• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 209 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 334 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Pekanbaru

Murid SD di Pekanbaru Meregang Nyawa, Diduga Korban Bully Teman Sekelas

Indragirione

Ahad, 23 November 2025 22:41:00 WIB
Cetak
Jenazah MAR saat disemayamkan di rumah duka, Jalan Kesadaran Pekanbaru. (foto: istimewa)

INDRAGIRIONE.COM, PEKANBARU - Kabar duka mengguncang dunia pendidikan Pekanbaru. Seorang murid kelas VI SDN 108 Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru bernama Muhammad Abdul Rohid (MAR) diketahui meregang nyawa, setelah diduga menjadi korban bully di sekolahnya. 

Keterangan itu disampaikan oleh Suroto SH, Ketua Tim Advokat Pejuang Keadilan (TAPAK) Riau, selaku Kuasa Hukum keluarga MAR, Minggu 23 November 2025. Suroto memaparkan, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis 13 November 2025, ketika korban dan teman-temannya tengah belajar kelompok di dalam kelas. Saat itu korban menerima bullyan dengan cara kepala korban ditendang oleh murid berinisial FT. 

Kejadian tersebut konon sudah dilaporkan oleh teman korban inisial Ark kepada wali kelas yang juga ada di dalam kelas saat itu. "Akan tetapi wali kelas hanya mengatakan, iya, tunggu," ungkap Suroto menjelaskan.

Sesampainya di rumah, korban menangis dan mengatakan kepada ibunya bahwa ia tidak mau lagi bersekolah. "Hingga besok siangnya, korban mengalami lumpuh, pada saat itulah korban bercerita bahwa kemarin kepalanya ditendang oleh teman kelasnya inisial FT dan korban mengatakan tidak mau lagi bersekolah," ucapnya. 

Karena keterbatasan biaya, korban dibawa ke pengobatan alternatif, akan tetapi saran dari pengobatan alternatif itu agar korban di bawa ke rumah sakit.

Korban pun lalu dibawa ke Puskesmas, akan tetapi karena saat itu hari Sabtu Puskesmas tutup, akhirnya korban dirawat di rumah.

"Selama lumpuh itu korban beberapa kali mengingat-ingat dan menceritakan peristiwa kepalanya yang ditendang oleh pelaku inisial FT itu," ujarnya.

Namun nasib berkata lain. Sebelum sempat mendapat perawatan medis, MAR meninggal dunia. Tepat pada hari Minggu pukul 02.00 WIB, korban menghembuskan nafas terakhir.

Ironisnya, lanjut Suroto, bullyan yang diterima MAR bukan hanya sekali. Sebelumnya, pada bulan Oktober 2025 korban juga sering menerima bullyan oleh teman satu kelasnya yang lain, inisial SM. Pada saat itu korban dipukul di bagian dadanya. 

Akibat bully tersebut korban bahkan sempat dirawat selama satu minggu di rumah sakit PMC Pekanbaru. 

"Terhadap peristiwa tersebut pihak sekolah telah memanggil orangtua pelaku dan orangtua korban, dan pada saat itu orangtua pelaku meminta maaf kepada orangtua korban," ulasnya.

Korban sendiri dikenal anak yang sangat baik di lingkungan sekitar rumahnya. Ia bahkan diketahui rajin salat berjamaah di masjid dekat rumahnya yang berada di Perumahan Kasadaran Indah Blok A-10 Jalan Kesadaran, Pekanbaru. 

Beberapa jamaah bahkan menyebut korban sebagai "anak masjid", sehingga kepergian korban tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarganya, akan tetapi juga dirasakan oleh jamaah masjid dan warga lainnya.

Awalnya, keluarga korban tidak ingin mengangkat persoalan ini, apalagi sampai menunjuk kuasa hukum. Akan tetapi setelah mendapat masukan dari Suroto SH selaku, akhirnya keluarga korban mantap dengan keputusannya, menunjuk TAPAK Riau sebagai kuasa hukum.

"Pihak keluarga ingin musibah yang dialami korban perlu diangkat persoalannya, agar ada evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah. Sehingga kejadian yang sama tidak terjadi di sekolah-sekolah yang lain," terangnya.

"Dan yang perlu jadi catatan, bantuan hukum yang diberikan oleh TAPAK Riau sama sekali tidak dipungut biaya," tegas Suroto lagi.***




Berita Lainnya

  • +

Lagi, 1 Buah Mesin Tower XL Axiata di Mandah Terbakar

Kapolda Riau Irjen Iqbal : Tim Lakukan Investigasi, Pastikan Stok Minyak Pertamina Untuk Masyarakat Aman

Kasus Positif Covid 19 di Inhil Meledak, 33 Orang Dinyatakan Positif Corona

Seorang Bocah di Inhil Diterkam Harimau, Berikut Kronologis Lengkapnya

Tiga Rumah warga di Sencalang Terbakar

Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu Bhabinkamtibmas Polsek Kempas Sambangi Warga Himbau Pemilu Damai

Mafirion Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Kijang

Dinkes Inhil Tekan Angka Stunting Di Inhil

Puskesmas Tembilahan kota, melakukan penyuluhan dan skrining TB) bagi Tim DPUTR

Dinkes Inhil Laksanakan Pertemuan Tenaga Puskesmas dan RSUD

Puskesmas Kuala Enok Melaksanakan Kegiatan Aksi Gizi di Sekolah

Polda Riau Tangani Laporan Perusakan Pos Satgas TNTN, Dirreskrimum Pastikan Proses Hukum Sedang Berjalan, Tidak Ada Pembiaran







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 239 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 532 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 263 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media