• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 219 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 173 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 227 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 345 Kali

  • Home
  • Sosbud

Rumayah, Warga Inhil Ini Sakit Tumor Jinak dan Serba Kekurangan, Butuh Uluran Tangan

Indragirione.com

Rabu, 02 Maret 2022 08:19:08 WIB
Cetak
Kondisi dan keadaan rumah Rumayah

INHIL,- Nenek Rumayah biasa orang memanggilnya, padahal usianya baru 45 tahun. Rumayah beralamat di Parit Suak Besar Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Selama 21 tahun terakhir ini Ia hidup bersama saudaranya dan puluhan kucing, jauh di pelosok desa. 

Rumayah mengidap penyakit tumor jinak. Ia mengaku warga takut berdekatan dengannya.

"Ya, sekarang saya lebih baik seperti ini. Keluar pun orang-orang jauhi saya, seakan-akan saya ini monster, bukan manusia. Ada juga yang melarang saya untuk dekat-dekat karena takut tertular,” ucap Rumayah.

Rumayah tinggal di rumah gubuk kayu. Gubuknya hanya terbuat dari susunan papan dan belum dialiri listrik. Di sekeliling gubuk beliau hanya ada pepohonan. Harus berjalan beberapa ratus meter untuk bisa menemukan rumah ini dari permukiman warga.

Sementara saudara (kakak,red) Rumayah bukan orang berada, penghasilan sehari-harinya tak menentu. Beliau juga hanya bekerja jika tenaganya dibutuhkan, entah itu bertani, atau jadi kuli angkut hasil panen. Semuanya Ia lakukan selagi pekerjaannya masih halal demi mencukupi makan sehari hari.

"Setiap kami makan pasti selalu saya sisakan buat kucing. Puluhan tahun tinggal di gubuk ini cuma kucing yang jadi teman kami. Tadinya saya cuma kasih makan beberapa kucing aja, tapi lama-lama makin banyak kucing yang datang ke rumah. Setiap saya kasih makan pasti langsung berebut. Kasihan mereka juga kelaparan," tuturnya.

Karena kemurahan hati inilah, gubuk Nenek Rumayah selalu ramai dengan kucing liar. Di setiap sudut gubuk nenek pasti ada kucing. 

"Tapi kami sama sekali tidak keberatan berbagi tempat dengan kucing-kucing ini, saya malah bersyukur karena gubuk kami tidak sepi seperti dulu," akuinya.

Mirisnya, karena saudara Rumayah juga kerap kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka pun beberapa kali tidak makan sekitar 2 hingga 3 hari, hanya bisa mengganjal rasa laparnya dengan minum air.

"Saya sendiri tidak bekerja, bukannya karena tidak mau, tapi selalu ditolak setiap kali mencari pekerjaan. Untuk kebutuhan makan terpaksa bergantung pada kakak kami," kata Rumayah.

Seumur hidupnya, Rumayah tidak pernah menikah. Karena itu, ia kini bertahan hidup di gubuk tua lagi reyot itu dan lampu minyak jadi penerangnya. Rumayah memang sosok yang kuat, tapi bagaimanapun hatinya bisa terluka jika terus menerus diperlakukan seperti itu. Ia mengaku sering merasa sedih.

"Sering saya menangis disini kalau malam," paparnya.

Untuk itu, organisasi Indragiri Cinta Berbagi (ICB) dengan semboyan 'kepedulian anda bahagiakan mereka' mengunjungi rumah Nenek Rumayah. Mereka menyaksikan langsung keadaan rumah yang ditempati kedua Kakak beradik itu dan kondisi penyakit yang diderita Rumayah.

"Sungguh kasihan melihat keadaan dan kondisi ibu Rumayah, hanya sedikit bantuan yang dapat kami berikan kepadanya, semoga bantuan ini bisa bermanfaat. Selain itu kami juga menguruskan pembuatan BPJS Kesehatan untuk beliau berobat nanti," kata Devi salah satu anggota ICB, saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022).

Setelah mengunjungi Rumayah, ICB bersepakat membuka (open) donasi sebagai perantara masyarakat Inhil khususnya untuk membantu meringankan beban dari Rumayah dan keluarganya.

"Sahabat, dari Nenek Rumayah kita belajar untuk tetap berbuat baik ke semua makhluk hidup. Ia tetap memberi makan kucing-kucing yang kelaparan, padahal dia sendiri kesulitan memenuhi kebutuhan makannya sendiri. Untuk itu kami ICB membuka open donasi bisa melalui BSI di nomor rekening: 7177531841 An. Devi safitri ramadhani dan akan kami update melalui laman Facebook kami. Atau bisa menyalurkannya langsung ke alamat beliau," imbuhnya.




Berita Lainnya

  • +

Komunitas Pemuda di Inhil Bantu Sembako bagi Yanto, Amputasi Kanker Tulang

Kapolres, Kasdim 0314/Inhil dan Donatur Serahkan Kunci Rumah Bantuan Korban Kebakaran

Satpol PP Inhil Gerebek Tiga Pemuda Sedang Mabuk Tuak

PLN Tembilahan Salurkan Bantuan kepada Pasien Penderita Penyakit Komplikasi

Takkan Duanu Hilang di Laut, Suku Pesisir Kabupaten Inhil

PAO Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Keritang

Pasca Kebakaran, KSB Keritang Bantu Bersihkan Puing dan Berikan Bantuan

PLN UP3 Rengat Gelar Pasukan dan Peralatan, Siaga Natal dan Tahun Baru 2022

Tokoh Bugis di Inhil 'Tudang Sipulung' Bahas Peresmian PAO

Ponpes Modern An-Nur Kuala Selat Diresmikan

Salimah Inhil Adalan Kajian dan Berbagi Sembako untuk Abang Becak Tembilahan

Gubernur Riau Kunjungi Asrama Putra dan Putri Sri Gemilang Indragiri Hilir di Yogyakarta







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Putusan PHI, Hakim Minta Perusahaan Bayar Hak Karyawan Rp 191 Juta
20 Mei 2026
Serda Bambang Komsos dengan Warga Desa Sawiji
20 Mei 2026
Serma Iwan Bersama Warga Gotong-Royong Bangun RTLH di Desa Tembelang
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Plandaan Kawal Pendistribusian Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar
20 Mei 2026
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil Mojowarno Bekali Wasbang
20 Mei 2026
Koramil Kabuh Bersama Warga Lakukan Gotong-Royong Pembangunan Rumah di Wilayah Teritorial
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Jombang Dampingi Penyaluran 600 Paket Sembako untuk Warga Kelurahan Kaliwungu
20 Mei 2026
Polisi Sahabat Petani, Polsek Sungai Batang Pantau dan Edukasi Tanaman Budidaya Masyarakat
20 Mei 2026
Warga Apresiasi Kinerja Satgas TMMD dalam Pemasangan Paving di Desa Brabe.
20 Mei 2026
Tim Wasev Sterad Tinjau Pembangunan Tangki Septik Individual TMMD Ke-128 di Desa Brabe
20 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar
Dibaca : 213 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 556 Kali
Pengerjaan Pavingisasi di Dusun Klagin Menuju 500 Meter
Dibaca : 204 Kali
Pembangunan Tembok Penahan Tanah Titik Akhir Hampir Rampung
Dibaca : 206 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 433 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media