• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 209 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 164 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Nasional

PBNU Pengusul Hari Santri, Bukan PKS

Indragirione

Sabtu, 24 Oktober 2020 16:48:24 WIB
Cetak

Praktis hanya 12 ormas Islam seperti NU, Persis, Al-Irsyad, Perti, Al-Wasliyah, dan lain-lain yang menjadi pengusul ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Jadi, pengusul tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri jelas bukan PKS dan bukan pula Hidayat Nur Wahid, petinggi PKS itu.


 Sebenarnya Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA., telah sangat aktif memimpin para tokoh penting dari berbagai ormas Islam agar memperjuangkan lahirnya Hari Santri itu. Ketua Umum PBNU lah yang telah mendesak Presiden RI, Bapak Ir. H. Joko Widodo, agar menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Tentu saja hal itu dilakukan setelah menimbang dukungan 13 ormas Islam termasuk NU, kecuali Muhammadiyah.


 Saat proses memperjuangkan adanya Hari Santri itu, Ketua Umum PBNU pernah menyampaikan kepada saya bahwa Muhammadiyah bahkan telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI untuk tidak menetapkan adanya Hari Santri itu dengan alasan akan menjadi sekat historis dan sosial antara santri dan non santri, serta berpotensi mengganggu semangat persatuan bangsa.


 Tentu saja apa yang dikemukakan oleh tokoh Muhammadiyah itu hanyalah suatu dinamika yang wajar dalam proses kelahiran Hari Santri. 

Semua warga Indonesia tahu bahwa Organisasi Muhammadiyah adalah organisasi terbesar setelah NU yang menjadi pilar kuat bagi NKRI. Namun argumentasi terkait resiko perlu ada Hari Santri bukanlah argumentasi yang kuat.

 Sebab, meski bagi warga NU tanggal 22 Oktober erat kaitannya dengan Resolusi Jihad NU yang dibuat pada tanggal 22 Oktober 1945, yang diawali oleh fatwa Rais Akbar Hadlratus-Syaikh KH. M. Hasyim Asy'ari, yang antara lain berisi agar umat Islam mengangkat senjata melawan Belanda dan para anteknya yang ingin kembali menjajah Indonesia demi tegaknya NKRI. 


Dengan kata lain, bahwa adanya Hari Santri bukanlah bentuk eksklusifisme dari NU, melainkan hanyalah sebuah upaya agar seluruh elemen Bangsa Indonesia jangan pernah melupakan sejarah bahwa umat Islam, khususnya jaringan para kiai dan santri, telah terbukti turut serta bersama-sama dengan unsur pejuang lainnya, bahkan juga dari golongan non muslim, dalam memerdekakan Indonesia dari segala bentuk penjajahan dan sepanjang masa turut berjuang untuk mempertahankan serta mengisi kemerdekaan kita.


 


Hari Santri sesungguhnya merupakan bentuk pengakuan resmi dari Pemerintah RI, sejak kepemimpinan Presiden RI, dijabat oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, atas peran para santri yang dipimpin oleh para ulama dalam memerangi segala bentuk penjajahan dan gerakan para santri dalam membela negara agar bangsa Indonesia tetap langgeng sepanjang masa, tanpa menafikan perjuangan kelompok yang lain untuk tujuan mulia yang sama tersebut.


 Hari Santri--dengan demikian--untuk memperkokoh jiwa nasionalisme kita dan mengeratkan tali persaudaraan bagi setiap warga bangsa ini. Dan dalam hal ini NU dan saudara tuanya, Muhammadiyah, telah membuktikan peran-peran besarnya dalam dunia nyata, dan bukan sekedar klaim-klaim pencitraan untuk kepentingan politik praktis belaka.


Halaman :
  • <
  • 1
  • 2



 Editor : Rahman / Penulis : Rais Syuriyah PBNU

Berita Lainnya

  • +

Kemenkumham Raih Penghargaan Terbaik UKPBJ Proaktif

Pembinaan Kerohanian bagi WBP Nasrani Lapas Tembilahan

Program SI-IPAR, Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air Sejak Usia Dini Anak -anak Serambakon Pegunungan Bintang

Banjir Jabodetabek Disorot Media Asing

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

Pasar Malam Teluk Pinang Pindahkan Lokasi Pawai Takbir Idul Adha dari Tempat yang Biasa Dilaksanakan

Polri Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak

PCNU se Riau Gelar Konsolidasi

Berikut Jenis Merek Rokok Ilegal Yang Beredar di Inhil

Ansor dan Banser Ikuti Deklarasi Anti Politik Uang Pilkada Tahun 2020

Kalapas Tembilahan Bersama Anggota Bagikan Sembako Kepada Tukang Becak dan Kaum Dhuafa

Indonesia Layak Jadi Lokasi Syuting Film Internasional







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 240 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 534 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 264 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media