Pilihan
Kebakaran Kantor Bupati Indragiri Hilir Berasal dari Ruangan Kesra
Indragiri Hilir,- Kebakaran Kantor Bupati Indragiri Hilir di Jalan Akasia No 1 Tembilahan, berasal dari ruangan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) lantai 1.
Kebakaran terjadi pada Selasa (6/2) sekitar pukul 22:11 WIB. Api dari dalam Kantor Bupati Indragiri Hilir tersebut langsung menimbulkan asap pekat membumbung tinggi. Informasi musibah ini juga menyebar cepat di media sosial hingga mengundang masyarakat Tembilahan ke lokasi kejadian.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Indragiri Hilir mengerahkan mobil damkar dan personel, dibantu Tim Relawan PSMTI, BPBD, TNI dan Polri untuk memadamkan api.
Api dapat dipadamkan pada pukul 23:30 WIB.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops), Dhoan Dwi Anggara menyatakan api berasal dari ruangan Kesra.
"Berdasarkan informasi petugas pemadam kebakaran, api berasal dari lantai 1 sisi kanan tepatnya di ruangan Kabag Kesra," ungkapnya.
Dhoan mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk pengamanan lokasi kebakaran hingga besok hari.
"Kita menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, lokasi di police line"
Ia berharap, masyarakat atau pihak lain tidak berspekulasi liar dan mengakait kaitkan kebakaran ini dengan hal tertentu.
"Tadi Wakil Bupati Indragiri Hilir (Yuliantini,red) menyampaikan bahwa tidak menginginkan terjadinya musibah kebakaran. Dan kami juga berharap kawan kawan untuk tetap menjaga opini masyarakat, tidak dikaitkan hal ini ke mana-mana, murni musibah," harapnya.
Ditanya mengenai Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang berada di dalam kantor Bupati tidak difungsikan saat terjadi kebakaran, Dhoan menjelaskan tidak adanya petugas piket malam ini.
"APAR ada, tapi jam kantor petugas tidak ada berkegiatan di jam segini, tak ada di lokasi saat kebakaran," paparnya.
Terkait penyebab kebakaran, Pemerintah Kabupaten masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang, aparat Kepolisian Polres Indragiri Hilir.
"Penyebab, kita tunggu saja apa hasil dari pemeriksaan aparat yang berwenang, sementara belum dapat saya informasikan," tutupnya.
Selain itu, belum diketahui secara pasti adakah berkas atau dokumen penting milik Pemerintah Indragiri Hilir yang ikut terbakar.







.jpeg)
.jpeg)




Tulis Komentar