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) saat ini berada di kisaran Rp 140.000 per gram. Angka ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang ingin bertransaksi jual-beli emas batangan dalam jangka pendek.

Rincian Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Antam resmi menyesuaikan seluruh daftar harga untuk semua pecahan ukuran. Untuk pembelian dalam jumlah kecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp 1.420.000, sementara untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 2.740.000.

Bagi investor yang mencari ukuran lebih besar, emas 10 gram dijual Rp 26.895.000 dan ukuran 100 gram mencapai Rp 268.212.000. Adapun untuk ukuran terkecil hingga terbesar, berikut rincian lengkapnya:

  • 2 gram: Rp 5.420.000
  • 3 gram: Rp 8.105.000
  • 5 gram: Rp 13.475.000
  • 25 gram: Rp 67.112.000
  • 50 gram: Rp 134.145.000
  • 250 gram: Rp 670.265.000
  • 500 gram: Rp 1.340.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.680.600.000

Pendorong Reli: Dolar AS Tertekan dan Sinyal Teknikal

Lonjakan harga emas hari ini bukan tanpa sebab. Di pasar global, harga emas spot melesat 2,3% ke level US$ 4.619,57 per ons troi pada Jumat waktu setempat. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS ditutup menguat 2,4% di posisi US$ 4.680,60.

Salah satu pemicu utamanya adalah rencana Departemen Keuangan AS untuk melakukan program pembelian kembali (buyback) obligasi. Langkah ini menekan indeks dolar AS, yang pada akhirnya membuat emas semakin murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Dari sisi analisis teknikal, emas berhasil menembus level resistance penting, yaitu rata-rata pergerakan 200 hari di kisaran US$ 4.513. "Faktor besarnya, tentu saja, adalah teknikal. Langkah selanjutnya adalah menuju US$ 4.700 jika momentum ini berlanjut. Namun, saya pikir kenaikan ini juga sangat didorong oleh melemahnya dolar AS," ujar Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, Bart Melek.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Kendati menunjukkan tren penguatan, harga emas Antam saat ini masih berada di bawah level rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) yang pernah dicetak pada Kamis (29/1/2026) lalu. Saat itu, harga emas batangan sempat menyentuh angka Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback di level Rp 2.989.000 per gram.

Perlu dicatat, harga emas Antam bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global. Sepanjang pekan ini saja, harga emas dunia telah melonjak sekitar 5%, mencatatkan kenaikan harian terbesar sejak awal Februari. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pasar sedang berada dalam fase risk-on terhadap aset safe haven, meskipun investor tetap perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek.

Sumber: liputan6.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks