INDRAGIRIONE.COM — Bursa transfer musim panas telah ditutup, tetapi pekerjaan rumah Mikel Arteta di Arsenal terasa belum beres. The Gunners disebut kehilangan peluang untuk mengejar ketertinggalan dari Manchester City dan Liverpool setelah gagal merekrut penyerang impian mereka.
Klub asal London Utara itu membidik dua nama besar, Vinicius Junior dari Real Madrid dan Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Namun, kedua pemain tersebut tak kunjung mendarat di Emirates Stadium hingga tenggat waktu penutupan jendela transfer.
Ambisius tapi Gagal di Zona Penyelesaian Akhir
Arsenal sebenarnya punya ambisi besar untuk memperkuat daya gedornya. Kehadiran pemain sekaliber Vinicius atau Alvarez diyakini bisa menjadi pembeda dalam perburuan gelar Premier League.
Dari seluruh aktivitas transfer, Christos Tzolis menjadi satu-satunya pemain depan yang direkrut dari Club Brugge. Di sisi lain, lini serang Arsenal justru ditinggalkan sejumlah pilar penting.
Gabriel Jesus, Leandro Trossard, dan Ethan Nwaneri telah dilepas, sementara Gabriel Martinelli memilih bergabung dengan Al Hilal. Keputusan ini membuat kedalaman skuad di sektor penyerangan kian menipis.
Kai Havertz dan Gyokeres Belum Cukup Jadi Pembeda
Jamie Carragher menilai kualitas penyerang Arsenal saat ini tidaklah buruk. Namun, mantan bek Liverpool itu menekankan bahwa The Gunners membutuhkan sosok spesial yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
"Mereka sudah punya striker yang sangat bagus. Saya suka Kai Havertz dan saya kira Mikel Arteta juga menyukainya," ujar Carragher kepada Sky Sports.
"Viktor Gyokeres tampil sesuai perkiraan banyak orang ketika dia datang -- tidak terlalu elite tapi masih bisa mencetak gol di pertandingan-pertandingan tertentu. Mereka masih bisa memakainya untuk melakukan tugas itu musim ini," katanya.
Mantan bek Liverpool itu menambahkan bahwa Arsenal membutuhkan pemain dengan level di atas rata-rata skuad yang ada saat ini. Menurutnya, mendatangkan pemain dengan kualitas serupa hanya akan membuang waktu dan uang.
Standar Ganda Arsenal: Butuh Pemain 9 dari 10
Carragher memberikan analisis menarik soal standar perekrutan Arsenal. Ia menyebut The Gunners sudah memiliki banyak pemain depan yang solid, tetapi tak satu pun masuk kategori elite.
"Mereka mencoba mendapatkan Vinicius Junior, mereka mencoba mendapatkan Alvarez -- pemain sekaliber itu. Sangat sulit untuk meningkatkan Arsenal sekarang karena mereka tim yang sangat bagus, skuad yang kuat," jelasnya.
"Jadi Anda bicara soal pemain kelas dunia sebagai satu-satunya yang bisa meningkatkan mereka. Tidak ada gunanya mendatangkan seseorang di level yang mereka sudah punya," tegas Carragher.
"Mereka sudah punya lima atau enam pemain di lini serang yang akan saya bilang 'pemain yang nilainya tujuh atau delapan dari 10'. Mereka menginginkan 'pemain yang nilainya sembilan atau 10 dari 10' tapi tidak bisa mendapatkannya."
Arsenal kini hanya bisa berharap pada performa Kai Havertz dan kontribusi nyata dari Christos Tzolis untuk menjaga asa di kompetisi domestik maupun Eropa.