• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 178 Kali
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 163 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 194 Kali
Sambut Aspirasi" Suara Anak" Bupati Iskandarsyah Kukuhkan Kepengurusan Forum Anak 2025 - 2027.
Dibaca : 324 Kali
HUT Bhayangkara Ke 80, Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Kelaut.
Dibaca : 263 Kali

  • Home
  • Dunia

Israel Terus Menyerang Palestina, Ini Sejarah dan Awal Mulanya

Indragirione

Senin, 24 Mei 2021 07:58:19 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Sebelum gencatan senjata disepakati, banyak masyarakat Palestina khususnya warga Gaza yang tewas akibat serangan Israel. Kementerian Kesehatan Gaza seperti dilansir kantor berita AFP, hingga Jumat (21/5/2021), menyebutkan, jumlah warga Gaza yang tewas akibat gempuran Israel telah bertambah menjadi 232 orang.

Palestina dan Israel berada di wilayah antara Laut Mediterania dan Sungai Jordan. Wilayah yang diberi label Israel ini dalam peta memiliki kota Yerusalem yang dianggap suci oleh bangsa Arab Palestina maupun Yahudi Israel.

Sejarah Israel menyerang Palestina bisa dilihat pada tahun 1900-an, saat wilayah yang sebagian besar Arab dan Muslim masih menjadi bagian dari kekaisar Ottoman.


Setelah Perang Dunia I Inggris mendapat mandat dari Liga Bangsa-Bangsa untuk membantu mendirikan negara bagi orang-orang Yahudi di wilayah tersebut.

Ratusan ribu orang Yahudi pindah ke daerah tersebut sebagai gerakan zionisme. Zionisme sendiri adalah melarikan diri dari penganiayaan dan mendirikan negara sendiri di tanah yang dianggap sebagai tanah leluhur diusir secara paksa.

Di tahun 1947, PBB menyetujui rencana membagi Palestina menjadi dua wilayah yaitu untuk orang Yahudi (Israel) dan untuk orang Arab (Palestina). Namun Yerusalem yang menjadi kota suci bagi keduanya menjadi zona internasional khusus. Namun hal tersebut tidak pernah terlaksana.


Secara singkat berikut sejarah dan awal mula konflik Israel dan Palestina:

1. Awal terbentuk Israel

Negara Israel berdiri sekitar tahun 1948. Saat itu warga Palestina tidak menyetujui adanya pembentukan negara Israel sampai terjadi perang.

Setelah perang berakhir, Israel ternyata sudah menguasai sebagian wilayah bekas kekuasaan Inggris termasuk Yerusalem. Sedangkan Mesir menguasai Gaza.

2. Wilayah Gaza jadi rebutan

Konflik kedua negara belum berakhir. Di tahun 1967, Israel kembali merebut jalur Gaza dan kawasan Sinai hingga Tepi Barat dan Yerusalem Timur dari Yordania.

Perebutan wilayah ini berefek kepada peperangan dan menjadi alasan Israel menyerang kembali Palestina. Israel menawarkan diri untuk mengembalikan wilayah yang sudah mereka rebut itu dengan imbalan, Arab harus mengakui hak Israel untuk hidup dan memberikan jaminan atas serangan di masa depan. Namun, tawaran itu ditolak oleh pimpinan Arab.

3. Gedung Putih pro Israel

Sejak tahun 2017, Presiden AS saat itu, Donald Trump menunjukkan dirinya pro Israel. Hal ini semakin terlihat ketika kedutaan AS di Tel Aviv dipindahkan ke Yerusalem. Dan diketahui Presiden AS yang sekarang yaitu Joe Biden, diam-diam menjual senjata berupa bom senilai Rp 10 triliun kepada Israel.

4. Konflik terbaru Israel dan Palestina

Pada Mei 2021 terjadi penyerangan oleh Israel di area kompleks masjid Al-Aqsa. Dan pada hari Senin (17/5), sejumlah jet tempur Israel menyerang beberapa lokasi di Gaza City.

Alasan Israel menyerang Palestina dilakukan usai Netanyahu mengisyaratkan bahwa perang keempat dengan Hamas, yang menguasai Gaza, akan terus berlanjut. Bahkan kantor berita seperti Al Jazeera dan Associated Press diserang.

Gencatan senjata pada akhirnya menjadi sebuah jalan yang kini disepakati Israel dan Hamas setelah terjadi pertempuran berdarah selama 11 hari.

Menurut Hamas, gencatan senjata mulai berlaku pada Jumat (21/5) pukul 02.00 waktu setempat. Sementara dari pihak Israel melalui Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengkonfirmasi gencatan senjata dengan Hamas yang telah menguasai Gaza. Netanyahu menerima usulan gencatan senjata yang ditawarkan Mesir.

Israel dan Palestina menyepakati gencatan senjata usai berhari-hari melakukan aksi saling serang. Namun, tak lama setelahnya polisi Israel kembali menggempur Palestina.

Sebagaimana diketahui, bentrokan terjadi di Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadhan membuat kelompok Hamas, menuntut pasukan Israel mengosongkan kompleks tersebut pada Senin (10/5)



Sumber : indovizka /

Berita Lainnya

  • +

Rossi Gabung Petronas Gantikan Quartararo

KJRI Johor Bahru - Malaysia Berkunjung ke Kantor Basarnas Pekanbaru

Iran Kembali Bombardir Pangkalan Militer AS

Roadmap Perkelapaan Riau Harus Serius Tangani Sektor Hulu

Sebanyak 7 Agama Terbesar di Dunia dengan Pemeluk Terbanyak. No. 1 Islam atau Kristen?

Resmi Copot Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023

Super election year increases risks of political violence, warns Allianz

Pemberontak Houthi Serang Masjid di Yaman, 100 Orang Tewas

IPR-Y Kom Inhil Periode 2024 - 2025 Dilantik

Roadmap Perkelapaan Riau Harus Serius Tangani Sektor Hulu

MU Buka Kembali Negosiasi dengan Sporting, Tawaran Naik Jadi Rp800 Miliar

Hasil Drawing Piala Asia U-16, Indonesia Berada di Grup Neraka







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
03 Juli 2026
Bea Cukai Bengkalis Tindak 652 Unit iPhone dari Kapal Cepat MV Oceanna 5
03 Juli 2026
Sertu Suyanto Dampingi Musdes Pembentukan Tim Penyusunan RKPDesa
03 Juli 2026
Melalui Komsos, Serda Budiono Pantau Kondisi Masyarakat
03 Juli 2026
Sertu Hery Sutikno Bantu Petani Desa Bedahlawak Jemur Padi
03 Juli 2026
Koramil Kabuh Perkuat Sinergitas dengan Forkopimcam
03 Juli 2026
Serma Adwin Gencarkan Komsos di Kelurahan Kaliwungu
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Polsek Lirik Tanam Jagung Pipil Kuartal II di Desa Sungai Sagu Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
03 Juli 2026
Polsek Lirik Tanam Jagung Pipil Kuartal II di Pasir Ringgit, Dukung Ketahanan Pangan 2026
03 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK untuk Benahi Instansi
Dibaca : 417 Kali
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Dibaca : 302 Kali
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Pangan
Dibaca : 203 Kali
Polsek Kateman Polres Inhil Resmikan Hasil Bedah Rumah, Wujud Kepedulian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
Dibaca : 225 Kali
Serda Lalu Dampingi Petani Tanam Tembakau
Dibaca : 200 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media