• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Pemkab Karimun Sukses Pertahankan WTP Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Dibaca : 195 Kali
Djunaidy PJ Sekda Karimun, Sambut Kedatangan 120 Jemaah Haji Adal Karimun.
Dibaca : 181 Kali
PJ Sekda Karimun Djunaidy, Sambut Kedatangan 120 Jemaah Haji Asal Karimun Tahun 2026
Dibaca : 194 Kali
Buka MTQ Selat Gelam, Pulau Tulang Jadi Pengembangan Wisata Berbasis Sejarah Dan Budaya Melayu.
Dibaca : 156 Kali
Bupati Karimun Iskandarsyah Hadiri Wisuda Santri TPQ XXI Se Kecamatan Kundur.
Dibaca : 154 Kali

  • Home
  • Nasional

Executive Forum SEVIMA, Ratusan Rektor Rumuskan 3 Tips Kampus Agar Digandrungi Gen Z

Indragirione

Ahad, 11 Agustus 2024 08:40:02 WIB
Cetak
Caption Foto: Ratusan Rektor dalam Executive Forum SEVIMA

SURABAYA (11/08) - Saat ini kampus sedang dalam masa pendaftaran mahasiswa baru. Tapi sayangnya, kampus swasta terus mengalami kekurangan mahasiswa, dengan jumlah pendaftar yang menurun sebesar 15% setiap tahun. Fenomena ini sangat disayangkan karena target Indonesia Emas 2045 memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Hal ini diungkapkan oleh Dr Budi Djatmiko, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta , dalam Executive Forum SEVIMA, pada Minguu (11/08). Budi Djatmiko berpendapat bahwa fenomena ini tak bisa dilepaskan dari perbedaan demografi calon mahasiswa yang saat ini adalah para Gen Z (remaja kelahiran 1997-2012). Oleh karena itu, kampus perlu segera beradaptasi agar digandrungi Gen Z.

"Kampus bahkan negara perlu ambil sikap, agar jangan sampai kualitas pendidikan Indonesia menurun. Dari 4.500 kampus se-Indonesia, hanya sekitar 100 yang negeri. Jadi kalau kampus swasta kekurangan pendaftar, artinya kualitas pendidikan menurun, dan Indonesia akan kekurangan SDM unggul!," ungkap Budi Djatmiko.

Diselenggarakan di Ballroom Santika Gubeng Surabaya Jawa Timur bersama ratusan rektor se-Indonesia, Executive Forum SEVIMA membahas tantangan pendidikan tinggi serta bagaimana kampus dapat beradaptasi dengan kebutuhan dan ekspektasi Gen Z sebagai calon mahasiswa.  Berikut tiga tipsnya:

*1. Pahami Gen Z dan Konteks Tantangan di Era Digital*

Adaptasi menurut Budi Djatmiko, menurutnya perlu dimulai dengan perubahan mindset dari para pimpinan kampus. Jika generasi sebelumnya belajar untuk menciptakan robot dan teknologi digital, generasi saat ini sudah mengenal keduanya sejak lahir dan tumbuh besar. Sehingga, Gen Z pasti berekspektasi untuk belajar di ekosistem yang mendukung teknologi.

"Kalau dulu saya belajar bubut, mengelas, elektronik, dan teknologi ketika kuliah, generasi sekarang ini kenal teknologi bahkan dari bayi. Bahkan robot sekarang sudah menyerupai manusia. Jadi kampus juga harus mampu menawarkan pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan Gen Z yang melek teknologi digital. Kampus swasta harus beradaptasi dengan fenomena ini, dan negara harus mendukung kampus swasta!,” kata Budi Djatmiko.

*2. Bangun Reputasi Kampus*

Ketika sudah memahami konteks, maka tips kedua adalah mengenalkan kepada publik bahwa sebuah kampus sudah mampu menyediakan ekosistem dan fasilitas digital yang mumpuni. Dengan demikian, kampus akan lebih menarik bagi Gen Z.

Wikan Sakarinto PhD misalnya, mencontohkan bagaimana Akademi Inovasi Indonesia menerapkan Teaching Factory. Dengan konsep tersebut, kurikulum mahasiswa didesain berbasis praktik, dan hasil praktikumnya jadi produk yang dapat dijual langsung lewat berbagai media sosial. Akhirnya kampus yang ia pimpin tersebut digandrungi pendaftar, bahkan bisa menggratiskan biaya perkuliahannya.

"Gen Z tidak bisa lagi didikte, diceramahi, diberitahu benar salah saja. Tapi harus diajak praktek langsung, dan prakteknya lebih bagus jika sekaligus seperti pengalaman kerja," ungkap Wikan.

Berbagai pengalaman peningkatan reputasi kampus juga dikisahkan dalam Executive Forum SEVIMA. Prof Achmad Jazidie Ketua LPT Nahdlatul Ulama Jawa Timur, membangun kepercayaan atas kualitas kampusnya dengan cara meraih akreditasi unggul dari Pemerintah hanya di waktu sepuluh tahun semenjak kampus tersebut didirikan. Prof Sri Gunani dan Prof Suprapto dari ITS Surabaya, berbagi pengalamannya atas publikasi raihan penghargaan dari UNESCO serta penciptaan berbagai inovasi kekayaan intelektual (HAKI).

