• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 185 Kali
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 163 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 194 Kali
Sambut Aspirasi" Suara Anak" Bupati Iskandarsyah Kukuhkan Kepengurusan Forum Anak 2025 - 2027.
Dibaca : 325 Kali
HUT Bhayangkara Ke 80, Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Kelaut.
Dibaca : 263 Kali

  • Home
  • Lifestyle

Anomali Data Covid - 19 di Riau

Indragirione

Ahad, 29 Maret 2020 15:55:19 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Virus Corona yang mewabah hingga saat ini semakin mengkhawatirkan, setiap hari terjadi penambahan kasus baru di tanah air kita, berdasarkan update data yang tersiar dibeberapa media per 29/3/2020 sebanyak 1.155 yang positif, pasien sembuh sebanyak 59 orang dan yang meninggal 102 orang.
 
Sementara, di Provinsi Riau update data terbaru juga terus bertambah dengan status Orang dalam Pemantauan (ODP) sudah diangka 7.017, Pasien dalam pengawasan (PDP) naik menjadi 97 orang dan positif covid-19 masih tetap 1 (satu) serta 1 Orang Pasien berstatus PDP meninggal 1 oramg. berdasarkan data yang di infokan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (sumber kompas.com 28/3/2020 dini hari)

Berdasarkan data diatas, Provinsi Riau termasuk daerah rawan dan sangat berpotensi mewabah secara cepat sekiranya pemerintah tidak ketat dan antisipatif dalam pencegahan dan penanggulangan penularan covid-19 ini.

Menurut hemat saya, jumlah data ODP yang begitu besar dengan sebaran hampir di 12 kabupaten/kota tersebut menggambarkan betapa riau sudah dalam ancaman yang menyeluruh disemua wilayah seandainya orang yang berstatus ODP itu benar-benar terinfeksi. tidak bermakaud mengkritisi metode apa yang dilakukan dalam proses pemantauan terhadap orang-orang yang diduga terinfeksi tersebut, namun akan sangat rawan menularkan jika saja mereka masih berintraksi dengan keluarga dan tetangga dilingkungan mereka.

Sedikit mengejutkan dengan jumlah data ODP yang begitu besar, sementara kemampuan dari sisi fasilitas untuk memastikan bahwa yang berstatus ODP tersebut benar-benar aman dan negatif dari penularan virus ini ada kelemahan. katakan saja misalkan :
Pertama.  daerah tidak memiliki fasilitas laborium yang boleh dan mampu menguji hasil screening test terhadap orang yang diduga terinfeksi tersebut. Kedua. Pemerintah daerah tidak melakukan isolasi atau melokalisir orang-orang yang diduga terinfeksi covid-19 dan 
Ketiga Proses Penetapan status ODP hanya berdasarkan riwayat perjalanan mereka yang pernah berkunjung ke daerah-daerah yang sedang terkena wabah  serta berdasarkan kesadaran mereka yang merasakan ada gejala-gejala terinfeksi.

Keanahan data antara ODP dengan PDP dan yang positif terlihat jika kita bandingkan dengan daerah-derah lain, ketika menetapkan status ODP maka dalam waktu yang tidak berapa lama sudah ada hasil positif, itu karena mereka memiliki laboratorium sendiri untuk dapat menguji hasil test tersebut. sementara kita yang tidak memiliki fasilitas uji lab harus menunggu lama hasilnya keluar, karena harus mengirim ke daerah lain terlebih dulu.

Semoga faktanya benar sesuai data yang ada meskipun lonjakan data yang bestatus ODP sangat tinggi tetapi yang positif belum terjadi penambahan. saya justru mengkhatirkan karena ketidak mampuan daerah dalam mengakses hasil test secara cepat akan menjadi bom waktu dan mewabah secara cepat pula, sementara orang yang bersatus ODP hanya diisolasi dirumahnya masing-masing. lalu bagaimana memantau perkembangan mereka sebanyak itu ??


UPAYA ANTISIPASI 

Semestinya harus ada antisipasi menyeluruh dan ketat terhadap orang-orang yang diduga dengan status ODP tersebut, agar mereka benar-benar dipastikan tidak berintraksi dengan siapapun selama hasil test yang menyatakan negatif terinfeksi keluar.

Pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah penanggulangan yang strategis dan terukur agar dapat menekan penyebaran wabah virus conana ini. upaya ini dilakukan supaya tidak menimbulkan kepanikan bagi masyarakat. 

menurut saya langkah-langkah yang harus segera dilakukan. Pertama. Menyediakan Fasilitas yang bisa dengan cepat memastikan hasil terhadap orang yang diduga terinfeksi virus disemua kabupaten/kota di provinsi riau, agar secara mandiri dapat menguji hasil test dan cepat mengambil tindakan medis.

Kedua. Mengisolasi orang yang dengan status ODP tersebut agar mudah melakukan pemantauan secara berkala sesuai dengan waktu yang dinyatakan ahli selama lebih kurang 2 minggu.

Ketiga. Melokalisir lingkungan disektitar rumah tempat tinggal mereka dan memastikan orang-orang pernah berintraksi juga harus dilakukan test.

Keempat. Pemerintah daerah berdasarkan Peraturan mentri keuangan,  permendagri dan himbauan presiden sudah harus mengambil langkah tanggap darurat bencana, mengalokasikan anggaran untuk sandang pangan keluarga orang-orang yang ditetapkan  status ODP selama mereka berada dalam karantina hingga mereka dinyatakan negatif.

Kelima. bersiap-siap untuk mengambil langkah melokalisir (menutup) semua wilayah di provinsi riau terhadap orang yang datang dan pergi kecuali untuk pasokan bahan baku yang sekiranya memang harus didatangkan dari daerah lain.

