Pencarian

Pertamina Naikkan Harga 4 Produk BBM Non-Subsidi, Ini Rinciannya

Sabtu, 19 September 2026 • 07:22:01 WIB
Pertamina Naikkan Harga 4 Produk BBM Non-Subsidi, Ini Rinciannya
Pertamina resmi menaikkan harga empat produk BBM non-subsidi mulai Rabu (2/9/2026).

INDRAGIRIONE.COM — Pertamina menaikkan harga empat produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi—Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95—mulai Rabu (2/9/2026). Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan keekonomian, daya beli, dan kondisi sosial masyarakat. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.

Paragraf pembuka: PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga jual sebagian produk BBM non-subsidi di seluruh SPBU Indonesia. Kenaikan ini mencakup Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95, sementara Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap tidak berubah. Kebijakan ini mulai berlaku sejak Rabu (2/9/2026).

Rincian Kenaikan Harga per Liter

Berdasarkan laman MyPertamina, harga Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Pertamax Turbo dengan RON 98 naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.

Dexlite juga mengalami kenaikan dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga hanya dilakukan pada sebagian produk BBM non-subsidi.

"Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat," ujar Kitty Andhora.

Harga BBM Subsidi Tetap Tidak Berubah

Di tengah kenaikan harga produk non-subsidi, Pertamina memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi dipatok Rp6.800 per liter.

Keputusan ini memberikan kepastian bagi masyarakat pengguna BBM bersubsidi, terutama pengendara sepeda motor dan angkutan umum yang mengandalkan Pertalite dan Biosolar untuk aktivitas harian.

Dampak bagi Konsumen dan Pelaku Usaha

Kenaikan harga pada produk non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex menyasar segmen kendaraan bermesin bensin beroktan tinggi dan diesel modern. Pemilik kendaraan mewah dan kendaraan niaga yang menggunakan Dexlite akan merasakan langsung penyesuaian ini.

Sebaliknya, pengguna Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak perlu khawatir karena harga kedua produk tersebut tidak berubah. Kebijakan ini menunjukkan Pertamina berupaya menjaga keseimbangan antara kondisi keekonomian perusahaan dan daya beli masyarakat.

Penutup: Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini menjadi sinyal bahwa Pertamina masih menghadapi tekanan biaya di segmen produk premium, sementara komitmen menjaga harga subsidi tetap dipertahankan. Masyarakat dapat memantau harga terbaru melalui laman resmi MyPertamina atau SPBU terdekat.

Sumber: inews.id

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks