• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 218 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 172 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 227 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 342 Kali

  • Home
  • Riau

Mencari 'Formula' Pembelajaran Tatap Muka

Wahyu Abdillah

Kamis, 24 Desember 2020 03:28:51 WIB
Cetak
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka terbatas

Kebimbangan masih menyelimuti para pengambil keputusan di Provinsi Riau terkait rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang akan dilaksanakan awal tahun 2021 mendatang. Namun belum ditemukan ‘formula’ yang tepat terkait pelaksanaan PTM mendatang. Beberapa kali pembahasan dilakukan, tetap masih belum ditemukan solusi konkret terkait rencana PTM ini. Berbagai pertimbangan masih mengemuka.

Keraguan ini bahkan masih terlihat dari raut muka Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution saat ditanyakan seusai memimpin rapat diseminasi rancangan PTM terbatas pada semester genap Tahun Pelajaran (TP) 2020/2021 yang berlangsung di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Rabu (23/12/2020) kemaren.

“Dilihat tadi di dalam pembahasan sudah tiga kali mereka melakukan rapat, ada hal yang masih jadi pertimbangan,” ucapnya saat diwawancarai seusai rapat.

Sedianya, ungkap Wagubri, melalui forum rapat ini akan dapat diberikan saran untuk bisa dimulainya pembelajaran tatap muka terbatas pada semester genap yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2021 nantinya. Namun dalam pembahasan saat rapat, diketahui bahwa untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka itu masih ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan.

Menurut Wagub, melalui Satgas Covid-19 Provinsi Riau, pada prinsipnya bisa memberikan izin, jika pihak dari satuan pendidikan itu memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. “Contohnya, pengaturan jarak, hal ini tidak bisa berdasarkan persentase, namun harus berdasarkan jarak antar peserta didik,” paparnya.

Dikatakan Wagub, persentase pengaturan jarak tidak bisa didasarkan pada persentase yang telah ditetapkan oleh tim yang sebelumnya, yakni menetapkan pada bulan pertama 50 persen yang masuk, dari jumlah siswa yang berada kurang atau 100 pelajar. “Karena hal itu tidak bisa diterapkan pada semua sekolah, karena jumlah peserta didik berbeda-beda jumlahnya,” ungkapnya.

Rencana pembatasan jumlah siswa dalam PTM juga diutarakan Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Hasibuan. Menurutnya, pembatasan perlu dilakukan mengingat kondisi saat ini masih di tengah pandemi Covid-19, sehingga harus tetap menjaga jarak.

Hanya saja, Wildan menyebut, pembatasan yang dimaksud adalah jumlah siswa yang berada di kelas disesuaikan dengan luas ruangan kelas, bukan berdasarkan persentase jumlah keseluruhan peserta didik di sekolah.

“Kita tidak tahu mungkin saja sebelumnya Covid-19 dalam satu bangku terdapat tiga atau empat siswa, untuk itu nantinya jika dilakukan belajar tatap muka harus sesuai luas ruangan,” sarannya.

Wildan menyampaikan, selain kesiapan sekolah terhadap sarana prasarana protokol kesehatan yang lengkap, pengaturan jarak antar peserta didik juga perlu diperhatikan. Untuk itu, ia mengatakan tidak bisa awal dibukanya sekolah berdasarkan 50 persen yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah. Harus ada jarak antara satu dengan yang lain berjarak 1,5 meter hingga 2 meter.

Tak hanya itu, ia juga berharap pembelajaran tatap muka dilakukan dilakukan secara bertahap. Seperti untuk tingkat SMA sederajat belajar tatap muka di bulan pertama yang masuk khusus kelas 12. “Jika aman tanpa ada masalah, bisa dilakukan pada bulan ketiga kelas 11, begitu selanjutnya. Jangan terburu-buru menetapkan berdasarkan jumlah siswa di sekolah, karena bagaimanapun kesehatan dan keselamatan jadi prioritas utama,” ulasnya.

