• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 187 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 156 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 219 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 322 Kali

  • Home
  • Fokus Inhil

Selain Menyimpan Berbagai Permasalahan, Ternyata Suku Duanu Mempunyai Makanan Khas

Indragirione

Selasa, 09 Februari 2021 23:11:39 WIB
Cetak
Nelayan Suku Duanu Saat Mencari Ikan dengan Cara Tradisional

Indragirione.com, - Suku Duanu adalah salah satu suku yang yang berada di Kabupaten Indragiri Hilir, Suku Duanu merupakan kelompok migrasi pertama

yang memasuki wilayah Austronesia yang sering pula disebut dengan Melayu

Tua, Suku Duanu bisa dijumpai di pesisir sungai bela Kecamatan Kuindra Kabupaten Indragiri Hilir.

Suku Duanu mayoritas bertempat tinggal di pesisir sungai yang pekerjaan hari -harinya sebagai Nelayan, bagi suku Duanu Keberadaan tokeh-tokeh penampung ikan turut mengembangkan ekonomi serta meningkatan taraf hidupnya.

Suku duanu yang pekerjaannya sebagai nelayan seringkali berada dalam batas subsistensi. Kehidupan mereka banyak bergantung dengan alam. Ombak besar atau angin kencang merupakan kondisi klasik yang harus selalu dihadapi nelayan. Dalam menghadapi tantangan alam mereka tidak memiliki banyak alternatif dalam kalkulasi untung atau rugi. Namun secara ekonomis nelayan berusaha mengurangi kerugian agar kehidupan mereka tetap eksis.

Keberadaan Suku Duanu Hampir Punah

Keberadaan seni dan budaya dan kesenian Suku Duanu yang dimiliki sejak dahulu kala kini hampir punah,komunitas Melayu Tua/suku duanu memang masih ada di desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra Kabupaten Indragiri Hilir. Namun keberadaan kebudayaannya mulai berangsur sepi. Padahal Suku ini ternyata kaya akan ragam budayanya dan cukup potensial untuk dikembangkan menjadi objek destinasi paket wisata.

Hasan mengatakan, bermacam - macam kesenian dari Suku Duanu ini, di antaranya kesenian Berdinding, Lukah Berjoget, Semah Laut dan beragam kesenian lainnya yang masih terdengar asing di telinga kita.

sebenarnya banyak sekali budaya yang dimilki suku Duanu, hanya saja selama ini terkesan tidak dikembangkan sehingga hanya diketahui oleh segelintir masyarakat suku Duanu saja dan tidak pernah terekspos ke dunia luar. Padahal banyak hal yang dapat menjadi salah satu desinasi wisata.

“Kalau dikembangkan dengan baik maka saya yakin akan dapat menarik wisatawan, apa lagi ditunjang dengan suasana pantai pesisir yang sangat menawan yang diberinama pantai mablu, terutama di sore hari saat air kering,''Ujar hasan.

Gelembung Ikan Men Jadi Penghasilan Keluarga Suku Duanu

Gelembung ikan merupakan organ apung yang kebanyakan dimiliki oleh ikan bertulang. Gelembung ikan berisi gas seperti oksigen yang memiliki tekanan yang berubah-ubah dan berfungsi sebagai organ hidrostatik, atau pemberat, yang memungkinkan ikan untuk mempertahankan kedalamannya tanpa mengambang ke atas atau tenggelam.

Gelembung ikan ini terletak di rongga tubuh ikan. Benda yang jika dikeringkan mirip kerupuk mentah, ukuranya tergantung ikannya, jika ikanya besar dapat dipastikan Gelembung Ikanya juga besar, gelembung ikan tersebut berwarna putih pucat. Gelembung ikan juga menjadi sumber kolagen, lem tahan air, hingga alat pemurni minuman beralkohol. Bahkan ada juga yang menyatakan bahwa gelembung ikan bisa diolah menjadi benang operasi yang biasa digunakan dokter.

Gelembung ikan ini tidak hanya dipasarkan di Indonesia, tapi hingga ke mancanegara bahkan pasar terbesar adalah negeri Cina. Masyarakat Cina percaya bahwa mengkonsumsi gelembung ikan duri ini dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh mereka. Umumnya gelembung ikan conggek ini diolah menjadi sup.

Harga gelembung ikan Duri ini lumayan tinggi, tokeh mengambil dari nelayan berkisaran harga mulai Rp.200.000, hingga 300.000 tergantung dari kualitas dan besarnya. Sekilas, sulit dipercaya bahwa benda ini seperti barang mewah yang harganya bisa ratusan ribu rupiah. Sebagai hasil tangkapan dengan nilai ekonomis yang tinggi, tidak heran jika para nelayan terus-menerus melakukan penangkapan ikan duri khususnya di perairan Sungai Bela dengan cara tradisional.

Para nelayan suku duanu di Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra, mengumpulkan gelembung ikan Duri dikarenakan harganya yang sangat tinggi dibanding dagingnya, masyarakat suku duanu biasanya setelah mengambil Gelembung ikanya, kemudian ikan tersebut dijadikan ikan asin dengan harga jual ke tokeh Rp. 35.000 per kg.

