• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
"Anak-Anak Rindu" Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.
Dibaca : 167 Kali
" Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak - Anak Rindu" 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang."
Dibaca : 153 Kali
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 212 Kali
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 168 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 204 Kali

  • Home
  • Fokus Inhil

Potret Kemiskinan, Penarik Becak Tembilahan Terbujur Kaku

Redaksi

Ahad, 12 Januari 2020 21:32:49 WIB
Cetak

Indragirione.com,- Kerasnya kehidupan membuat mereka yang sudah usia lanjut (Lansia) pun harus tetap bekerja banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga si pengayuh becak di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. 

Ratusan para tukang becak di Tembilahan tak peduli dengan persaingan saat ini. Meski tranportasi tradisional ini kurang diminati pengguna, namun mereka tetap mengayuh becaknya yang sudah reyot dan berkarat. 

Inilah potret kemiskinan di Kota Tembilahan yang sangat menyayat hati, puluhan tahun mereka menggeluti pekerjaan yang dinilai tidak manusiawi ini. Yang sangat mengejutkan warga Indragiri Hilir, si pengayuh becak ditemukan terbujur kaku di Jalan Jenderal Sudirman, Tembilahan, Minggu siang (12/1/2020).

Lansia malang tersebut bernama Tamjudin (64), Warga Jalan Prof M Yamin, Gang Sempurna, Tembilahan. Usianya tampak sudah tidak layak berkerja, namu karena kondisi keuangan dan tidak mampu untuk terus bertahan membuat Tamjudin harus berada pada kondisi yang sangat menyakitkan. Inilah fakta dan realita, diduga kelelahan si tukang becak meninggal dunia di atas becaknya yang sudah berkarat.

Awalnya, seorang saksi bernama Suryadi (34) mengira Tamjudin sedang tertidur di atas becak. Namun, Suryadi melihat kejanggalan dengan posisi tidur, Tamjudin, yang menyamping hingga hampir terjatuh ke aspal jalan.

"Curiga tukang becak tersebut telah meninggal dunia, kemudian Suryadi melaporkan kejadian tersebut kepada Piket Mapolsek Kawasan Pelabuhan," tutur Kapolsek KSKP, Ipda Ridwan kepada awak media, Minggu (12/1)

Si pengayuh becak malang itu dibawa ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan. Dari hasil pemeriksaan oleh pihak medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan anak kandung korban, yakni Arman Jaya, sang Ayah, Tamjudin memang memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

Ini bukan kali pertama pengayuh becak ditemukan meninggal dunia, pada 17 Januari 2018 lalu seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia diatas becak di Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan. Menurut penuturan warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), si pengayuh becak tersebut ditemukan tidak bergerak di atas becak yang terparkir di pinggir jalan tersebut. 

MENGUKUR PENDAPATAN TUKANG BECAK BEROPERASI DI TEMBILAHAN

Menurut pengakuan salah seorang tukang becak, Haris (82 tahun), tarikan becaknya hanya mampu menghasilkan uang 25.000 sampai dengan 30.000 perhari. Bahkan tidak dapat penumpang sama sekali, itu diakibatkan gairah pengguna becak sangat minim.

Inilah realitas yang ada, garis kemiskinan si tukang becak diukur dengan menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran si tukang becak.

Dengan kebutuhan tersebut, tidak jarang ditemukan penarik becak masih berkeliaran sampai malam hari. Padahal usia mereka sudah memperihatinkan, itu semua tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi. Artinya nasib pengayuh becak harus ditanggapi dengan serius, masih banyak penarik becak yang lansia.

REALITAS TARIKAN BECAK BELUM ADA SOLUSI DAN INOVASI DARI PEMERINTAH

Untuk meningkatkan pendapatan penarik becak, perlu  inovasi agar lebih manusiawi. Artinya pemerintah Indragiri Hilir harus mencarikan formula, dari becak tradisional menjadi becak modern.

Inovasi tersebut untuk menyelamatkan perekonomian para tukang becak yang dinilai masyarakat ekonomi bawah dengan memodifikasi dan dikemas dengan baik. Bukan tak mungkin becak malah bisa jadi ikon wisata yang menarik di Indragiri Hilir dan tetap eksis.

Jika ada inovasi dari Pemerintah, keberadaan becak akan kembali diterima oleh masyarakat dan menjadi daya tarik para pengguna angkutan becak tersebut, dengan mengkonversinya menjadi becak yang digerakkan mesin tanpa menghilangkan keaslian bentuk becak itu sendiri.




Berita Lainnya

  • +

Polsek Tembilahan Hulu dan Warga Pulau Palas Tanam Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan

Dua Jembatan Rusak dan Satu Putus, Warga Sungai Ambat Minta Kadis PU TR Inhil Untuk Meninjau

Banyak Pustaka Sekolah yang Tertidur, Yulizal : Harus Kita Bangunkan dan Diberi Pembinaan

Inhil Komitmen Kendalikan Inflasi, Ikuti Rakor Nasional Virtual Bersama Kemendagri

HAB ke 74, Kemenag Inhil Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama

Panwascam GAS Deklarasikan Pemilu Damai

Diduga Jejak Harimau di Inhil, BKSDA Himbau Masyarakat Agar Waspada

Pengadilan Agama Tembilahan Lounching Pelayanan Online E- Sapat

Penutupan Wedding Expo dan Bazaar Ramadhan, Ketua Dekranasda Inhil: Terharu dan Bangga dengan Kreativitas Anak Anak Inhil

Dua Instansi Hukum dan HAM di Inhil Tandatangani Komitmen Bebas Korupsi

Wakil Komisi III DPRD Sarankan RSUD Tembilahan Tambah Anggaran Penanganan Covid-19

Pantai Solop Raih Seroja Award Kategori Ekowisata Terpopuler







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Aipda Taufik Akbar Koordinasi bersama Masyarakat Terkait Pendataan Lahan Ketahanan Pangan
04 Juli 2026
Sertu Shofi Bantu Warga Desa Banjardowo Bangun Rumah
04 Juli 2026
Serka Yulianto Bantu Evakuasi Penemuan Mayat
04 Juli 2026
Sertu Krisna Gelar Karya Bakti di Lokasi Koperasi Merah Putih
04 Juli 2026
Sertu Hery Sutikno Ciptakan Keakraban
04 Juli 2026
Serda Sumanto Sambang Rumah Warga
04 Juli 2026
Serda Hendra Perkuat Kemanunggalan dengan Warga
04 Juli 2026
Dandim Letkol Kav Dicky Raih Penghargaan Kabar Terdepan Award
04 Juli 2026
"Anak-Anak Rindu" Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.
04 Juli 2026
" Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak - Anak Rindu" 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang."
04 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Bea Cukai Bengkalis Tindak 652 Unit iPhone dari Kapal Cepat MV Oceanna 5
Dibaca : 202 Kali
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 212 Kali
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung, Dukung Swasembada Pangan di Kecamatan Mandah
Dibaca : 223 Kali
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK untuk Benahi Instansi
Dibaca : 459 Kali
Dituntut 12 Tahun, Hakim Vonis 6 Tahun, Marthalius: Kami Banding!
Dibaca : 221 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media