• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 219 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 173 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 227 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 346 Kali

  • Home
  • Riau

Deklarasi Pemilu Damai Dilaksanakan di Polda Riau

Indragirione.com

Senin, 28 Agustus 2023 15:41:39 WIB
Cetak
Dokumentasi Humas

Pekanbaru - Delapan belas Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 beserta ratusan anggotanya mengikuti Deklarasi Pemilu Damai dengan di komplek mall SKA Coex, Senin (28/8)2023).

Pelaksanaan deklarasi Pemilu Damai 2024 mengangkat tema Pemilu yang bersih, aman, damai, kondusif dan berintegritas dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Acara ini dihadiri langsung Kapolda Riau, Irjen M Iqbal, Wakapolda Riau Brigjen K Rahmadi, Ketua KPU Riau Ilham M Yasir, Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal, Gubernur Riau Syamsuar, Ketua DPRD Riau Yulisman, Danrem 031 Wirabima, Walikota/Bupati se-Provinsi Riau, seluruh pejabat Forkopimda Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau,  Polda Riau dan jajaran, serta perwakilan 18 partai politik peserta Pemilu 2024 dan undangan lainnya.

Adapun, isi deklarasi Pemilu damai tahun 2024 Provinsi Riau yakni, pertama akan melaksanakan Pemilu tahun 2024 yang damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat. Kedua, akan mematuhi dan mentaati segala bentuk dan ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan pemilu tahun 2024 sesuai dengan koridor hukum.

Ketiga, menolak upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarkat dan menghindari kegiatan yang bersifat profokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu sara dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Keempat menciptakan situasi dan kondisi tetap kondusif di wilayah Polda Riau.

Kapolda Riau, Irjen M Iqbal menjelaskan, Pemilu merupakan implementasi dari sila ke-4 Pancasila. Sejak tahun 1945, Indonesia telah melaksanakan pemilu sebanyak 12 kali.

"Pemilu tahun 2024 akan menjadi Pemilu yang ke-13 di Indonesia. Saat ini kita sudah memasuki tahapan inti. Saya sudah pesan kepada seluruh Kapolres untuk membantu KPU dan jajarannya," kata M Iqbal.

Untuk menciptakan Pemilu bersih, damai, kondusif dan berintegritas, Polda Riau telah menerapkan strategi cooling system yang didukung oleh seluruh Polres dan jajaran.

"Kehadiran Polri adalah wujud dari kehadiran negara yang memiliki peran vital sebagai cooling system dalam meredam segala bentuk potensi gangguan yang dapat mengancam stabilitas keamanan di tengah masyarakat," tegasnya.

Dalam segi pengamanan, Polda Riau telah mempersiapkan 28.946 personil Kuat Libat yang terdiri dari 3.912 personel Polda Riau, 620 personel TNI, 24.413 personel Linmas dan 64 penyidik Gakkumdu. Kemudian ada 2.643 personil Satwil, BKO PAM TPS 900 personel dan BKO Brimob 270 personel.

Dijelaskan, pemilu merupakan kontestasi dalam konstitusi. Dalam kontestasi tidak ada benar dan salah, tujuannya tetap mencari yang terbaik.

"Pihak yang menang tidak boleh tinggi hati, kita harus saling merangkul. Bukan saja siap kalah dan menang, tapi siap merangkul. Pemilu juga sebagai edukasi publik dan membantu wajah demokrasi," kata dia.

Peran Pemilu dalam sebuah negara demokratis adalah jalan damai untuk merebut kekuasaan secara legal. Pemilu juga berfungsi sebagai sarana integrasi bangsa karena merekat perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural.

"Tanpa Pemilu Indonesia dapat terpecah karena perbedaan pandangan politik dan kepentingan. Tapi dengan Pemilu perbedaan pandangan politik bisa menyatu dalam bingkai negara kesatuan RI," ungkapnya.

Lanjut Iqbal, Polri tidak bisa mengandalkan kekuatan semata (hard power), kekuatan sesungguhnya adalah kita semua yang berperan mengamankan sehingga suasana pesta demokrasi limabtahunan ini menjadi kondusif, aman, damai dan berintegritas.

