Pencarian

Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya

Minggu, 26 Juli 2026 • 08:32:00 WIB
Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026, Perkuat Identitas Pariwisata dan Budaya

Ringkasan AI

  • Kenduri dan Festival Durian Bintan 2026 digelar di Lapangan Sepak Bola Bekapur, Desa Bintan Buyu, Minggu (26/7).

  • Kegiatan bagian dari Bintan Trekking 2026 ini diikuti 650 peserta, termasuk 30 dari Malaysia dan 1 dari Belanda.

  • Bupati Bintan Roby Kurniawan menyebut festival sebagai upaya melestarikan budaya Melayu dan memperkenalkan potensi wisata serta kuliner Bintan.

  • Sebanyak 600 peserta Bintan Trekking 2026 dilepas menuju kawasan Gunung Bintan.

  • Roby mengapresiasi kolaborasi Zuriat Bentan, PT Royal Travel, Disbudpar Bintan, dan seluruh pihak yang terlibat.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar Kenduri dan Festival Durian Bintan Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Bekapur, Desa Bintan Buyu, Minggu (26/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bintan Trekking 2026 itu diikuti 650 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar festival tahunan, tetapi merupakan upaya melestarikan budaya Melayu sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam dan kuliner khas Kabupaten Bintan kepada masyarakat luas.

"Kenduri Durian Bentan bukan hanya tradisi makan bersama atau perayaan musim panen. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan simbol rasa syukur masyarakat Melayu atas limpahan rezeki, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga warisan budaya agar tetap lestari," ujar Roby.

Dari 650 peserta, terdapat 30 peserta dari Malaysia dan 1 peserta dari Belanda. Peserta lainnya berasal dari Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Jawa, dan Makassar.

Sebelumnya, sebanyak 600 peserta Bintan Trekking 2026 dilepas menuju kawasan Gunung Bintan.

Bupati Roby menyampaikan apresiasi kepada Zuriat Bentan, PT Royal Travel, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas adat, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya lokal.

Roby menegaskan Kabupaten Bintan memiliki panorama alam, kekayaan budaya Melayu, serta produk unggulan berupa Durian Daun, varietas durian khas Bintan. Potensi tersebut diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui promosi, festival, serta penguatan sektor pertanian dan UMKM.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai dan mempromosikan potensi daerah agar Bintan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

"Jadikan budaya Melayu sebagai identitas yang membanggakan, jadikan alam Bintan sebagai warisan yang harus dijaga, dan jadikan Durian Daun sebagai ikon kuliner khas Kabupaten Bintan yang semakin dikenal hingga ke tingkat internasional," tutup Roby.

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks