• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 196 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 333 Kali

  • Home
  • Lifestyle

Syamsul Masjan Anggota KPU Kabupaten Indragiri Hilir

Menghargai Daulat Rakyat di Pemilu

Indragirione

Rabu, 10 Agustus 2022 09:49:32 WIB
Cetak

Pemilu adalah sarana kedaulatan untuk memilih memimpin dan wakil secara lansung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil. Pada proses ini, rakyat sang pemilik kedaulatan menyerahkan mandatnya kepada segelintir orang sebagai tempat berwakil mengurusi segala hal terkait dengan kemaslahatan, baik di tingkat pusat maupun daerah, di lembaga legislatif maupun eksekutif, untuk menjalankan kekuasaan.

Hal senada juga telah dijelaskan oleh Abraham lincoln bahwa demokrasi adalah pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dengan kata lain, saat pemilu itulah kuasa absolut rakyat dalam mengejewantahkan kekuasaannya, pada proses ini orientasi dibalik kekuasan lewat proses pemilihan adalah tentu rakyat menginginkan negara dan segala kepentingan rakyat dapat perhatian secara baik. Oleh karena itu amanat yang ditumpangkan sebagai tempat rakyat berwakil mestinya oleh orang-orang baik dan berkualitas pula sebagai penerima mandat.

Meminjam istilah Titi Anggraini; rakyat bisa menjadi pemilih yang berdaya, empower, semestinya bisa kita wujudkan. Yang mana, dengan kekuasaannya rakyat dapat menentukan siapa yang dianggap layak untuk diserahkan mandat kekuasaan tersebut. Oleh karena itu, kualitas pemimpin atau wakil adalah representasi dari kualitas rakyatnya, begitu juga sebaliknya bahwa kualitas rakyat juga menjadi gambaran dari kualitas pemimpinnya, karena masing-masingnya adalah menjadi bagian dari siklus yang saling memproduksi. 

Maka ketika rakyat mengatakan pemimpinnya tidak berkualitas, sama saja seperti kata pepatah bak menepuk air di dulang terpercik muka sendiri. Bukan berarti pemimpin tidak boleh di kritik, akan tetapi maksudnya rakyat juga mesti mawas diri, mengevaluasi cara dalam memilih sehingga kinerja kepemimpinan atau wakil yang sedang berjalan dapat dianggap tidak sesuai harapan. Boleh jadi saat memilih tidak mengedepankan ukuran nurani dan akal sehat. 

Oleh karena itu, siklus lima tahunan Pemilu dapat jadi momentum untuk merenung, sekaligus mengevaluasi menggunakan mekanisme reward and punishment. Dimana titik lemah selaku pemegang kekuasaan tertinggi dapat memberikan penghargaan (reward) kepada mereka yg dianggap berhasil dengan cara memilihnya kembali, dan menjatuhkan hukuman (punishment) kepada yg dianggap gagal dengan tidak memilihnya lagi. Dianara jalan untuk merubah perilaku pemimpin adalah dengan merubah perilaku pemilih, yaitu menjadi Pemilih berdaya (empower).

Sebagian masyarakat secara pragmatis ingin menerima hasil dari pilihannya secara instan, namun saya meyakini nurani terdalam mengharapkan terpilihnya pemimpin yg ideal dan berfungsi menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat. Oleh karena itu saya mengajak segenap masyarakat pemilih untuk mengaktifkan nurani dan akal sehat, menunda kesenangan sesaat, berpuasa dari rayuan materi yang dapat menggagalkan lahirnya pemimpin atau wakil harapan semua. 

Caranya bagaimana? Hindari segala sogok dan suap sebagai barang tukaran dengan pundi suara. Hargai negara yang telah menghargai keberadaan setiap kita dengan melimpahkan daulatnya pada setiap diri, tanpa memandang ukuran status dimana nilai suaranya sama untuk semua. Maka, menghargai pemberian amanat daulat itu sebenarnya sama dengan menghargai diri sendiri yang sekaligus dibuktikan melalui partisipasi pada pilihan terbaik sesuai dengan nurani dan akal sehat pada saat pemilihan. 

