Pencarian

PTPP Tangani 31 Titik Longsor Sumut, Progres 70,83 Persen

Senin, 26 Oktober 2026 • 06:02:01 WIB
PTPP Tangani 31 Titik Longsor Sumut, Progres 70,83 Persen
PTPP menangani 31 titik longsor di Sumatera Utara dengan progres 70,83 persen.

INDRAGIRIONE.COM — PT PP (Persero) Tbk mencatat progres penanganan 31 titik longsor di ruas jalan Batas Aceh–Kota Sibolga dan Rampa–Poriaha/Mungkur, Sumatera Utara, mencapai 70,83 persen. Capaian itu melampaui target rencana sebesar 68,42 persen. Proyek darurat senilai Rp268,66 miliar ini menyasar pemulihan konektivitas jalan sepanjang 131 kilometer.

Nilai Kontrak dan Cakupan Pekerjaan

PTPP mengerjakan proyek penanganan darurat ini dengan nilai kontrak Rp268,66 miliar. Titik longsor yang ditangani tersebar di sepanjang 131 kilometer ruas jalan di Sumatera Utara.

Pekerjaan difokuskan untuk memulihkan fungsi jalan agar keselamatan pengguna jalan terjaga, mobilitas masyarakat kembali normal, dan distribusi logistik tidak tersendat. Ruas Batas Aceh–Kota Sibolga dan Rampa–Poriaha/Mungkur merupakan jalur penghubung penting di kawasan tersebut.

Mengapa Progres Bisa Melampaui Target

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyatakan penanganan infrastruktur jalan pascabencana membutuhkan perencanaan matang serta metode konstruksi yang sesuai kondisi lapangan. Lewat proyek tanggap darurat di Sumatera Utara, perseroan berupaya mendukung pemulihan infrastruktur jalan agar fungsi konektivitas kembali berjalan baik.

"Penerapan teknologi survei dan pemetaan serta metode penanganan yang sesuai dengan kondisi lapangan menjadi bagian dari upaya kami untuk menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan ketepatan pelaksanaan," ujar Joko dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (25/10/2026).

Dampak bagi Warga dan Distribusi Logistik

Pemulihan ruas jalan ini menyentuh langsung kehidupan warga di sekitar jalur. Akses yang sempat terganggu akibat longsor membuat perjalanan warga dan pengiriman barang terhambat.

Dengan progres yang sudah melewati target, fungsi jalan diharapkan segera pulih sepenuhnya. Kelancaran distribusi logistik menjadi kunci bagi perekonomian kawasan, terutama untuk pasokan barang kebutuhan pokok antarwilayah.

Penutup: Capaian 70,83 persen menempatkan PTPP di jalur yang tepat untuk merampungkan penanganan darurat sesuai jadwal. Bagi perseroan, proyek ini menambah rekam jejak penanganan infrastruktur pascabencana, sektor yang menuntut kecepatan eksekusi tanpa mengorbankan mutu dan keselamatan kerja.

Sumber: idxchannel.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks