• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 168 Kali
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 163 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 191 Kali
Sambut Aspirasi" Suara Anak" Bupati Iskandarsyah Kukuhkan Kepengurusan Forum Anak 2025 - 2027.
Dibaca : 323 Kali
HUT Bhayangkara Ke 80, Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Kelaut.
Dibaca : 260 Kali

  • Home
  • Riau
  • Pekanbaru

Mengulik Penerapan SOP Prokes Sekolah di Pekanbaru

Wahyu Abdillah

Sabtu, 25 September 2021 22:21:45 WIB
Cetak
Sejumlah siswa diwajibkan melalui protokol kesehatan yang ketat sebelum menjalani pembelajaran tatap muka.

Dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat SMP dan SD di Kota Pekanbaru secara tidak langsung membawa resiko besar bagi penularan Covid-19. Sejumlah pihak mengingatkan pentingnya kewaspadaan tinggi dalam pelaksanaannya. Namun Dinas Pendidikan mengaku memiliki ‘formula’ tersendiri untuk mengantisipasinya. Standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan (prokes) dibuat lebih ketat, dan pastinya tegas.

INDRAGIRIONE.COM (PEKANBARU) - Suasana pagi yang cukup cerah di Kota Pekanbaru hari itu, Senin (13/9/2021), secerah wajah sejumlah siswa SMP Negeri yang ada di Kota Pekanbaru. Untuk pertama kali, mereka memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah, setelah cukup lama menempuh pendidikan dari rumah. “Kami senang karena kami bisa belajar di sekolah lagi sekarang,” ucap beberapa siswa dengan wajah sumringah.

Kegembiraan yang terpancar dari mereka itu seakan sebuah ‘pencerahan’ usai ‘berlarutnya’ pembelajaran daring yang merasakan selama ini. Sehingga mereka pun tak keberatan melalui protokol kesehatan ketat yang diterapkan pihak sekolah. Prokes ketat ini dianggap mereka sebuah kewajiban demi menjaga kenyaman bersama dan kelancaran aktifitas PTM.

Hanya saja, situasi new normal yang sudah mulai ada itu tiba-tiba agak ‘terganggu’, setelah beberapa hari berjalan. Pasalnya, seorang guru di salah satu SMP Negeri diketahui positif Covid-19. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru pun seketika menghentikan sementara belajar tatap muka di SMP Negeri tersebut. Aktifitas belajar tatap muka dihentikan selama tiga hari, khusus di satu sekolah itu. Bahkan Tim Satgas Covid-19 Pekanbaru langsung melakukan sterilisasi lingkungan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengakui hal itu. “Benar, ada guru satu terkonfirmasi positif. Sekolah kita hentikan selama tiga hari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/9/2021) lalu.  “Namun aktivitas di sekolah dapat dilakukan kembali di hari keempat pasca ditemukannya guru yang terpapar Covid-19. Jadi setelah tiga hari proses sterilisasi sekolah, anak-anak bisa beraktivitas di sekolah,” terangnya lagi.

Menurut Ismardi Ilyas, apa yang terjadi belum menghentikan aktifitas PTM secara keseluruhan, karena sejauh ini di sebagian besar sekolah PTM masih berlangsung dengan lancar dan aman. Ismardi memastikan pihaknya memiliki standar operasional prosedur atau SOP prokes yang ketat untuk itu.

“Yang jelas, sampai saat ini belum ada peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dan juga seluruh sekolah sudah menjaga protokol kesehatan sesuai dengan SOP yang sangat ketat,” ucapnya.

Dikatakannya, SOP prokes secara ketat berjalan saat pembelajaran tatap muka sejauh ini, ditambah dengan kebijakan lainnya sebagai elemen pendukung dari pengawalan SOP. Salah satunya dengan membentuk dan menugaskan tim khusus dari dinas yang mengawasi saat pembelajaran berlangsung.

“Tim ini akan mengawasi sekolah untuk memantau langsung pihak sekolah melaksanakan belajar tatap muka terbatas sesuai dengan SOP protokol kesehatan, selain guru yang diminta untuk mengawasi siswa di dalam dan luar kelas,” tuturnya.

Langkah lainnya, pihak sekolah juga diminta mengirimkan jurnal ke pihaknya untuk membuat laporan kegiatan belajar mengajar sesuai prokes. “Dari data, yang kena (positif Covid-19) kan baru satu guru. Artinya kalau di-sampling, ini sangat kecil sekali. Kita kan tidak tahu, kena di sekolah atau terpapar dari luar. Yang pasti, untuk siswa belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejak sekolah tatap muka dimulai,” terang Ismardi.

Ismardi mengklaim SOP prokes yang diterapkan pihaknya mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bahkan ia mengaku aturan prokes yang dijalankan Disdik Pekanbaru jauh lebih ketat dibandingkan dengan yang dibuat oleh pusat. Seperti ada dua guru yang mengawasi di setiap rombongan belajar. Dua guru ini mengawasi di dalam dan luar kelas.

“Kemudian di SOP pusat itu hand sanitizer itu hanya di luar. Tapi kalau kita sampai ke kelas disiapkan. Dan tidak ada kesempatan anak untuk ke meja lain karena diawasi guru,” ulasnya.

