• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 91 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 237 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 296 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 189 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 314 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Gala Dinner Bersama Gubri, Bupati Inhil Kupas Potensi Dan Bonanza Perkelapaan Di Masa Lalu

Indragirione

Senin, 25 Maret 2019 03:16:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com - Pemerintah Kabupaten Inhil menggelar Gala Dinner dan Temu Ramah Gubernur Riau, H Syamsuar bersama masyarakat. Pada acara tersebut, Bupati mengupas potensi dan bonanza perkelapaan Kabupaten Inhil di masa lalu.

Menurut Bupati, Kabupaten Inhil merupakan Kabupaten dengan hamparan lahan perkebunan terluas, tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di dunia.

Bagaimana tidak, diungkapkan Bupati, berdasarkan data yang dirilis Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa, luas lahan perkebunan kelapa di Kabupaten Inhil mencapai angka 400 ribu hektare atau 11,34 persen dari total luas lahan perkebunan kelapa nusantara dengan total produksi hingga 4 milyar butir kelapa per tahun.

"Oleh karena itu, kami Pemerintah Kabupaten Inhil fokus pada upaya optimalisasi sektor perkebunan kelapa," ungkap Bupati dalam acara yang juga dikemas untuk jamuan atas kedatangan pihak Kementerian Perdagangan RI sebagai salah satu narasumber Seminar Nasional Perkelapaan yang digelar pada 25 Maret 2019, di Gedung Engku Kelana, Tembilahan.

Lebih jauh, Bupati menuturkan, sampai saat ini, diketahui jumlah masyarakat pekebun kelapa di Kabupaten Inhil telah menyentuh angka 70 persen dari total penduduk. Namun, dominasi sektor perkebunan kelapa terhadap tingkat pendapatan para pekebun kelapa mengalami hambatan karena adanya fenomena penurunan harga kelapa yang terjadi cukup lama.

"Hari ini, harga kelapa hanya Rp 800. Padahal pada akhir 2017 lalu, harga kelapa sempat menyentuh angka Rp 3600. Dengan begitu, terjadi kelesuan ekonomi yang amat sangat dirasakan, tidak hanya masyarakat bahkan juga daerah," jelas Bupati seraya mengatakan, perlunya gagasan sebagai sebuah solusi atas stabilitas harga kelapa.

Lebih lanjut, solusi yang tengah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Inhil guna mengatasi problema perkelapaan ini, dikatakan Bupati adalah menciptakan produk-produk turunan berbahan baku kelapa untuk kemudian dipasarkan.

Sebagai produk perkebunan yang memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sumber pendapatan, namun juga menjadi bahan baku industri, dikatakan Bupati, sudah sepatutnya komoditas kelapa mempunyai nilai tawar yang tinggi.

Produk olahan berbahan dasar kelapa, menurut Bupati, akan mampu mendorong komoditas kelapa lokal mencapai level harga yang diharapkan oleh masyarakat pekebun kelapa.

"Namun begitu, untuk dijadikan bahan baku produk olahan, masyarakat kita banyak yang belum mampu mengolahnya sehingga beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Inhil melaksanakan pelatihan pengolahan kelapa sebagai solusi atas penurunan harga," papar Bupati.

Dulu, Bupati mengisahkan, kelapa lokal pernah menggapai masa jayanya sekitar tahun 1990-an. Dimana saat itu, diungkapkan Bupati, masyarakat Kabupaten Inhil memiliki kemampuan untum mengolah kelapa menjadi sebuah produk turunan berupa VCO atau minyak kelapa.

"Kala itu, seingat Saya malah Pemerintah yang kewalahan mendistribusikan produk hasil olahan masyarakat kita," kata Bupati.

Selanjutnya, berkenaan dengan penyelenggaraan Seminar Nasional Perkelapaan besok, Bupati berharap, kehadiran pihak Kementerian Perdagangan dan perusahaan - perusahaan industri berbahan baku kelapa dapat mendorong upaya penyelesaian masalah harga kelapa yang dinilai menghambat pengembangan kelapa lokal.

"Komoditas kelapa lokal kita memiliki potensi yang besar, meskipun perlu diketahui potensi itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal karena masih adanya permasalahan harga. Mudah-mudahan dengan kehadiran Gubernur dan para pengusaha yang bergerak di bidang perkelapaan dapat menjadi titik terang permasalahan klasik ini," tutur Bupati sembari menyebutkan, produktifitas kelapa lokal kian menurun karena kerusakan lahan.(Adv/Diskominfo Inhil)




Berita Lainnya

  • +

Ciptakan Tata Kelola Keuangan Transparan, BPKAD Laksanakan Sosialisasi

UIN Suska Riau dan UIN Malang Bahas Strategi Penganggaran Fakultas Kedokteran

Pakai Kaos Doraemon! Pemuda di Rohul Bikin Anak Usia 6 Tahun 'Teriak-teriak', Akhirnya Digiring ke Kantor Polisi

Apel Siaga Karhutla, Wagubri Harap Stakeholder Berkolaborasi Wujudkan Riau Bebas Asap 2023

Polda Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 77

Calon Peserta Mulai Mendaftar Seleksi PPPK Pemprov Riau

Menjual Togel, Juru Parkir Ditangkap Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kuansing

Pendidikan Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Riau Roller Skate Pekanbaru Sabet Juara Umum pada Kejuaraan Sepatu Roda Kapolda Cup 2022.

Bupati Inhil HM Wardan Harapkan Bumdes Miliki Mesin Pengolahan Potensi di Daerah

Pemprov Riau Raih Penghargaan Khusus Bidang Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon

KPID Riau Temui Bupati Kampar Sosialisasikan Peralihan Siaran Analog ke Digital







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
17 April 2026
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
17 April 2026
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
17 April 2026
Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD
17 April 2026
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
16 April 2026
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
16 April 2026
Pemkab Inhil Komitmen Dukung Upaya Penataan Kawasan Hutan
16 April 2026
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
16 April 2026
Ibu Ibu Antusias Ikuti Posyandu Balita Desa Sekayan
16 April 2026
Pemkab Inhil Respons Aksi Massa soal BBM, Tegaskan Solusi Humanis dan Subsidi Tepat Sasaran
16 April 2026

Trending

  • +Indeks
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
Dibaca : 338 Kali
Ketua IMO Rohil Minta Kejati & Polda Riau Usut Tuntas Kasus Kerjasama Investasi Mitra PT.SPRH
Dibaca : 575 Kali
Polsek Rengat Barat Ringkus Dua Tersangka Narkoba di Rumah Kontrakan
Dibaca : 205 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pengedar Shabu Diamankan di Enok
Dibaca : 219 Kali
Proses Hukum SPPD Fiktif Dinsos Bengkalis Diduga Mangkrak, 16 Bulan Penyidikan Belum Ada Tersangka
Dibaca : 262 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media