Faktor yang menentukan terwujudnya pemilu damai terdiri dari 3 faktor utama. Pertama penyelenggara pemilu harus berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, penyelenggara pemilu harus memiliki integritas dan profesional agar terbangun public trust. Ketiga, warga yang memiliki hak pilih menjadi pemilih berdaulat.

"Pemilu harus dimaknai bukan sekedar untuk merebut atau meraih kekuasaan namun momentum untuk menyampaikan visi, misi, ide dan gagasan," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, satu hal yang harus diingat adalah harapan rakyat bahwa Pemilu bisa menjadi wahana pemenuhan hak-hak dan harapan rakyat.

"Sehingga Pemilu yang damai dapat menghasilkan wakil rakyat yang berintegritas. Kesuksesan Pemilu ditentukan dengan kesiapan jajaran dari KPU, Bawaslu dan semua stakeholder hingga di tingkat desa," ucapnya.

Syamsuar berharap, Pemilu 2024 nanti hasilnya akan jauh lebih baik dibanding pemilu 2019 lalu. Mulai dari partisipasi masyarakat hingga pelaksanaannya.

"Pemprov Riau telah melaksanakan sosialisasi pendidikan Politik, Pemilu dan Pilkada dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, pemuda dan calon pemilih pemula di kabupaten/kota di Riau untuk mensukseskan Pemilu 2024," ungkapnya.

Seluruh peserta Pemilu, kata Syamsuar, diajak untuk dapat menciptakan kondisi damai, aman, kondusif dan berintegritas serta tidak mencederai demokrasi dengan menimbulkan kekacauan, isu-isu sara dan kampanye hitam.

"Rakyat jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax dan terpecah belah dengan isu-isu sara dan informasi yang tidak benar. Semoga kita bisa mewujudkan Pemilu 2024 bersih, damai, aman, kondusif dan berintegritas," pungkasnya.

Ketua KPU Riau Ilham M Yasir mengatakan saat ini pihaknya telah menyelesaikan tahapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Provinsi Riau dan melaksanakan tahapan pendaftaran peserta Pemilu.

"Total pemilih di Provinsi Riau saat ini 4.732.174 yang tersebar di 19.366 TPS di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau," kata Ilham.

Jika dibandingkan dengan DPT pada pemilu 2019 dimana jumlah pemilihnya sebanyak 3.863.305 jiwa, maka mengalami kenaikan sebesar 18,36 persen atau sekitar 868.869 pemilih.

"Dengan rincian 2.399.163 pemilih laki-laki dan 2.333.011 pemilih perempuan," pungkasnya.

Pemilu 2024 ini diikuti delapan belas Parpol peserta pemilu 2024 yakni Partai PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora, PKS, Partai Kebangkitan Nusantara, Hanura, Garuda, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Perindo, PPP dan Partai Ummat.Pekanbaru - Delapan belas Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 beserta ratusan anggotanya mengikuti Deklarasi Pemilu Damai dengan di komplek mall SKA Coex, Senin (28/8)2023).

Pelaksanaan deklarasi Pemilu Damai 2024 mengangkat tema Pemilu yang bersih, aman, damai, kondusif dan berintegritas dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Acara ini dihadiri langsung Kapolda Riau, Irjen M Iqbal, Wakapolda Riau Brigjen K Rahmadi, Ketua KPU Riau Ilham M Yasir, Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal, Gubernur Riau Syamsuar, Ketua DPRD Riau Yulisman, Danrem 031 Wirabima, Walikota/Bupati se-Provinsi Riau, seluruh pejabat Forkopimda Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau,  Polda Riau dan jajaran, serta perwakilan 18 partai politik peserta Pemilu 2024 dan undangan lainnya.

Adapun, isi deklarasi Pemilu damai tahun 2024 Provinsi Riau yakni, pertama akan melaksanakan Pemilu tahun 2024 yang damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat. Kedua, akan mematuhi dan mentaati segala bentuk dan ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan pemilu tahun 2024 sesuai dengan koridor hukum.

