Banjo-Threeie Berpeluang, Grant Kirkhope Ungkap 3 Studio Ditolak Microsoft

Komposer Grant Kirkhope menyebut tiga studio pernah mengajukan proposal pembuatan gim Banjo-Kazooie baru kepada Microsoft dan Rare.
Penulis: Fajar
Kamis, 03 September 2026 | 02:05:01 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Rumor soal kebangkitan Banjo-Kazooie kembali menguat. Dalam wawancara dengan FRVR, Grant Kirkhope mengungkapkan bahwa setidaknya tiga perusahaan pernah mencoba meyakinkan Rare dan Microsoft untuk menghidupkan lagi waralaba platformer klasik tersebut. Upaya itu tidak membuahkan hasil. Namun, ia menyebut ada perubahan signifikan yang membuatnya sedikit optimistis untuk masa depan sang beruang dan burung.

Kepemimpinan Baru, Sikap yang Beda

Kirkhope sebelumnya selalu merasa ada peluang "nol persen" untuk sekuel Banjo-Kazooie setelah sekian lama. Kini pandangannya berubah menjadi "sedikit mungkin", terutama karena struktur kepemimpinan di Xbox Game Studios sedang bertransisi. Craig Duncan, yang sempat menjabat sebagai kepala studio Rare, sudah mundur dari posisinya.

"Rare biasanya menolak semua hal. Saya kenal orang-orang yang mempresentasikan kartun, ide macam-macam, dan mereka selalu bilang tidak," kata Kirkhope. "Tapi sekarang mungkin sedikit berbeda, sedikit lebih terbuka untuk diskusi."

Tiga Pitch Gagal, Siapa Saja?

Kirkhope tidak merinci nama studio yang sudah mencoba peruntungan. Ia hanya menyebut ketiganya telah melakukan presentasi resmi kepada Microsoft atau Rare, dan tidak ada satu pun yang diterima.

"Saya tahu ada tiga perusahaan yang benar-benar datang untuk pitch pembuatan game Banjo-Kazooie baru. Seingat saya tidak ada yang berhasil," ungkapnya.

Meski begitu, komposer yang dikenal lewat soundtrack ikoniknya ini merasa kegagalan itu bukan akhir segalanya. Menurutnya, Xbox yang kini lebih fokus pada waralaba yang sudah terbukti sukses justru bisa membuka pintu bagi proyek nostalgia seperti ini.

Rare Terlalu Sibuk, Tapi Ada Celah?

Rare sendiri disebut sedang sibuk dengan proyek lain, sehingga kecil kemungkinan mereka menggarap Banjo-Threeie secara internal. Namun, Kirkhope berkata bahwa model pengembangan bersama atau menyerahkan IP ke developer eksternal bisa menjadi jalan tengah.

Ia merujuk pada tren industri yang kini berani menyerahkan waralaba lama ke pihak luar. "Siapa yang mengira ide seperti itu bagus? Ya, mungkin ada harapan," ujarnya. Jika proyek itu benar-benar terwujud, Kirkhope tidak ragu untuk ikut kembali. "Daftarkan saya," katanya.

Toys for Bob Menggoda

Salah satu nama yang paling santer disebut berminat adalah Toys for Bob, studio di balik Spyro Reignited Trilogy dan Crash Bandicoot 4.

Lebih dari setahun lalu, co-studio head Paul Yan sempat memberi kode bahwa timnya akan sangat antusias membangkitkan Banjo-Kazooie seperti yang mereka lakukan pada Crash dan Spyro. Pernyataan itu muncul dalam wawancara dengan kanal YouTube Canadian Guy Eh.

Jika benar terjadi, kolaborasi Toys for Bob dan Rare bisa menjadi kombinasi menarik. Namun, tanpa kepastian dari pihak Microsoft, semua masih bersifat spekulasi. Yang pasti, harapan komunitas untuk melihat Banjo dan Kazooie kembali melompat-lompat di konsol modern kini sedikit lebih konkret daripada beberapa tahun lalu.

Reporter: Fajar