• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 209 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 334 Kali

  • Home
  • Riau
  • Pekanbaru

Mengulik Penerapan SOP Prokes Sekolah di Pekanbaru

Wahyu Abdillah

Sabtu, 25 September 2021 22:21:45 WIB
Cetak
Sejumlah siswa diwajibkan melalui protokol kesehatan yang ketat sebelum menjalani pembelajaran tatap muka.

Dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat SMP dan SD di Kota Pekanbaru secara tidak langsung membawa resiko besar bagi penularan Covid-19. Sejumlah pihak mengingatkan pentingnya kewaspadaan tinggi dalam pelaksanaannya. Namun Dinas Pendidikan mengaku memiliki ‘formula’ tersendiri untuk mengantisipasinya. Standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan (prokes) dibuat lebih ketat, dan pastinya tegas.

INDRAGIRIONE.COM (PEKANBARU) - Suasana pagi yang cukup cerah di Kota Pekanbaru hari itu, Senin (13/9/2021), secerah wajah sejumlah siswa SMP Negeri yang ada di Kota Pekanbaru. Untuk pertama kali, mereka memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah, setelah cukup lama menempuh pendidikan dari rumah. “Kami senang karena kami bisa belajar di sekolah lagi sekarang,” ucap beberapa siswa dengan wajah sumringah.

Kegembiraan yang terpancar dari mereka itu seakan sebuah ‘pencerahan’ usai ‘berlarutnya’ pembelajaran daring yang merasakan selama ini. Sehingga mereka pun tak keberatan melalui protokol kesehatan ketat yang diterapkan pihak sekolah. Prokes ketat ini dianggap mereka sebuah kewajiban demi menjaga kenyaman bersama dan kelancaran aktifitas PTM.

Hanya saja, situasi new normal yang sudah mulai ada itu tiba-tiba agak ‘terganggu’, setelah beberapa hari berjalan. Pasalnya, seorang guru di salah satu SMP Negeri diketahui positif Covid-19. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru pun seketika menghentikan sementara belajar tatap muka di SMP Negeri tersebut. Aktifitas belajar tatap muka dihentikan selama tiga hari, khusus di satu sekolah itu. Bahkan Tim Satgas Covid-19 Pekanbaru langsung melakukan sterilisasi lingkungan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengakui hal itu. “Benar, ada guru satu terkonfirmasi positif. Sekolah kita hentikan selama tiga hari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/9/2021) lalu.  “Namun aktivitas di sekolah dapat dilakukan kembali di hari keempat pasca ditemukannya guru yang terpapar Covid-19. Jadi setelah tiga hari proses sterilisasi sekolah, anak-anak bisa beraktivitas di sekolah,” terangnya lagi.

Menurut Ismardi Ilyas, apa yang terjadi belum menghentikan aktifitas PTM secara keseluruhan, karena sejauh ini di sebagian besar sekolah PTM masih berlangsung dengan lancar dan aman. Ismardi memastikan pihaknya memiliki standar operasional prosedur atau SOP prokes yang ketat untuk itu.

“Yang jelas, sampai saat ini belum ada peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dan juga seluruh sekolah sudah menjaga protokol kesehatan sesuai dengan SOP yang sangat ketat,” ucapnya.

Dikatakannya, SOP prokes secara ketat berjalan saat pembelajaran tatap muka sejauh ini, ditambah dengan kebijakan lainnya sebagai elemen pendukung dari pengawalan SOP. Salah satunya dengan membentuk dan menugaskan tim khusus dari dinas yang mengawasi saat pembelajaran berlangsung.

“Tim ini akan mengawasi sekolah untuk memantau langsung pihak sekolah melaksanakan belajar tatap muka terbatas sesuai dengan SOP protokol kesehatan, selain guru yang diminta untuk mengawasi siswa di dalam dan luar kelas,” tuturnya.

Langkah lainnya, pihak sekolah juga diminta mengirimkan jurnal ke pihaknya untuk membuat laporan kegiatan belajar mengajar sesuai prokes. “Dari data, yang kena (positif Covid-19) kan baru satu guru. Artinya kalau di-sampling, ini sangat kecil sekali. Kita kan tidak tahu, kena di sekolah atau terpapar dari luar. Yang pasti, untuk siswa belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejak sekolah tatap muka dimulai,” terang Ismardi.

