• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 205 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 216 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 171 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 225 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 340 Kali

  • Home
  • Nasional

Hasanuddin Buktikan Pemukiman Atas Lumpur Juga Bisa Maju

Indragirione

Rabu, 10 Februari 2021 11:07:04 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Ketua Ikatan Keluarga Duanu Riau (IKDR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hasanuddin SH MAP dikenal sebagai tokoh central di Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil. Khususnya di Desa Sungai Bela.

Bagaimana tidak, mantan Kepala Desa Sungai Bela ini tak bosan-bosan memberi kejutan kepada warganya. Masjid Jami' Al-Ikhlas adalah salah satunya.

Ternyata, tempat ibadah ini merupakan bangunan pertama yang didirikan secara permanen di atas lumpur di Desa Sungai Bela. Proses pembangunan itu berlangsung antara tahun 2002 sampai 2003.

Waktu itu, Hasan, sapaan akrab Hasanuddin, baru saja menjabat sebagai Kepala Desa periode pertama. Pria dari keturunan Suku Duanu ini sempat disebut gila oleh warganya sendiri. Sebab warga masih tak percaya keoadanya yang akan mendirikan bangunan beton.

"Waktu itu memang tidak ada satupun bangunan beton, orang ragu. Betul tidak? tahan tidak? Sempat disebut gila," kata Ketua Pengurus Masjid Jami' Al-Ikhlas, Rusdi, Senin (8/2/2021) malam.

Dikala proses pembangunan, mulai dari pondasi, para tukang sekalipun selalu menerima ocehan warga. "Woy, entah iye ntah idak tu," begitulah ucapan paling sering dilontarkan. Kata Rusdi tidak sekali, namun berkali-kali dengan orang yang berbeda. Kebetulan rumah Rusdi inj tepat di depan Masjid.

"Saya sendiri sebenarnya cukup kaget. Tapi Haqqul-Yaqin saja, saya pribadi percayakan sepenuhnya kepada Hasan," tuturnya.

Posisi Masjid ini dibangun seluas kurang lebih 25x25 meter. Posisinya di bagian tengah pemukiman warga Sungai Bela, tepat di sebelah kiri bangunan Masjid lama. Jika dari laut, kubah Masjid tampak jelas menonjol kebih tinggi dibanding bangunan lain dengan warna keemas-emasan.

"Setelah tuntas, Masjid lama yang semakin lapuk pun dirobohkan," tambahnya.

Seingat Rusdi, pembangunan rumah ibadah itu beriringan dengan pembangunan badan jalan beton yang kini masih dinikmati warga setempat. Posisi bangunan sama-sama di atas lumpur. Hanya saja, pembangunan badan jalan masih masuk akal oleh warga dibanding Masjid permanen.

Seiring waktu, proses bangunan Masjid tadi sudah menonjol ke atas. Para pekerja mulai disibukkan membuat kubah Masjid. Warga setempat masih juga berteriak bersahut dengan tukang. "Sudah woy," ucap Rusdi menirukan teriakan warga.

Kini, bangunan rumah ibadah betoh sudah bertambah. Bercermin dari Masjid utama, warga Sungai Bela dari sisi kiri dan kanan berpedoman kepada kekokohan Masjid.

Di bagian hilir Sungai Bela contohnya, di sana sudah ada satu Mushola dibangun secara permanen. Bangunan itu kabarnya juga berpedoman kepada Masjid Jami' Al-Ikhlas.

Belum lagi pembangunan badan jalan lainnya, dermaga, dan lain-lain. Kini, Hasanuddin sepertinya mulai melirik 2 jembatan Sungai Bela, dan pengembangan bangunan Masjid.

Dari cerita ini, awak media mengonfirmasi Hasan tentang proses pembangunan tersebut. Dia membenarkan bahwa adanya keraguan warga dalam upaya kemajuan pembangunan desa.

"Iya benar, waktu itu anggaran saya genjot dari luar. Terutama dari Pemerintah Kabupaten," terangnya.

Artinya, dari keterangan ini, sosok Hasanuddin tidak terfokus kepada anggaran desa saja. Demi kemajuan kampung, dia tidak henti-hentinya menyampaikan aspirasi masyarakat kepada instansi terkait.

"Sampai sekarang, jika ada celah untuk masyarakat, langsung saya jemput," tegasnya.

Hari ini, pria yang sekarang menduduki kursi DPRD Inhil ini berupaya keras mengangkat marwah Suku Duanu yang dinilai masih pada kategori Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Riau.

Upayanya adalah mengembangkan budaya-budaya yang ada, seperti menongkah dan nelayan. Kemudian, pria yang dikenal ramah dan berbhakti kepada ibu ini juga berupaya mengembangkan ekonomi masyarakat setempat dengan cara mengembangkan destinasi wisata Pantai Terumbu Mabloe.

"Jikalah nantinya pantai ini berkembang, para wisatawan pasti mencari hal berbeda di area sini. Apa yang kita punya? Pertama budaya menongkah yang menghasilkan kerang segar, dan ikan laut hasil para nelayan. Banyak lagi," paparnya.




Berita Lainnya

  • +

Kementerian Hukum Dan Ham Dukung Akselerasi Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi Jelang Pergantian Tahun Baru

Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital

Ratusan Banser Riau Ikuti Pelatihan Khusus Tanggap Bencana di Siak

Masyarakat Inhil Dapatkan Pelayanan Hukum Gratis di PA Tembilahan

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

Pengurus Pabersi Inhil Periode 2021 - 2025 Resmi Terbentuk

Hari K3 Nasional 2021, Kantor Satuan Pelaksana Pengawasan Ketenagakerjaan Kabupaten Inhil Diresmikan

Sambu Group Raih Penghargaan untuk Pengelolaan Lingkungan Hidup

Bagaimana Cara Mengadu ke Presiden?

Dihadapan Kapolres, Ketua FPI Kuansing Nyatakan Menerima Keputusan FPI Telah Dibubarkan

Bupati Iskandarsyah Dan Wabub Rocky Safari Ramadhan Di Masjid Jam'i Darussalam Teluk Air.







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 549 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 425 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 269 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 450 Kali
Polsek Tempuling Turun ke Lahan, Jagung Desa Teluk Jira Jadi Simbol Semangat Swasembada Pangan
Dibaca : 361 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media