• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 209 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 334 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Inhil

Diduga Dianiaya Oknum Aparat, Anggota Kelompok Tani di Inhil Alami Luka Berat

Indragirione com

Rabu, 28 Agustus 2024 09:55:39 WIB
Cetak
Diduga Dianiaya Oknum Aparat, Anggota Kelompok Tani di Inhil Alami Luka Berat

TEMBILAHAN– Sudarmono (35) tampak terbaring lemah tidak berdaya di tempat tidur ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husasa (PH) Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Selasa (27/8) siang.

Sudarmono mengeluhkan sesak nafas dan nyeri yang hebat di bagian kepalanya akibat benturan sehingga mengalami luka dalam.

Berdasarkan keterangan dokter jaga IGD RSUD PH Tembilahan, pasien tersebut mengalami keluhan sesak karena berdasarkan keterangan pasien diinjak oleh orang tidak dikenal (OTK).

TERKAIT
  • Pemdes Talang Jangkang Bentuk Susunan Pengurus Bunda PAUD
  • Pj Bupati Inhil Herman Ikuti Rapat Bersama Banggar DPR RI
  • Lapas Kelas IIA Tembilahan melayani Kunjungan Terbatas Selama Bulan Ramadhan

“Kita udah lakukan pemeriksaan (Sudarmono), dari rontgen tidak ada patah tulang atau apa, terus pasien mengeluh nyeri kepala karena benturan,” ujar dr Merina Andini.

Sudarmono merupakan anggota Kelompok Tani Kemuning Sawit Unggul Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, dirinya di duga menjadi korban kekerasan oleh orang tidak dikenal di pos lahan perkebunan sawit.

Sudarmono tidak sendiri, 3 orang rekannya yang berada di pos juga menjadi korban penganiayaan oleh OTK pada kejadian Senin (26/8) malam tersebut. 3 orang rekannya yaitu, adik Sudarmono bernana Ronal (29), Yusri Azhar Hasibuan (52) dan anaknya Didik Supriadi Hasibuan (20).

Kondisi Sudarmono yang paling parah dari rekan – rekannya yang lain, sehingga harus menjalani observasi dan di pindah ke ruang rawat inap.

“Korban di pukul menggunakan besi sawit di bagian kepala. Saat ini kita observasi untuk di rawat, karena bagian kepala,” ujar dr Merina.

Berdasarkan pemeriksaan dokter, Ronal (30) juga mengaku dipukul menggunakan besi pada pipi sebelah kanan dan tapak luka lecet begitu juga pada pipi sebelah kiri.

Selanjutnya korban Didik Supriadi Hasibuan (17) mengeluhkan nyeri pada hidung dan hasil rontgen karena benturan yang menyebabkan pembuluh darah di hidungnya pecah sehingga menyebabkan bengkak pada hidung.

Terakhir Yusri Azhar Hasibuan (52) mengeluh luka gores pada pipi sebelah kanan itu di akibatkan benda tajam.

Menurut Pengakuan Ronal, sebelum kejadian naas tersebut dirinya bersama rekan – rekannya tersebut sedang menjaga sawit di pos perkebunan tepatnya di Dusun Semaram sekitar pukul 23.00 Wib.

Namun tiba – tiba mereka diserang oleh sejumlah OTK berpakaian preman yang mengaku sebagai oknum aparat.

“Kami kerja tiba – tiba datang ramai – ramai sekitar 30 orang, kami tidak tau permasalahannya, kami langsung di pukuli,” ujar Ronal kepada awak media di RSUD PH.

Lebih lanjut korban lainnya Yusri mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan yaitu kekerasan di pos tersebut dengan kondisi tidak menggunakan baju serta diikat.

Tidak sampai disitu, dari area perkebunan mereka lalu dibawa menggunakan sekitar 6 mobil menuju Tembilahan.

“Saya sama ronal satu mobil. Handphone kami di rampas, saya tahan tambah dipukuli, Darmono pecah hpnya,” ucap Yusri.

Menurut Yusri, dalam perjalanan menuju Tembilahan dirinya juga mendapatkan penganiayaan pemukulan di dalam mobil, tepatnya saat konvoi mobil sempat di hadang oleh mobil patroli polisi tepatnya di depan Polsek Tempuling.

“Saat di Tempuling dalam mobil saya di pukul juga. Mereka bilang saya mungkin yang melapor sama bos sehingga mereka (polisi) tau,” imbuhnya.

Yusri menambahkan, setelah menempuh perjalanan panjang mereka pun di bawa ke Makodim 0314/Inhil beserta 4 unit sepeda motor milik mereka.

Yusril meyakini tempat mereka dibawa itu Makodim karena saat diikat dan akan dibawa, diantara para pelaku menyebutkan 'bawa saja ke Kodim'. Selain itu, dia juga tahu itu adalah Makodim 0314 Inhil karena sering kesana.

“Sekitar jam 2 pagi kami sampai di Kodim. Sepeda motor kami di tahan, saat ini masih di kodim, handphone kami juga ditahan, 2 sudah dikembalikan, 1 handphone milik Darmono rusak ,” pungkasnya.

Sementara itu, kerabat korban Nasrul mengakui mendapatkan informasi perihal penganiayaan yang dialami rekan – rekannya di kelompok tani tersebut pada pagi harinya.

“Saya di telpon dapat informasi mereka di Kantor Kodim sekitar pukul 10.00 Wib pagi tadi. Kami bawak korban ke RSUD, arahan dari kodim melapor ke polres,” tuturnya.

Nasrul mewakili korban dan Kelompok Tani Kemuning Sawit Unggul menegaskan bahwa pihak mereka akan membawa kasus penganiayaan ini ke ranah hukum.

“Terkait kasus hukum nanti dengan pengacara kami, mungkin anak-anak ini mau divisum dulu, langkah selanjutnya kami mungkin ada laporan resmi kami,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak terkait kejadian penganiayaan yang menimpat 4 anggota kelompok tani ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kekerasan ini terjadi karena berlatar belakang kasus lahan.

Saat ini, para korban telah membuat pengaduan ke Mapolres Inhil, atas aksi kekerasan yang dialami mereka tersebut.

Setelah melapor ke Polres Inhil, korban didampingi kerabat juga membuat laporan ke Subdenpom 1/3 – 2 Tembilahan karena ada dugaan pelaku adalah oknum aparat.***



 Editor : Fajar Satria

Berita Lainnya

  • +

Dinkes Inhil, Siap jadi Juara Futsal di HKN ke-59

Optimalkan Pelayanan Kesehatan Melalui Lintas Sektor

HIV/AIDS di Riau Capai 8.034 Kasus di Tahun 2022, Bagaimana dengan Inhil?

Seorang Pria Ditemukan Tidak Bernyawa, Diduga Bunuh Diri dengan Racun Tikus

Buaya di Tekulai Hulu Dievakuasi, Setelah Mangsa Seorang Warga

Usai Enak - Enak dengan Gadis Cantik, Kakek Diamankan Polres Inhil

Masih Berlangsung, Kebakaran Terjadi di Pulau Kijang

Diduga Travel Umrah Tak Berizin Marak di Inhil

Masyarakat Pesisir dan Nelayan Diimbau Waspadai Erupsi Gunung Anak Krakatau

11 Jenazah Korban SB Evelyn Calisca 1 Sudah Dipulangkan

Afrizal Ditemukan Tersangkut di Pohon Nipah, 500 Meter dari Jembatan

Penumpang Kapal Terjatuh di Sungai Guntung







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026
Koramil Jombang dan Warga Gotong-Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 236 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 526 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 262 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media