Pertamina MRS Putaran 4 Diikuti 108 Pembalap, Cetak Bibit Muda

Pembalap melintasi lintasan pada gelaran Pertamina Mandalika Racing Series putaran ke-4 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB.
Penulis: Yasir
Senin, 21 September 2026 | 06:42:01 WIB

INDRAGIRIONE.COMPertamina Mandalika Racing Series (MRS) putaran ke-4 digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan total 108 pembalap yang turun di berbagai kelas. Kompetisi ini menjadi bagian dari pembinaan talenta balap Indonesia, bukan sekadar ajang meraih podium. Dukungan berkelanjutan terhadap ajang ini diharapkan melahirkan pembalap yang siap bersaing hingga panggung motorsport dunia.

Sirkuit yang menjadi arena gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 itu memberikan pengalaman berkompetisi di lintasan berstandar internasional. Bagi para pembalap, kesempatan tampil di sana menjadi bekal penting sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

Rincian Kelas yang Dipertandingkan

Sebanyak 80 pembalap turun di kelas utama, meliputi National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Super Sport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup U-15 (IJTC). Kelas pendukung Underbone 150 dan Junior Sport U-18 diikuti 28 pembalap.

Kehadiran kelas junior U-15 menjadi penanda bahwa MRS dirancang sebagai jenjang pembinaan berkelanjutan. Pembalap muda mendapat ruang untuk mengasah kemampuan teknis dan mental bertanding sejak dini.

Cerita Pembalap yang Sudah Lama Mengikuti MRS

Pembalap asal Semarang, Irfan Hadiansah, telah mengikuti Pertamina MRS sejak 2024. Ia menilai ajang ini memberikan ruang penting bagi pembalap untuk berkembang, terutama dengan adanya kelas junior.

"Karena Pertamina Mandalika Racing Series juga punya kelas junior U-15. Itu pasti penjenjangannya untuk step up level yang lebih tinggi. Jadi ya sudah sangat bagus, semoga mempertahankan eksistensinya untuk terus dilaksanakan setiap tahun," ujar Irfan.

Irfan berharap Pertamina MRS terus berlanjut agar semakin banyak pembalap muda memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan melangkah ke jenjang kompetisi berikutnya.

Hal senada disampaikan pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, Chandra Hermawan, yang telah tiga tahun mengikuti Pertamina MRS. Menurutnya, kompetisi di lintasan berstandar internasional penting untuk menjaga regenerasi pembalap Indonesia.

"Harusnya anak-anak kecil ini sering balapan di sini, karena harus ada bibit tiap tahunnya. Bibit unggulnya itu harus terus dikembangkan," kata Chandra.

Chandra berharap Pertamina MRS semakin maju dan melahirkan lebih banyak pembalap berkualitas. "Harapannya semoga makin maju dan semakin banyak rider-rider yang berkualitas. Semoga semakin jaya," tuturnya.

Visi Pertamina Bangun Ekosistem Motorsport

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Pertamina Mandalika Racing Series menjadi salah satu bagian dalam membangun jalur pengembangan talenta balap Indonesia.

"Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, para pembalap mendapatkan ruang untuk menambah jam terbang, meningkatkan kemampuan teknis, membangun mental bertanding, sekaligus merasakan atmosfer kompetisi di lintasan berstandar internasional. Pengalaman ini penting sebagai bagian dari perjalanan mereka menuju jenjang yang lebih tinggi," ujar Baron.

Menurut Baron, dukungan Pertamina terhadap motorsport tidak berhenti pada penyelenggaraan sebuah kompetisi. Perusahaan mengarahkan dukungannya untuk membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari pembinaan talenta dan kompetisi nasional hingga panggung motorsport internasional.

"Pertamina ingin ikut membangun ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta Indonesia untuk terus berkembang. Dari kompetisi nasional, para pembalap memiliki kesempatan meningkatkan kemampuan dan pengalaman sebagai bekal untuk melangkah ke panggung motorsport dunia," kata Baron.

Menuju Grand Prix Indonesia 2026

Pertamina Mandalika Racing Series menjadi bagian dari ekosistem motorsport yang terus dikembangkan di Pertamina Mandalika International Circuit. Dukungan terhadap kompetisi dan pembinaan talenta nasional berjalan beriringan dengan hadirnya ajang balap kelas dunia, termasuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Bagi pembalap muda Indonesia, rangkaian kompetisi di sirkuit ini menjadi batu loncatan menuju panggung yang lebih besar. MRS putaran ke-4 menegaskan posisi Pertamina Mandalika International Circuit bukan hanya sebagai venue balap internasional, tetapi juga sebagai kawah candradimuka bagi generasi pembalap berikutnya.

Reporter: Yasir