• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 139 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 165 Kali
Sambut Aspirasi" Suara Anak" Bupati Iskandarsyah Kukuhkan Kepengurusan Forum Anak 2025 - 2027.
Dibaca : 282 Kali
HUT Bhayangkara Ke 80, Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Kelaut.
Dibaca : 231 Kali
Dishub Karimun Tohap, Tegaskan", Pengelolaan Parkir Sepenuhnya Menjadi Kewenangan PT MSM.
Dibaca : 342 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Sambu Group Bantah Beli Kelapa Petani Harga Rp.1.500

Indragirione.com

Rabu, 29 Juni 2022 15:14:36 WIB
Cetak

INHIL,-  Akhir-akhir ini masyarakat petani Indragiri Hilir mengeluh terjun bebas harga jual buah kelapa Rp.1.500 perkilogram.

Informasi turunnya harga jual kelapa tersebut didapat dari petani belum lama ini. Bahkan kuota bongkar pun dibatasi sehingga buah hasil panen sulit untuk dijual.

Awak media mencoba mengkonfirmasi pihak PT Sambu Grub, melalui A Ginting mengatakan harga beli buah kelapa masih tergolong stabil dengan kisaran 2.300 perkilogram.

"Saat ini harga kelapa bulat (KB) licin pada pancang di daerah Tembilahan masih Rp.2.300 per kilogramnya atau Rp 2.280 perkilo setelah di potong upah bongkar," ungkap A Ginting, Humas Sambu Group, Rabu (29/6).

Diungkapkannya lagi, untuk buah kelapa jambul masih diharga Rp2.000 perkilogramnya jika menjual ke pancang Sambu. 

Lanjutnya, mengenai harga beli buah kelapa  dengan harga Rp.1.500 perkilogram, A Ginting menyatakan bahwa harga tersebut bukan harga dari Sambu Grub melainkan harga dari pembeli lain.

"Kalau ada info Rp1.500 per kilo itu harga pembeli lain, bukan Sambu," tegas A Ginting.

Turunnya harga jual kelapa tersebut diduga permainan para tengkulak untuk mencari untung. Sedangkan menurut ungkapan pihak Sambu, harga jual kelapa masih 2.300 perkilogram.

Mengenai pembatasan pembelian buah kelapa milik petani, dan pembatasan kuota bongkar di masing-masing pancang Sambu, untuk mengatur kedatangan buah kelapa ke pabrik.

"Untuk itu mulai Minggu lalu kita berlakukan kuota terima di pancang dengan jumlah yg bervariasi sesuai dengan rata-rata terima selama ini. Tujuannya agar pancang bisa menyerap relasi lokal dan agar petani juga bisa mengatur jarak panen buah kelapa mereka," tambah Humas Sambu Grub.

Dengan demikian kata A Ginting, buah kelapa tidak terlalu menumpuk di pancang dan tidak juga menumpuk di pabrik. Jika hal itu terjadi, dikhawatirkan mengurangi kwalitas kelapa.

Lebih lanjut Ginting memaparkan, saat ini banyak relasi jual kelapa ke pancang sambu, karena pembeli lain juga membatasi pembelian kelapa, seperti pembeli yang mengirim langsung ke Malaysia, Batam, Lobam, Jawa, Medan, dan lainnya. Hal itu ditandai dengan tidak adanya kapal pembeli tersebut, dan juga harga pembeliannya juga sangat rendah.

"Dari persoalan tersebut, sehingga penjualan kelapa membanjiri di setiap pancang sambu," ungkapnya.

Saat ini kata Humas Sambu, antrian di pabrik saja mencapai puluhan juta kelapa tidak dapat terbongkar cepat karena gudang penyimpanan penuh.

"Maka pengaturan kuota di pancang lebih kepada masalah tehnis untuk mencegah penumpukan kelapa dan mengurangi resiko penurunan kwalitas yang juga bisa merugikan semua pihak," tutupnya.

Dimana sebelumnya, kebijakan pembatasan kuota pembongkaran di pancang membuat masyarakat petani mengeluh karena kesulitan menjual buah kelapa mereka yang sudah dipanen.

Menurut penuturan seorang petani, Mifprapul Musadikin, saat ini masyarakat hanya bisa membongkar kurang lebih 40 ton di setiap pancang.

"Setiap pancang masing-masing kecamatan, pembongkaran perharinya kurang lebih 40 ton saja," sebut Mifprapul, Selasa (28/6).

Kondisi ini tentu menyulitkan masyarakat petani untuk menjual kelapanya, sedangkan kelapa yang datang bisa mencapai 100 ton perharinya.

"Kondisi seperti ini sudah hampir berjalan selama beberapa bulanan ini," terangnya.

Hal ini membuat para petani dan pengepul  banyak mengeluh karena harus mengantri 3 sampai 4 hari di pompong agar buah kelapa bisa dibongkar.




Berita Lainnya

  • +

BPS Riau Rilis Perkembangan Terbaru NTP

Jelang Tahun Baru, Berikut Harga Bahan Pokok di Inhil, Bawang dan Cabe Naik

Begini Cara Menanam Jeruk Nipis Dalam Pot, 7 Bulan Sudah Panen

Kadin Inhil : Masyarakat dan Pelaku Usaha berharap secepatnya PT. KIG dan Pelabuhan Parit 21 beroperasi

Minyak Goreng Satu Harga Telah Hadir di Inhil

Jual Es Tebu di Jembatan, Anak Muda di Keritang Ini Raih Omzet 4 Juta Perbulan

Pemindahan Pedagang ke TPS Yos Sudarso Tembilahan Dalam Proses

Resmikan Malaka Kopi, Bupati Iskandarsyah, Sebut Dorong Ekonomi Kreatif Karimun

Gaji pekerja J&T Tembilahan Diduga Tidak Sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK

PT Pulau Sambu Membuka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, D-3, dan S-1, Berikut Persyaratannya

Ridin Pemuda Desa Yang Kreatif Berhasil Menembus Pasar Kerajinan Tempurung Dunia

Polsek Tembilahan Hulu Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan di Desa Pulau Palas







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Bengkalis: Polri untuk Masyarakat!
01 Juli 2026
Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
01 Juli 2026
Polsek Mandah Koordinasi Bersama Masyarakat Desa Bente Dukung Swasembada Pangan Melalui Penanaman Jagung
01 Juli 2026
Pleidoi Selamatkan Terdakwa Sabu 30 Kg dari Hukuman Seumur Hidup
01 Juli 2026
Polsek Kateman Polres Inhil Resmikan Hasil Bedah Rumah, Wujud Kepedulian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
30 Juni 2026
Sisa Lahan Kosong Disulap Produktif, Polsek Kuala Cenaku Ajak Warga Tanam Jagung Pipil
30 Juni 2026
Kawal Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Rawa Sekip
30 Juni 2026
Polisi Cinta Petani, Polsek Kuala Cenaku Turun ke Lahan Jagung di Tanjung Sari
30 Juni 2026
Serda Lalu Dampingi Petani Tanam Tembakau
30 Juni 2026

Trending

  • +Indeks
Perkuat Sinergi, GAMKI Inhu Hadiri Pembukaan Youth Camp API di Seberida
Dibaca : 242 Kali
Semarakkan Pawai Ta aruf MTQ Riau Ke 44, Kafilah Inhil Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
Dibaca : 242 Kali
Dandim 0814/Jombang Ikuti Bhayangkara Night Run 2026
Dibaca : 274 Kali
Dandim Jombang Dampingi Danrem 082/CPYJ Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP
Dibaca : 289 Kali
Serka Yoedhi Optimalkan Komsos
Dibaca : 232 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media