Pencarian

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polsek Binawidya Dapat Kado Istimewa dari Pelajar FIS

Senin, 17 Agustus 2026 • 09:48:52 WIB 2 menit baca
HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polsek Binawidya Dapat Kado Istimewa dari Pelajar FIS
Dari kiri: Wali kelas Rosilawati Kusuma Ningrum, Dafa Lutfi Ghosan, dan Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan SH. (foto: istimewa)

INDRAGIRIONE.COM, PEKANBARU - Peringatan ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi hari bahagia bagi seluruh rakyat Indonesia, tapi juga merupakan hari yang tidak terlupakan bagi Kapolsek dan personel Polsek Binawidya, Polresta Pekanbaru, Senin (17/8/2026). Karena, pada momen spesial ini seorang pelajar kelas 6 SD bernama Dafa Lutfi Ghosan, menyerahkan kado istimewa, berupa sebuah komputer yang dirakitnya sendiri untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

Komputer hasil rakitan tersebut diserahkan langsung oleh siswa SDIT Future Islamic School (FIS) tersebut kepada Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan SH, seusai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman SDIT FIS, Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru.

Dafa, demikian panggilan akrabnya, membeli komputer dan peralatan lainnya dari uang jajan yang dikumpulkannya. Setelah semua keperluan perakitan tersedia, Dafa hanya butuh dua jam setengah untuk merakit komputer tersebut yang dapat difungsikan untuk pelayanan masyarakat di Mapolsek Binawidya.

Didampingi wali kelasnya, Rosilawati Kusuma Ningrum, Dafa berharap komputer hasil rakitannya bisa berfungsi dengan baik untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Polsek Bina Widya.

Keberhasilan Dafa menjadi catatan tersendiri bagi SDIT FIS. Pasalnya, dari sekian banyak siswa sekolah yang dipimpin Ustadz Rahmansyah tersebut, Dafa telah berhasil mengimplementasikan apa yang dipelajarinya di sekolah.

Dafa Lutfi Ghosan sendiri merupakan anak pasangan Kompol Nusirwan SH, Kapolsek Binawidya, dan Sukatmini SH MH, jaksa fungsional Kejaksaan Tinggi Riau. Ia belajar merakit komputer di sekolahnya dibawah bimbingan guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Habil Maulana.

Nusirwan ketika dihubungi mengapresiasi kerja keras anaknya dalam merakit komputer yang kemudian disumbangkan ke kantor sektor kepolisian yang dipimpinnya. Menurut Nusirwan, saat anaknya membeli peralatan dan suku cadang untuk merakit komputer dari uang jajan yang dikumpulkannya, dirinya menganggap biasa saja. Karena sering mempelajari ulang pelajaran teknik informatika komputer yang diajarkan gurunya Habil Maulana.

“Saat saya tanya dari mana uang untuk membeli komputer dan perangkat untuk merakit, dia bilang dari uang jajan yang dikumpulkan. Ya, itu hal biasa. Tapi, ketika hasil rakitannya berhasil dan disumbangkan ke Polsek Binawidya, saya bangga sekaligus terharu,” ujarnya. (Rudi)

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks