Investigasi Baru NHTSA: Mesin V-8 6.2 Liter GM Gagal Lagi Setelah Diperbaiki

Ratusan kendaraan GM bermesin L87 6.2 liter V-8 dilaporkan kembali mengalami kegagalan mesin meski telah menjalani prosedur perbaikan recall.
Penulis: Yasir
Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:03:01 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Masalah mesin V-8 andalan General Motors (GM) kembali memanas. Kali ini, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) melalui Office of Defects Investigation (ODI) resmi membuka investigasi baru yang menyasar mesin L87 6.2 liter V-8. Fokus penyelidikan ini adalah dugaan kegagalan mesin yang terus berulang, bahkan setelah kendaraan menerima perbaikan dari program recall sebelumnya.

Investigasi ini merupakan kelanjutan dari analisis teknis atas recall bernomor 25V-274. Cakupannya kini diperluas, tidak hanya pada unit yang masuk periode produksi recall, tetapi juga mesin yang diproduksi di luar rentang waktu tersebut.

Mesin Baru dan Ganti Oli Tetap Gagal Total

Recall 25V-274 sebelumnya menyasar ratusan ribu truk dan SUV di Amerika Serikat. Akar masalahnya ada pada cacat manufaktur di poros engkol (crankshaft) dan batang penghubung (connecting rod) yang bisa memicu kerusakan mesin parah.

Prosedur perbaikan yang diberikan GM pun berlapis. Ada unit yang hanya diperiksa, lalu diisi oli dengan kekentalan lebih tinggi, dipasangi tutup oli baru, dan diganti filter olinya. Sementara unit yang sudah terlanjur rusak mendapat mesin pengganti. Sayangnya, langkah ini dinilai tidak menyelesaikan masalah fundamental.

Data ODI menunjukkan ratusan laporan masuk soal mesin yang tetap gagal berfungsi setelah menjalani perbaikan. Dari jumlah itu, mayoritas adalah kendaraan yang hanya mendapat perubahan rekomendasi oli, sementara sebagian kecil lainnya sudah menerima mesin baru utuh. GM sendiri melaporkan telah menerima ribuan keluhan serupa soal kegagalan mesin pasca-perbaikan.

Penyelidikan Meluas ke Luar Periode Recall

Yang membuat kasus ini kian rumit, ODI juga menemukan puluhan kasus kegagalan mesin lain yang terjadi pada unit L87 yang diproduksi di luar periode produksi yang tercantum dalam recall awal. Artinya, masalah ini berpotensi tidak hanya terbatas pada batch produksi tertentu.

Ini bukan pertama kalinya mesin ini bermasalah. Sejak tahun lalu, isu oli dan mesin ini sudah menghantui GM. Bahkan, gugatan class-action sempat diajukan ke pengadilan dengan tuduhan pabrikan menjual kendaraan bermesin bermasalah secara sadar. Sebelum investigasi ini dibuka, GM juga sudah dua kali mengubah rekomendasi kekentalan oli untuk mesin L87.

Yang Perlu Diperhatikan Pemilik Kendaraan GM

Bagi pemilik kendaraan GM bermesin 6.2 liter V-8, terutama yang pernah masuk daftar recall, ada beberapa poin penting yang perlu dicermati:

  • Perbaikan recall bukan jaminan: Data menunjukkan mesin bisa tetap rusak parah meski sudah menjalani prosedur perbaikan resmi, baik sekadar ganti oli maupun ganti mesin total.
  • Masalah mungkin lebih luas: Investigasi kini mencakup mesin di luar periode recall, menandakan potensi cacat tidak terbatas pada satu rentang produksi saja.
  • Awasi gejala awal: Suara kasar dari mesin atau indikator oli menyala patut diwaspadai sebagai tanda awal sebelum kegagalan total terjadi.
  • Pantau perkembangan investigasi: Hasil investigasi ODI ini bisa berujung pada perluasan recall atau kewajiban perbaikan tambahan dari GM.

Ini adalah perkembangan terbaru dari kasus yang sudah berlarut-larut. Belum ada pernyataan resmi dari GM mengenai langkah selanjutnya, tetapi tekanan dari regulator kini semakin besar.

Reporter: Yasir