• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 209 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 164 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Inhil Hamparan Kelapa Dunia, Minyak Goreng Langka

Indragirione.com

Ahad, 13 Februari 2022 12:14:11 WIB
Cetak

Oleh: Fajar Satria (Jurnalis)

INHIL,- Selain sawit, salah satu penghasil minyak goreng terbaik adalah kelapa. Minyak goreng saat ini mengalami kelangkaan, entah karena adanya ulah oknum menimbun atau memang keterbatasan produksi hingga benar-benar kehabisan stok. 

Mirisnya, salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami kelangkaan minyak goreng ini adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang berada di Provinsi Riau. Sementara Inhil dikenal dengan hamparan kelapa dunia, selain kelapa bahkan sawit juga tumbuh di sebagian wilayahnya. 

Bukan hanya itu, perusahaan-perusahaan kelapa dan sawit tempat produksi minyak goreng ada di Kabupaten Inhil. Jika dipikir secara logika akal pendek memang masyarakat Inhil tidak akan mengalami yang namanya kelangkaan minyak goreng, namun jika dirunut dengan logika, data, fakta dan kronologi bagaimana minyak goreng sampai kepada masyarakat, maka jelas sebab kelangkaan minyak goreng tersebut. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas angkat suara soal kelangkaan minyak goreng. Ia menjelaskan, kelangkaan minyak goreng disebabkan karena pasokan minyak goreng dari produsen dan distributor belum sepenuhnya optimal.

Jelas, sebuah perusahaan yang memproduksi minyak goreng (produsen) tidak memenuhi target permintaan distributor dalam artian mengalami kekurangan atau keterlambatan dalam sistem pendistribusian ke pasar-pasar modern apalagi ke pasar tradisional. Selain itu tingginya angka antusias masyarakat (konsumen) untuk membeli minyak goreng. 

Namun demikian bahan baku minyak goreng seperti sawit dan kelapa selalu melimpah, meskipun wilayah Inhil dijuluki hamparan kelapa dunia bahkan mungkin hamparan kelapa sawit dunia, namun jika terjadi kasus seperti di atas pemasok bahan baku minyak goreng seperti wilayah Inhil akan terkena dampaknya juga.

Permasalahan juga mungkin dialami oleh produsen yang harus memproduksi minyak goreng secara cepat dalam tempo singkat untuk memenuhi target pendistribusian, sementara mereka memikirkan operasional biaya dan operasional waktu serta kualitas produksi.

Mari coba kita khususnya wilayah Inhil berbicara melawan hukum pasar global yang secara umum adanya produsen, distributor dan konsumen. Wilayah Inhil memang terdapat bahan baku minyak goreng, namun bahan baku mentah itu dijual kembali oleh petani ke produsen. Produsen, akan mengolah bahan mentah tersebut menjadi minyak goreng dan memasok minyak goreng kepada distributor, distributor akan mendistribusikan kepada pasar modern dan tradisional lalu dibeli oleh Konsumen, sementara konsumen itu ialah petani (masyarakat) itu sendiri.

Jika di situasi kelangkaan minyak goreng saat ini, petani bisa menjadi produsen sekaligus konsumen dengan cara tradisional, mengolah kelapa (bukan sawit,) menjadi minyak goreng. 

Kelapa diolah dengan diambil sari santannya lalu dimasak hingga menjadi minyak goreng inilah disebut produsen. Minyak goreng yang dihasilkan untuk dipakai sendiri, ini yang disebut konsumen. 

Dulu, untuk mendapatkan minyak goreng, orang tua dan nenek moyang kita melakukan hal semacam itu dan minyak goreng yang dihasilkan tak kalah bagus kualitasnya dengan minyak goreng bermerek dan rasanya pun nikmat.

Jika di suatu daerah masyarakatnya mampu menghasilkan suatu barang jadi, apalagi untuk kebutuhan pokok secara nasional dan didukung dengan kebijakan pemerintah daerah melalui OPD terkait, bukan hanya mengatasi kelangkaan namun juga mampu menghasilkan pundi pundi rupiah di sistem ekonomi masyarakat, bahkan bisa meningkatkan PAD di daerah itu sendiri. 




Berita Lainnya

  • +

Peti Kemas PT. Pulau Laut Line Siap Memberikan Pelayanan Ekspor Inhil

Pelaku Usaha Transportasi Laut di Inhil Minta SPBU Milik H Zainal Dibuka Kembali

Disbun Inhil Studi Tiru ke Kepulauan Meranti untuk Pengolahan Sagu

YVB Bantu Warga Tembilahan Jual Minyak Goreng Bersubsidi Rp 10.000 Perliter

Harga Cabai Merah di Inhil Melambung Tinggi

Semakin Mahal, Harga TBS di Riau Kembali Naik

Harga BBM Naik, Pertamax Turbo Rp 14.000 per liter berlaku di Provinsi Riau Tahun 2022

235 Pedagang Mayang Kelapa Yos Sudarso Akan Dipindahkan

Disperindag Inhil Siapkan Klinik Bagi Industri Kecil Menengah

Mulai Dari Usaha Laundry Sepatu Keliling, Gusanda Latova Kini Menjelma Sebagai Pengusaha Muda Sukses

Kapolres Inhil bersama AMMI Panen Terong dan Cabe di Kampung Tangguh Tembilahan Hulu

Hari Ini, 1.691 KPM di Kecamatan Concong dapat BST Tahap II dan III







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 240 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 534 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 264 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media