Singapura Gagal ke Final Piala AFF 2026, Gavin Lee Soroti Perkembangan Mental Usai Singkirkan Timnas Indonesia
Perjalanan Singapura di Piala AFF 2026 berakhir di babak semifinal. The Lions menang 2-1 atas Thailand di leg kedua, namun keunggulan tersebut tak cukup untuk membalikkan defisit setelah kalah 1-3 di leg pertama. Thailand melaju ke final dengan keunggulan agregat 4-3.
Hasil itu tetap layak dibanggakan. Singapura datang ke turnamen ini tanpa status unggulan, tetapi justru menjadi tim yang menentukan nasib Timnas Indonesia di fase grup.
Kemenangan Mental di Grup A: Dari Tahan Vietnam hingga Tumbangkan Garuda
Grup A menjadi panggung kejutan terbesar Singapura. Berada satu grup dengan Vietnam (peringkat 99 FIFA) dan Indonesia (peringkat 118 FIFA), skuad asuhan Gavin Lee tampil di bawah bayang-bayang degradasi peringkat. Namun, mereka membuktikan diri berbeda.
Di kandang lawan, Singapura sukses menahan imbang Vietnam tanpa gol. Hasil itu diikuti performa krusial di laga pamungkas melawan Indonesia di Stadion Jalan Besar. Tertinggal lebih dulu lewat gol Ragnar Oratmangoen, Ilhan Fandi menjadi penyelamat dengan gol penyeimbang.
Tambahan satu poin tersebut memastikan Singapura lolos sebagai runner-up Grup A sekaligus mengubur mimpi skuad Garuda untuk melanjutkan langkah di turnamen.
Evaluasi Gavin Lee: "Kami Terus Membangun Bukti"
Semifinal melawan Thailand menjadi ujian tertinggi bagi Gavin Lee. Di leg kedua, gol Harhys Stewart dan bunuh diri Pamsa Hemviboon sempat membangkitkan harapan, tetapi agregat tetap berpihak pada Thailand.
Pelatih berusia 35 tahun itu enggan larut dalam kekecewaan. Ia justru menyoroti pertumbuhan timnya selama turnamen.
"Seiring berjalannya laga dan jeda internasional, kami terus membangun bukti," ujar Gavin Lee dikutip dari Aseanutdfc.com.
Ia menilai timnya kini memiliki alasan untuk percaya diri. Singapura mampu bersaing melawan negara-negara yang secara peringkat FIFA berada jauh di atas mereka.
Jalan Panjang The Lions di Piala AFF 2026
Kegagalan ke final tetap menjadi catatan evaluasi. Namun, perjalanan Singapura di Piala AFF edisi ini menunjukkan bahwa kesenjangan peringkat tidak selalu menentukan hasil di lapangan.
Dari fase grup yang berat hingga perlawanan sengit melawan juara bertahan di semifinal, The Lions membawa pulang modal berharga berupa pengalaman dan mental juara untuk turnamen berikutnya.