Ketiga, menolak upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarkat dan menghindari kegiatan yang bersifat profokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu sara dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Keempat menciptakan situasi dan kondisi tetap kondusif di wilayah Polda Riau.

Kapolda Riau, Irjen M Iqbal menjelaskan, Pemilu merupakan implementasi dari sila ke-4 Pancasila. Sejak tahun 1945, Indonesia telah melaksanakan pemilu sebanyak 12 kali.

"Pemilu tahun 2024 akan menjadi Pemilu yang ke-13 di Indonesia. Saat ini kita sudah memasuki tahapan inti. Saya sudah pesan kepada seluruh Kapolres untuk membantu KPU dan jajarannya," kata M Iqbal.

Untuk menciptakan Pemilu bersih, damai, kondusif dan berintegritas, Polda Riau telah menerapkan strategi cooling system yang didukung oleh seluruh Polres dan jajaran.

"Kehadiran Polri adalah wujud dari kehadiran negara yang memiliki peran vital sebagai cooling system dalam meredam segala bentuk potensi gangguan yang dapat mengancam stabilitas keamanan di tengah masyarakat," tegasnya.

Dalam segi pengamanan, Polda Riau telah mempersiapkan 28.946 personil Kuat Libat yang terdiri dari 3.912 personel Polda Riau, 620 personel TNI, 24.413 personel Linmas dan 64 penyidik Gakkumdu. Kemudian ada 2.643 personil Satwil, BKO PAM TPS 900 personel dan BKO Brimob 270 personel.

Dijelaskan, pemilu merupakan kontestasi dalam konstitusi. Dalam kontestasi tidak ada benar dan salah, tujuannya tetap mencari yang terbaik.

"Pihak yang menang tidak boleh tinggi hati, kita harus saling merangkul. Bukan saja siap kalah dan menang, tapi siap merangkul. Pemilu juga sebagai edukasi publik dan membantu wajah demokrasi," kata dia.

Peran Pemilu dalam sebuah negara demokratis adalah jalan damai untuk merebut kekuasaan secara legal. Pemilu juga berfungsi sebagai sarana integrasi bangsa karena merekat perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural.

"Tanpa Pemilu Indonesia dapat terpecah karena perbedaan pandangan politik dan kepentingan. Tapi dengan Pemilu perbedaan pandangan politik bisa menyatu dalam bingkai negara kesatuan RI," ungkapnya.

Lanjut Iqbal, Polri tidak bisa mengandalkan kekuatan semata (hard power), kekuatan sesungguhnya adalah kita semua yang berperan mengamankan sehingga suasana pesta demokrasi limabtahunan ini menjadi kondusif, aman, damai dan berintegritas.

Faktor yang menentukan terwujudnya pemilu damai terdiri dari 3 faktor utama. Pertama penyelenggara pemilu harus berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, penyelenggara pemilu harus memiliki integritas dan profesional agar terbangun public trust. Ketiga, warga yang memiliki hak pilih menjadi pemilih berdaulat. 

"Pemilu harus dimaknai bukan sekedar untuk merebut atau meraih kekuasaan namun momentum untuk menyampaikan visi, misi, ide dan gagasan," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, satu hal yang harus diingat adalah harapan rakyat bahwa Pemilu bisa menjadi wahana pemenuhan hak-hak dan harapan rakyat.

"Sehingga Pemilu yang damai dapat menghasilkan wakil rakyat yang berintegritas. Kesuksesan Pemilu ditentukan dengan kesiapan jajaran dari KPU, Bawaslu dan semua stakeholder hingga di tingkat desa," ucapnya.

Syamsuar berharap, Pemilu 2024 nanti hasilnya akan jauh lebih baik dibanding pemilu 2019 lalu. Mulai dari partisipasi masyarakat hingga pelaksanaannya.

"Pemprov Riau telah melaksanakan sosialisasi pendidikan Politik, Pemilu dan Pilkada dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, pemuda dan calon pemilih pemula di kabupaten/kota di Riau untuk mensukseskan Pemilu 2024," ungkapnya.

