Pilihan
Lewat Setetes Darah: TMMD 129 Bojonegoro Rajut Kepedulian Kemanusiaan di Desa Kesongo
BOJONEGORO, - Pembangunan suatu daerah tak melulu soal kokohnya jalan beton atau megahnya fasilitas umum. Lebih dari itu, menyentuh sisi kemanusiaan dan mempererat kepedulian sosial antar sesama adalah wujud pengabdian yang tak kalah bermakna.
Semangat inilah yang kembali dipancarkan melalui program non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Satgas TMMD menggelar aksi donor darah dan sosialisasi kesehatan di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (7/8/2026).
Meski program TMMD di Desa Kesongo sudah memasuki penghujung kegiatan, energi gotong royong dan kepedulian sosial warga bersama personel TNI justru kian terasa hangat.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satgas TMMD atas konsistensinya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Program TMMD di Desa Kesongo memang tinggal memasuki penghujung kegiatan, namun berbagai aktivitas bermanfaat masih terus berjalan. Alhamdullah, agenda donor darah yang sebelumnya sempat tertunda akhirnya dapat terlaksana berkat hadirnya TMMD ini. Kami berharap donor darah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Kusnadi dengan nada penuh syukur.
Ia pun mengajak seluruh warganya yang memenuhi syarat kesehatan untuk tak ragu melangkahkan kaki dan menyumbangkan darahnya sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Pentingnya aksi donor darah ini ditegaskan oleh Pengurus Pencarian dan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kabupaten Bojonegoro, Veri Suryani.
Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini kebutuhan darah di Bojonegoro dan sekitarnya masih sangat tinggi.
"Darah yang didonorkan merupakan hadiah kehidupan bagi pasien yang membutuhkan. Sampai sekarang belum ada darah buatan atau sintetis yang mampu menggantikan fungsi darah manusia. Satu-satunya sumber hanyalah dari para pendonor sukarela," jelas Veri.
Ia menambahkan, PMI Bojonegoro tak hanya menyokong kebutuhan rumah sakit lokal, tetapi juga kerap mengulurkan bantuan stok darah ke kabupaten tetangga seperti Lamongan, Ngawi, Nganjuk, hingga Ponorogo.
Oleh karena itu, PMI terus mendorong agar donor darah bisa menjadi gaya hidup dan kebiasaan rutin di tengah masyarakat.
"Kami berharap setelah TMMD selesai, kegiatan donor darah di Desa Kesongo tetap bisa berlanjut secara berkala sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu," tambahnya.
Aksi kemanusiaan ini juga mendapat sambutan hangat dari Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, yang menyerukan kepada seluruh prajurit yang fit untuk ikut serta mendonorkan darahnya.
"Kalau kondisi kesehatan memenuhi syarat, saya mengajak seluruh anggota untuk ikut donor darah. Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. Membantu orang sakit adalah bentuk pengabdian kemanusiaan yang sangat mulia," tegas Lettu Purnomo.
Lettu Purnomo, yang juga berlatar belakang sebagai tenaga medis, mengingatkan, selain menyelamatkan nyawa orang lain, mendonorkan darah secara rutin juga berdampak sangat positif bagi kesehatan si pendonor itu sendiri.
Rangkaian kegiatan TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro ini membuktikan bahwa sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat tidak hanya meninggalkan jejak fisik berupa pembangunan desa, tetapi juga meninggalkan warisan nilai kemanusiaan, empati, dan kebersamaan yang mendalam bagi warga Desa Kesongo.













Tulis Komentar