"Untuk menambah pendapatan keluarga , kami mengumpulkan Gelembung - Gelembung Ikan Duri untuk dijual ke pengepul/tokeh, yang nantinya Gelembung ikan Duri tersebut dijual oleh tokeh ke Cina,"Ujar Asan.

Hasil Penangkapan Ikan Suku Duanu Berkurang Akibat Banyaknya Troll Menggunakan Jaring Pukat Harimau

Memang, hasil tangkapan ikan saat ini tidak banyak seperti dulu, sehingga Gelembung - gelembung ikan pun saat ini susah mengumpulkan.

saat ini keberadaan kapal - kapal troll sudah sangat meresahkan nelayan tradisional suku duanu. Pasalnya saat ini lebih dari puluhan kapal trawl beroperasi di perairan sungai bela kecamatan Kuindra Kabupaten Indragiri Hilir

“Jika terus dibiarkan tidak ada tindakan dari pihak terkait, maka tidak tahu nasib kami kedepannya, apakah masih bisa hidup dari hasil nelayan, karena pendapatan kami terus menurun,”katanya. asan seorang nelayan.

Masyarakat Suku Duanu Berharap Kepada Pemerintah Terkait Terancamnya Ekonomi Keluarga

Masyarakat suku duanu berharap kepada pemerintah kabupaten Indragiri Hilir untuk bisa mengatur pola - pola pencari ikan di Desa Sungai bela tersebut, sangat dikawatirkan masyarakat suku duanu yang berada di desa sungai Bela tersebut tidak bisa lagi menemui ikan di laut akibat kapal troll.

Mereka pun meminta pihak Dinas Perikanan dan Kelautan menindak kapal nelayan yang kedapatan menggunakan alat tangkap yang bisa merusak ekosistem bawah sungai tersebut.

“Jika kegiatan kapal yang menangkap ikan menggunakan troll tersebut terus dibiarkan akan merugikan kita nelayan kecil. Selain itu, pemanfaatan troll tersebut dapat merusak ekosistem di dasar sungai,” ungkap asan

Selain Menyimpan Berbagai Permasalahan Ternyata Suku Duanu Mempunya Makanan Khas

Masyarakat suku duanu Desa sei bela memiliki ragam khas kuliner berupa tumis beteku Ikin (perut ikan) gulai asam pedas ikan Sembilang, ini adalah sajian menu yang biasa dihidangkan oleh masyarakat suku duanu jika ada tamu yang datang. Dan ini merupakan kuliner yang akan dihidangkan pada saat tamu berkunjung ke pantai terumbu mabloe,. Agar wisatawan selalu teringat,''ujar Kepala Desa Sungai Bela Agusman

Tumis Beteku Ikin




Berita Lainnya

  • +

Detasemen PM 1/3-2 Tembilahan dan MPI Beri Bantuan pada Korban Kebakaran Tembilahan Hulu

Kesehatan Lansia, Gizi seimbang Untuk Lansia

Sekretariat MPC PP Inhil Diresmikan Bupati

Pj Bupati Inhil Hadiri Dialog Kepemudaan

Kadisnakertrans Kunker ke Inhil, Ajak Perusahaan Peduli Terhadap Tenaga Kerja

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Ikuti Rakor Persiapan Kedatangan Kepala Daerah Secara Virtual

Baznas Inhil Salurkan 2700 Paket Premium Ramadhan Tahun ini

Bupati Inhil Laksanakan Salat Idul Fitri di Mesjid Pancasila

Cuti Usai, Bupati Inhil Arahkan Semua ASN Tidak Tambah Hari Libur

Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak

Polsek Tembilahan Hulu Gelar Restorative Justice pada Pencuri Gerobak

Vaksinasi Mobile Polres Inhil Sasar Toko Sekitar Pelabuhan







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Polsek Tempuling Dukung Swasembada Pangan 2026, Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani di Harapan Jaya Tanam Jagung 1 Hektar
18 Mei 2026
Alumni PMII Bengkalis akan Gelar Muscab Pertama
18 Mei 2026
Pemdes Sekayan Buka Pendaftaran Pengurus LPM Masa Bakti 2026-2031
18 Mei 2026
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
18 Mei 2026
Peduli Kesehatan Warga, Tim Medis Satgas TMMD Layani Pemeriksaan Gratis
18 Mei 2026
Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo Nikmati Makan Siang Bersama Warga
18 Mei 2026
Percepat Pembangunan, Satgas Mulai Lakukan Plesteran Dinding RTLH Milik Khosinah
18 Mei 2026
TMMD Ke-128 Fokus Selesaikan Bagian Atas Mushola di Dusun Klagin Desa Brabe
18 Mei 2026
Wujud Syukur Program TMMD Hampir Selesai, Warga Bersama Satgas Gelar Tasyakuran
18 Mei 2026
Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820/Probolinggo dan Warga Desa Brabe di Sela Pengerjaan Fisik
18 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 512 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 401 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 255 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 432 Kali
Polsek Tempuling Turun ke Lahan, Jagung Desa Teluk Jira Jadi Simbol Semangat Swasembada Pangan
Dibaca : 341 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media