Seluruh peserta Pemilu, kata Syamsuar, diajak untuk dapat menciptakan kondisi damai, aman, kondusif dan berintegritas serta tidak mencederai demokrasi dengan menimbulkan kekacauan, isu-isu sara dan kampanye hitam.

"Rakyat jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax dan terpecah belah dengan isu-isu sara dan informasi yang tidak benar. Semoga kita bisa mewujudkan Pemilu 2024 bersih, damai, aman, kondusif dan berintegritas," pungkasnya.

Ketua KPU Riau Ilham M Yasir mengatakan saat ini pihaknya telah menyelesaikan tahapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Provinsi Riau dan melaksanakan tahapan pendaftaran peserta Pemilu.

"Total pemilih di Provinsi Riau saat ini 4.732.174 yang tersebar di 19.366 TPS di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau," kata Ilham.

Jika dibandingkan dengan DPT pada pemilu 2019 dimana jumlah pemilihnya sebanyak 3.863.305 jiwa, maka mengalami kenaikan sebesar 18,36 persen atau sekitar 868.869 pemilih.

"Dengan rincian 2.399.163 pemilih laki-laki dan 2.333.011 pemilih perempuan," pungkasnya.

Pemilu 2024 ini diikuti delapan belas Parpol peserta pemilu 2024 yakni Partai PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora, PKS, Partai Kebangkitan Nusantara, Hanura, Garuda, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Perindo, PPP dan Partai Ummat.




Berita Lainnya

  • +

Kebakaran Di Pasar Kayu Jati, Sebabkan 16 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Pembunuh Siswi SMK Andriana Noven Ternyata Sakit Hati

Dalam Waktu Dekat, Gubenur Riau Akan Mutasi Pejabat

Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Ikut Serta dalam Penyembelihan Hewan Qurban di Desa Tanjung Berulak

Update Korban Gempa Banten, 5 Meninggal Dunia

Lamaran Pacar Ditolak Gara Gara Uang Panai Tak Cukup, Sia AKhiri Hidup Dengan Minum Racun

Pemuda Tani Pekanbaru Sambangi Bank Indonesia, Bahas Ketahanan Pangan dan Inflasi Daerah

PT PLN NP UP Tenayan Melakukan Semenisasi Jalan Lingkungan Menggunakan FABA

Tokoh Muda Riau Asal Inhil Harapkan Mubes KKIH Hasilkan Pemimpin yang Bisa Mengayomi

Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata, SIK M.Si Ikuti Vidcon terkait Vaksinasi serentak se Indonesia

Apel Konsolidasi, Wakil Bupati Inhil: Suasana Tertib dan Kondusif Bentuk Kerja Sama Semua Pihak

Tingkatkan Peran Pengawasan, Inspektorat Riau Gelar Rakorwasda







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Cek Persiapan Lahan Jagung di PT RSA untuk Dukung Ketahanan Pangan
20 Mei 2026
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Capai 40 Persen
20 Mei 2026
Putusan PHI, Hakim Minta Perusahaan Bayar Hak Karyawan Rp 191 Juta
20 Mei 2026
Serda Bambang Komsos dengan Warga Desa Sawiji
20 Mei 2026
Serma Iwan Bersama Warga Gotong-Royong Bangun RTLH di Desa Tembelang
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Plandaan Kawal Pendistribusian Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar
20 Mei 2026
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil Mojowarno Bekali Wasbang
20 Mei 2026
Koramil Kabuh Bersama Warga Lakukan Gotong-Royong Pembangunan Rumah di Wilayah Teritorial
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Jombang Dampingi Penyaluran 600 Paket Sembako untuk Warga Kelurahan Kaliwungu
20 Mei 2026
Polisi Sahabat Petani, Polsek Sungai Batang Pantau dan Edukasi Tanaman Budidaya Masyarakat
20 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar
Dibaca : 214 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 558 Kali
Pengerjaan Pavingisasi di Dusun Klagin Menuju 500 Meter
Dibaca : 206 Kali
Pembangunan Tembok Penahan Tanah Titik Akhir Hampir Rampung
Dibaca : 206 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 433 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media