Bila paradigma ini ditanam pada setiap diri masyarakat, maka peluang perubahan dan kemajuan akan lebih mungikin segera kita dapatkan, karena pola ini dapat memberi ruang lebih untuk lahir dan tampilnya sosok-sosok yang berkualitas menjadi ukuran prioritas ketimbang sosok yang memainkan pesona dengan ukuran materi yang justru akan dapat merusak sendi amanat dan demokrasi sekaligus berujung pada kerusakan tatanan masyarakat itu sendiri, kenapa? Karena politik dan kekuasaan adalah muara kebijakan di segala aspek kehidupan. Maka jagalah !!!, jagan sampai posisi muliah ini dirusak oleh sikap dan cara pikir kita sendiri. Oleh karenanya kedepan pastikan setiap kita yang telah memenuhi syarat terdaftar sebagai pemilih, kemudian berikan pilihan terbaik untuk kebaikan semua. 

Pada saat yang sama kita juga tentu berharap pada setiap peserta pemilu untuk berkomitmen menghindari pola transaksional dalam mencari dukungan suara, sebagai calon pemimpin atau wakil berikan edukasi politik yang berkualitas pada rakyat. Karena menggunakan pola transaksional untuk mendapatkan pundi suara merupakan indikasi mental korup. 

Termasuk paradigma masyarakat yang selalu diutarakan bahwa "Kami tidak butuh janji, tapi kami mau bukti". Dari  ungkapan ini, saya ingin mengingatkan agar kita lebih berhati-hati, jangan terus memelihara prilaku sogok yang sangat tidak bermoral. Kalaulah yang diharapkan dari pernyataan ini adalah calon harus memberikan  materi sebagai alasan untuk memilihnya, maka sama saja kita merelakan mereka untuk berperilaku korup ketika terpilih nanti. Maka ukuran terbaik dalam memilih adalah kemampuan pengetahuan dan sikapnya sehingga benar dapat kita yakini ia mampu jalankan amanat untuk kepentingan orang banyak.




Berita Lainnya

  • +

Berikut Cara Membuat Aquascape Murah dan Mudah

Maryanto Ditunjuk Sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia, Kabupaten Inhil

HKT Galang Dana untuk Roles, Alhamdulillah Terkumpul Rp 3.350.000

KKN Tematik UPI 2020: Menguatkan dan Mengedukasi terhadap Pencegahan Covid-19 serta Pembuatan TTG dalam Adaptasi Kebiasaan Baru di Masyarakat

5 Rekomendasi Citizen Watches Terbaik Terbaru Untuk Pria 2023

3 Zodiak Paling Beruntung di Bulan Juni, Siapa Tahu Zodiak Kamu!

Dari Hasil Penegakkan Disiplin Covid-19, Kesadaran Masyarakat Tembilahan Menggunakan Masker 97 Persen

3 Alasan KPR Syariah Cocok untuk Anak Muda

Dr. Rano Sinergi Dandim 0314/Inhil, Kapolres, PAO Serta Pemuda Kreatif Enok Gelar Khitan Gratis

Ini dia 5 Jenis Ikan Cupang Hias Super Menawan yang Bantu Hilangkan Stres

Bupati Inhil Diskusi Bersama LAMR

Disbun Inhil Gelar Sosialisasi Peremajaan kelapa di Desa Lintas Utara







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026
Koramil Jombang dan Warga Gotong-Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Dandim Jombang Sambut Kedatangan Bhikkhu Indonesia Walk for Peace 2026
19 Mei 2026
Dandim 0814/Jombang dan Ketua Persit Kodim Jombang Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 223 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 526 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 262 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 438 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media