Ismardi mengklaim SOP prokes yang diterapkan pihaknya mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bahkan ia mengaku aturan prokes yang dijalankan Disdik Pekanbaru jauh lebih ketat dibandingkan dengan yang dibuat oleh pusat. Seperti ada dua guru yang mengawasi di setiap rombongan belajar. Dua guru ini mengawasi di dalam dan luar kelas.

“Kemudian di SOP pusat itu hand sanitizer itu hanya di luar. Tapi kalau kita sampai ke kelas disiapkan. Dan tidak ada kesempatan anak untuk ke meja lain karena diawasi guru,” ulasnya.

Respon Positif dan Apresiasi

Melihat SOP yang telah diberlakukan sekolah di Kota Pekanbaru, respon positif pun terlontar dari  Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani. Ia mengapresiasi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan sekolah masing-masing yang sudah mulai melakukan proses belajar tatap muka dengan aman dan menerapkan prokes yang ketat.

“Yang penting proses belajar tatap muka sudah mulai dilaksanakan dengan baik, karena menurut penelitian, belajar daring hanya 25 persen efektivitasnya,” terang Hamdani, beberapa waktu lalu.

Maka dari itu, Hamdani mengaku senantiasa mendorong untuk proses belajar dilakukan secara tatap muka dengan prokes yang ketat, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. “Kita harus cari cara dan upaya agar anak didik kita tetap berkualitas, secara nilai kehidupan dan ilmu walaupun di tengah pandemi Covid ini,” kata Hamdani.

Hamdani berharap agar sekolah lain yang belum mendapatkan izin belajar tatap muka agar segera melengkapi syarat proses belajar tatap muka. Dan kepada seluruh elemen masyarakat dirinya mengharapkan dapat mengawal pelaksanaan prokes yang ketat ini dengan sebaik-baiknya, sehingga PTM dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Karena proses belajar tatap muka sangat penting bagi anak didik dalam upaya mencetak generasi yang cerdas, benilai luhur dan maju menuju Pekanbaru Smart City yang madani,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT. Wako menyambut baik langkah tegas Disdik Kota yang memberhentikan aktivitas PTM terbatas di sekolah selama 3 hari, setelah salah seorang guru diketahui positif Covid-19.

Menurut Firdaus, Disdik Kota Pekanbaru telah mengeluarkan SOP yang jelas dan tegas, jika sewaktu-waktu ditemukan kasus Covid-19 di sekolah. SOP ini dinilainya sangat penting, guna mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Untuk itu, pihak sekolah diingatkan agar tak lalai dan lupa dalam menerapkan protokol kesehatan. Pihak sekolah juga diminta untuk segera melaporkan jika ada guru dan peserta didik yang terkena Covid-19,” ujarnya, Jumat (24/9/2021) kemaren.   

Dikatakan Firdaus, dengan dimulainya PTM terbatas di Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru terus meningkatkan kewaspadaan. Walikota Pekanbaru menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah sangat penting guna mencegah terjadinya penyebaran dan penularan Covid-19.

“Harus lebih disiplin prokes 5M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencegah mobilitas interaksi. Kita akan kawal terus penerapan prokes ini secara ketat,” tegas Walikota Firdaus. (*)




Berita Lainnya

  • +

Syamsuar: Tahun Depan Siak Harus Raih Adipura Kencana

Simpan 22 Paket Sabu di Kantong Celana, Warga Pasir Penyu Dibekuk Polisi

Bupati Inhil, Berharap Pelaku Pencemaran Nama Baik Yang Menimpa Dirinya Segera Ditangkap

H. Syamsudin Uti Minta Disdukcapil Tingkatkan Pelayanan

Akibat Kabut Asap dari Indonesia, Malaysia Tutup 409 Sekolah

Enam Helikopter Disiapkan Riau Tangani Karhutla

Bu Sumarsih Rela Rumahnya Dibongkar Oleh Tim Satgas TMMD Ke - 106

Gadis 14 Tahun Trauma, Akibat Diperkosa Tiga Pria

Miliki 500 Member “Live Show Mesum”, Ternyata Begini Peran Admin

Sambut Hari Ibu Polsek Tembilahan Hulu Nobar Film Surga Kecil Di Bondowoso

Kepala Dinas PU PR Meminta Rekanan Kontraktor Mengedepankan Kualitas dan Tepat Waktu Dalam Pengerjaan Kegiatan

Pencarian Atan Masih Terus Berlangsung







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026
Koramil Jombang dan Warga Gotong-Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 238 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 526 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 262 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media