Senada, Dr Sukadiono Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengisahkan pengalamannya menjadi sponsor klub sepakbola Persebaya dan menyebarluaskannya lewat berbagai media sosial.

Sedangkan Endang Kusmana dari Politeknik Negeri Ketapang, mengisahkan bagaimana teknologi digital bisa menjadi kebanggaan bagi calon mahasiswa dari daerah terpencil (3T) ketika memutuskan berkuliah.

"Ketika kampus kami mengadopsi teknologi digital, itu menjadi kebanggaan tersendiri, orang bangga daftar Politeknik Negeri Ketapang karena sudah terdigitalisasi," ungkap Endang.

*3. Kembangkan Perkuliahan Berbasis AI*

Kecerdasan buatan atau biasa dikenal sebagai Artificial Intelligence (AI), juga perlu dimanfaatkan kampus. Inilah tips ketiga yang didiskusikan dalam Executive Forum SEVIMA.

Terlebih menurut Sugianto Halim MMT, CEO SEVIMA, AI dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan. Fitur Presensi Berbasis AI dikenalkan SEVIMA untuk mendukung kampus.

Di samping itu, SEVIMA juga memperkenalkan Edlink for Business (platform pembelajaran bagi perusahaan), dan Fitur SPMI (penjaminan mutu internal kampus). "SEVIMA mencoba memberikan alternatif meningkatkan kualitas pendidikan bagi Gen-Z melalui tiga fitur ini,” kata Halim.

Senada, Rektor ITS Surabaya Bambang Pramujati juga menekankan pentingnya penggunaan AI di kampus. Jangan sampai menurutnya, mahasiswa tidak dikenalkan AI oleh kampus, sehingga mempelajari AI dari sumber yang tidak tepat dan berseberangan dengan etika akademik.

“Pembelajaran Artificial Intelligence penting dan terus dikembangkan ITS dalam fitur-fitur, perkuliahan, dan program studi baru yaitu bisnis digital. Kami bangga Founder & Tim SEVIMA sebagai alumni ITS Surabaya, terus mendorong pemanfaatan AI untuk kemajuan pendidikan," pungkas Bambang.




Berita Lainnya

  • +

Gaji DPRD Diusulkan Naik, PKB: Rakyat Sedang Sulit

Senin, Batas Akhir Pendaftaran Calon Anggota PWI Riau, Ayo Buruan Segera Mendaftar

Hasanuddin Wahid Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di SPI Kota Batu

Optimalkan Penagihan, Kajari Seram Bagian Barat Terima Kunjungan Pincab BPJS-TK

Cetak Kader Militan, PW Ansor Riau Gelar PKL

Menaker: JKP Jadi Bantalan Sosial Pekerja yang Kehilangan Pekerjaan

Kemenko Polkam RI Persiapkan Keamanan Nasional Jelang Nataru 2025, Termasuk Pengawasan Bandar Udara

Berikut Jadwal Lengkap Piala Dunia U17 di Indonesia

Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada Suntik Vaksin Sinovac Covid-19

Kejaksaan Negri Indragiri Hilir Menerima Hibah dari Sambu Group

UAS Masuk Tim Kampanye Pasangan Hafit-Erizal di Pilkada Rokan Hulu 2020

Sambu Group Serahkan Bantuan 12.000 Masker untuk Riau







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AKP Yosi Marlius: Polsek Keritang Monitoring Padi di Kotabaru Reteh untuk Ketahanan Pangan Keritang
07 Juni 2026
Tuntutan Upah Lembur sebagai Cerminan Lemahnya Pemenuhan Hak Pekerja di Indonesia
07 Juni 2026
Sekolah Porak-poranda Dihantam Angin, Ini Langkah Kadisdik Bengkalis!
07 Juni 2026
Serka Achmad Zainal Kebut Pembangunan Rumah Warga
07 Juni 2026
Dukung Kearifan Lokal, Babinsa Koramil Gudo Hadiri Acara Sedekah Dusun di Desa Japanan
07 Juni 2026
Serka Zainul Abidin Amankan Pengajian Muslimat di Desa Kedungotok
07 Juni 2026
Koptu Devy Bantu Bangun Rumah Warga Desa Marmoyo
07 Juni 2026
Serda Pipit Optimalkan Komsos
07 Juni 2026
Puting Beliung Disertai Hujan Menerjang Desa Api-api, Sejumlah Bangunan Rusak
07 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Kelurahan Khairiah Mandah Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
07 Juni 2026

Trending

  • +Indeks
Sempat Buron ke Inhil, Dua Pelaku Pengeroyokan Karyawan PT SBP Dibekuk Polres Inhu
Dibaca : 265 Kali
Bripka Erwin Sambangi Kebun Cabai Ibu Dewi di Desa Sencalang, Kawal Ketahanan Pangan
Dibaca : 257 Kali
Dorong Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Imbau Peternak Gunakan Manajemen Modern
Dibaca : 210 Kali
Panen Jagung di Desa Bente, Wujud Dukungan Program Asta Cita dan Ketahanan Pangan Nasional
Dibaca : 209 Kali
Dukung Swasembada Pangan, Bupati Inhu Panen Raya dan Serahkan Alsintan di Kuala Cenaku
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media