Menanggapi PTM pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021, yang diprediksi masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Mahyudin, menyebut bahwa persetujuan orangtua merupakan hal yang sangat penting. Ia mencontohkan yang dilakukan pondok pesantren (ponpes) yang ada di Provinsi Riau.

Di ponpes, ujarnya, kepada pihak orangtua santri disampaikan terkait persetujuan anaknya untuk masuk pondok melakukan pembelajaran tatap muka, atau tetap melakukan pembelajaran dari rumah. “Kita sampaikan kepada orang tua ketersediaan anaknya masuk pondok atau tidak bersedia anaknya di pondok dengan tetap belajar dari rumah secara daring,” jelasnya.

Setelah persetujuan diserahkan kepada orangtua, pihaknya mengaku bahwa ada yang tidak mengizinkan masuk pondok dengan tetap belajar dari rumah secara daring. “Berdasarkan persentase, 90 persen santri di Provinsi Riau sudah berada pondok, (namun) ada juga belajar dari rumah,” terangnya.

Ia berharap tidak terjadi klaster di pondok pesantren yang ada di Provinsi Riau. Untuk itu, Kanwil Kemenag Riau telah melakukan pemantauan terhadap pondok pesantren terhadap penerapan protokol kesehatan. “Alhamdulillah sudah kami pantau hingga ke Rohul dan Rohil, sehingga yang masuk ke pondok pesantren itu benar-benar diperketat pengawasannya, juga protokol kesehatannya,” tuturnya.


Halaman :
  • 1
  • 2
  • >




Berita Lainnya

  • +

Mentri Agama Akan Resmikan Rumah Toleransi di Riau

Letkol Inf Imir Faishal Mendukung Sepenuhnya Penyelenggaraan MTQ Ke-49

Wakapolda Riau Beri Bibit Pohon ke Personel Naik Pangkat, Simbol Integritas

Alasan Persib Bandung Wajib Juara Musim Ini

Tetap Aktif, Keberadaan DPC LMR Kecamatan Gaung Diapresiasi

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid di Talang Mamak

Kapolres Bengkalis Hadiri Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa

Hadiri Temu Ramah Purna ASN, Sekda Hambali Ajak Semua Berkontribusi Demi Kemajuan Kampar

Mendagri: Percepat Realisasi Belanja APBD Tahun 2021

Zulaikhah Ikuti Rakornas PKK di Jakarta

Agung Tegaskan Penurunan Tarif Parkir Demi Kepentingan Warga

Azwan Sebut Perlu Adanya Pemberdayaan Masyarakat dalam Keselamatan Lalu Lintas dan Transportasi







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Warga Apresiasi Kinerja Satgas TMMD dalam Pemasangan Paving di Desa Brabe.
20 Mei 2026
Tim Wasev Sterad Tinjau Pembangunan Tangki Septik Individual TMMD Ke-128 di Desa Brabe
20 Mei 2026
Kegiatan Non Fisik TMMD Ke-128, Dinas Ketahanan Pangan Berikan Bantuan Sembako kepada Warga Desa Brabe
20 Mei 2026
Sosialisasi Skrining ACF/TBC dan CKG Dukung Sukses TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo
20 Mei 2026
Semangat Warga Brabe Sambut Tim Wasev TMMD Ke-128, Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Desa
20 Mei 2026
Pembangunan Tandon SPAM TMMD Ke-128 Capai 90 Persen, Pastikan Selesai Sesuai Target
20 Mei 2026
Tim Wasev Sterad TNI Jalin Keakraban Bersama Penerima Manfaat Program TMMD
20 Mei 2026
Polsek Sungai Batang Pantau Progres Jagung di Parit Bunga, Lahan Hadapi Curah Hujan Tinggi
20 Mei 2026
Tinggal Finishing, Pembangunan Tandon SPAM TMMD Ke-128 di Brabe Hampir Rampung
20 Mei 2026
Babinsa Desa Brabe Serma Yance Apresiasi Pembangunan TPT dan Pavingisasi di Dusun Klagin
20 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar
Dibaca : 201 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 551 Kali
Pembangunan Tembok Penahan Tanah Titik Akhir Hampir Rampung
Dibaca : 202 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 427 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 269 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media