Bank Sentral Belanda Pindahkan 94,8 Ton Emas dari AS ke Inggris

Bank sentral Belanda memindahkan 94,8 ton cadangan emasnya dari Amerika Utara ke Inggris.
Penulis: Yasir
Sabtu, 12 September 2026 | 06:21:02 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Bank sentral Belanda, De Nederlandsche Bank (DNB), merelokasi sebagian cadangan emasnya dari Amerika Utara ke Inggris. Gubernur DNB Olaf Sleijpen menyatakan langkah ini bertujuan mengoptimalkan fleksibilitas aset negara dalam situasi darurat.

Rincian Relokasi Emas DNB

Dari total 86 metrik ton yang dipindahkan, sebanyak 27 metrik ton atau sekitar 30 ton ditarik secara fisik ke brankas di pangkalan militer dekat Zeist, Belanda. Sisanya dialihkan pengelolaannya melalui transaksi di London.

Sebelum pemindahan, sebagian besar cadangan emas Belanda disimpan di New York dan Ottawa, Kanada. Emas yang kini berada di Bank of England dinilai memenuhi standar perdagangan internasional modern dan termasuk yang paling mudah diperdagangkan di dunia.

Total Cadangan Emas Belanda Capai 675 Ton

Hingga akhir 2025, DNB tercatat memiliki 612,4 metrik ton atau sekitar 675 ton emas dengan nilai 72,2 miliar euro atau setara Rp1.473,4 triliun (asumsi kurs Rp20.410 per euro).

Dengan posisi di London, aset tersebut dapat diakses jauh lebih cepat oleh DNB apabila terjadi krisis dibandingkan cadangan yang sebelumnya tertahan di Amerika Utara.

Alasan di Balik Pemindahan

Sleijpen menegaskan relokasi ini murni untuk memperkuat ketahanan cadangan, bukan sinyal perubahan kebijakan moneter.

"Dengan relokasi ini, kami telah meningkatkan likuiditas cadangan emas kami," ujar Sleijpen dalam pernyataan tertulis, seperti diberitakan CNN, Kamis (3/9).

"Kami berharap tidak akan pernah perlu menggunakannya, tetapi kami memang perlu memperkuat ketahanan dan kesiapan kami," imbuhnya.

Apa Artinya bagi Pasar Emas Global

Langkah DNB mencerminkan tren bank sentral Eropa yang mulai menata ulang lokasi penyimpanan cadangan emas di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. London sebagai pusat perdagangan emas global menjadi tujuan utama karena likuiditasnya yang tinggi.

Bagi investor, perpindahan ini tidak mengubah total cadangan emas Belanda. Namun, sinyal kesiapsiagaan yang disampaikan DNB dapat menjadi acuan pasar mengenai persepsi risiko bank sentral terhadap kondisi global ke depan.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Yasir