Keenam. Sebelum penutupan dilakukan harus dipastikan ketersedian sandang pangan cukup untuk kebutuhan selama waktu lockdown diberlalukan.

DUKUNGAN ANGGARAN PENANGGULANGAN COVID-19

Melihat dampak yang begitu besar terhadap kondisi sosial ekonomi kita selama mewabahnya virus corona ini, langkah antisipasi menjadi sesuatu yang wajib dilakukan dengan segala cara, termasuk jika harus menggunakan anggaran belanja daerah.

Harus ada dukungan regulasi yang kuat untuk dijadikan payung hukum bagi daerah mengambil langkah startegis dalam menanggulangi wabah covid-19 ini, meskipun mentri keuangan dan mentri dalam negri sudah mengeluarkan peraturan untuk daerah dapat menggunakan anggaran cadangan dalam rangka penanggulangan wabah yang mematikan ini.

Sahabat Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau sudah mengusulkan kepada pemerintah daerah provinsi riau untuk mengambil langkah kebijakan anggaran, menghitung kebutuhan termasuk jika situasi sangat darurat meminta pemerintah daerah menunda sebahagian kegiatan pembangunan untuk tahun 2020 ini.

Mengingat jumlah lonjakan data status OPD terus naik, memang perlu diupayalan dan disiapkan langkah kebijakan ekstra. saya sangat setuju dengan apa yang didorong oleh sahabat Fitra Riau agar pemerintah mempertimbangkan untuk mengambil langkah antisipasi dengan skema mengalokasikan anggaran yang cukup, termasuk jika harus mensubsidi keluarga-keluarga pasien yang terdampak dari wabah ini. sebab kita mengetahui bahwa wabah ini sudah menjadi bencana internasional yang penularannya sangat cepat dan membutuhkan langka-langkah penanggulangan yang ekstra pula. 

Oleh karenanya, perlu dihitung dan persiapkan secara matang dari sisi anggaran dan regulasinya. agar ini menjadi kebijakan nasional yang berlaku untuk semua daerah-daerah yang terdampak minimal harus ada Peraturan Presiden atas Peraturan Pemerintah pusat.

Dengan kemampuan APBD yang Riau miliki, jika saja 50% nya dapat diambil dari pembatalan kegiatan-kegiatan pembangunan fisik untuk tahun 2020 ini, maka dengan kemampuan keuangan sebanyak itu kita bisa mengambil langkah cepat, baik menyediakan fasilitas kesehatan untuk penangangan pasien maupun mensubsisidi keluarga-keluarga mereka yang berstatus ODP, PDP dan yang sudah positif.

Semoga pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang strategis dalam menanggulangi wabah ini, dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakatnya agar tidak terlalu panik dan khawartir. disamping itu, kita sebagai masyarakat tetap harus berikhtiar mengikuti himbaun pemerintah mulai dari harus berdiam diri dirumah, mengurangi aktivitas diluar apalagi dikeramaian, menerapkan social ditancing dan physical distancing. sembari juga tetap bermohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari musibah covid-19 ini.



 Editor : Tata Maulana

Berita Lainnya

  • +

Salat Idul Fitri 1442 H di Inhil Tahun 2021 di Masjid dan Lapangan Terbuka Bisa Ditiadakan Jika,?

Disdukcapil Dukung Pencatatan Penumpang Pelabuhan dengan NIK

Kepala DPAD Inhil Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja Perbaiki Penyelenggaraan Kearsipan

TLCI Chapter 2 Riau Terima Kunjungan Silaturahmi TLCI Chapter 24 Bukittinggi

Mudahkan Pembaca Gali Ilmu dan Informasi, Yulizal Ubah Paradigma Pustaka dari Tradisional ke Digital

Tower SUTT 150 kV Mendadak Jadi Lokasi Hiburan, PLN Tembilahan Beri Peringatan

Innalillahi, Komika Babe Cabita Meninggal Dunia

Jangan "Panic Buying" Hadapi Corona, Bulog Tembilahan Pastikan Ketersediaan Sembako Cukup Sampai Lebaran

Rekomendasi 3 iPad Terbaik 2023

Lomba Lari Fun Night 100 Meter 2026, Polres Indragiri Hilir Ajak Generasi Muda Jauhi Balap Liar

Napi Lapas Kelas IIA Tembilahan Dapatkan Remisi, Diserahkan oleh Bupati

Mantap Harga Batubara Per Desember Naik ke USD 59,65







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
03 Juli 2026
Bea Cukai Bengkalis Tindak 652 Unit iPhone dari Kapal Cepat MV Oceanna 5
03 Juli 2026
Sertu Suyanto Dampingi Musdes Pembentukan Tim Penyusunan RKPDesa
03 Juli 2026
Melalui Komsos, Serda Budiono Pantau Kondisi Masyarakat
03 Juli 2026
Sertu Hery Sutikno Bantu Petani Desa Bedahlawak Jemur Padi
03 Juli 2026
Koramil Kabuh Perkuat Sinergitas dengan Forkopimcam
03 Juli 2026
Serma Adwin Gencarkan Komsos di Kelurahan Kaliwungu
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Polsek Lirik Tanam Jagung Pipil Kuartal II di Desa Sungai Sagu Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
03 Juli 2026
Polsek Lirik Tanam Jagung Pipil Kuartal II di Pasir Ringgit, Dukung Ketahanan Pangan 2026
03 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK untuk Benahi Instansi
Dibaca : 423 Kali
Dituntut 12 Tahun, Hakim Vonis 6 Tahun, Marthalius: Kami Banding!
Dibaca : 204 Kali
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Dibaca : 302 Kali
Imigrasi dan ITB Bersinergi, Inisiasi Pagar Digital Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan
Dibaca : 200 Kali
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan
Dibaca : 204 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media