Respon Positif dan Apresiasi

Melihat SOP yang telah diberlakukan sekolah di Kota Pekanbaru, respon positif pun terlontar dari  Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani. Ia mengapresiasi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan sekolah masing-masing yang sudah mulai melakukan proses belajar tatap muka dengan aman dan menerapkan prokes yang ketat.

“Yang penting proses belajar tatap muka sudah mulai dilaksanakan dengan baik, karena menurut penelitian, belajar daring hanya 25 persen efektivitasnya,” terang Hamdani, beberapa waktu lalu.

Maka dari itu, Hamdani mengaku senantiasa mendorong untuk proses belajar dilakukan secara tatap muka dengan prokes yang ketat, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. “Kita harus cari cara dan upaya agar anak didik kita tetap berkualitas, secara nilai kehidupan dan ilmu walaupun di tengah pandemi Covid ini,” kata Hamdani.

Hamdani berharap agar sekolah lain yang belum mendapatkan izin belajar tatap muka agar segera melengkapi syarat proses belajar tatap muka. Dan kepada seluruh elemen masyarakat dirinya mengharapkan dapat mengawal pelaksanaan prokes yang ketat ini dengan sebaik-baiknya, sehingga PTM dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Karena proses belajar tatap muka sangat penting bagi anak didik dalam upaya mencetak generasi yang cerdas, benilai luhur dan maju menuju Pekanbaru Smart City yang madani,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT. Wako menyambut baik langkah tegas Disdik Kota yang memberhentikan aktivitas PTM terbatas di sekolah selama 3 hari, setelah salah seorang guru diketahui positif Covid-19.

Menurut Firdaus, Disdik Kota Pekanbaru telah mengeluarkan SOP yang jelas dan tegas, jika sewaktu-waktu ditemukan kasus Covid-19 di sekolah. SOP ini dinilainya sangat penting, guna mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Untuk itu, pihak sekolah diingatkan agar tak lalai dan lupa dalam menerapkan protokol kesehatan. Pihak sekolah juga diminta untuk segera melaporkan jika ada guru dan peserta didik yang terkena Covid-19,” ujarnya, Jumat (24/9/2021) kemaren.   

Dikatakan Firdaus, dengan dimulainya PTM terbatas di Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru terus meningkatkan kewaspadaan. Walikota Pekanbaru menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah sangat penting guna mencegah terjadinya penyebaran dan penularan Covid-19.

“Harus lebih disiplin prokes 5M yakni selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencegah mobilitas interaksi. Kita akan kawal terus penerapan prokes ini secara ketat,” tegas Walikota Firdaus. (*)




Berita Lainnya

  • +

Gencarkan Semangat Anti Vandalisme, Kodim 0812 Libatkan Komponen Masyarakat

Pelajar Di Wilayah Korem 082/CPYJ Adu Bakat

Pemda Kuansing Gelar Penyemprotan Disinfektan Secara Massal Untuk Menekan Sebaran Covid - 19

Sawit Aset Negara Dijarah, GEMARI Jakarta: Jangan Sampai Polda Riau Terkesan Tumpul Hadapi Mafia Lahan

Naik MRT HI-Lebak Bulus, Menaker Pantau Keamanan Pekerja

Yustisi Ops Tertib Ramadhan, Kapolres Kuansing Beri Teguran Langsung Pemilik Tempat Hiburan Karaoke yang Masih Buka

Kecamatan Gaung Juara Umum Lomba Cipta Menu,Akan Mewakili Inhil Ke Tk Provinsi

Perpanjang Kontrak di Usia 51, Kazuyoshi Miura Jadi Pemain Tertua

Cuti Lebaran Usai, PNS yang Masih Asik Liburan Bakal Disanksi Keras

Pemprov Riau Terima Penghargaan Terbaik Nasional Grand Design Pembangunan Kependudukan dari BKKBN

Rekapitulasi Pilpres Selesai, Jokowi Menang di 21 Provinsi

Diancam Dibunuh Saat Mengatur Lalu Lintas, Dishub Laporkan Pengendara Motor







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
03 Juli 2026
Bea Cukai Bengkalis Tindak 652 Unit iPhone dari Kapal Cepat MV Oceanna 5
03 Juli 2026
Sertu Suyanto Dampingi Musdes Pembentukan Tim Penyusunan RKPDesa
03 Juli 2026
Melalui Komsos, Serda Budiono Pantau Kondisi Masyarakat
03 Juli 2026
Sertu Hery Sutikno Bantu Petani Desa Bedahlawak Jemur Padi
03 Juli 2026
Koramil Kabuh Perkuat Sinergitas dengan Forkopimcam
03 Juli 2026
Serma Adwin Gencarkan Komsos di Kelurahan Kaliwungu
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Polsek Lirik Tanam Jagung Pipil Kuartal II di Desa Sungai Sagu Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
03 Juli 2026
Polsek Lirik Tanam Jagung Pipil Kuartal II di Pasir Ringgit, Dukung Ketahanan Pangan 2026
03 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK untuk Benahi Instansi
Dibaca : 404 Kali
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Dibaca : 298 Kali
Polsek Kateman Polres Inhil Resmikan Hasil Bedah Rumah, Wujud Kepedulian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
Dibaca : 223 Kali
Perkuat Sinergi, GAMKI Inhu Hadiri Pembukaan Youth Camp API di Seberida
Dibaca : 289 Kali
Serka Akhmad Zainal Kawal Penyaluran Bantuan Ketahanan Pangan di Desa Denanyar
Dibaca : 227 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media