INDRAGIRIONE.COM — Barcelona baru memainkan satu laga di liga musim ini, tapi hasilnya langsung bikin greget. Menghadapi tuan rumah Elche pada pekan kedua, skuad asuhan Hanci Flick tampil tanpa ampun dan membawa pulang tiga poin perdana mereka.
Dua Penalti dan Satu Gol Cepat di Babak Pertama
Blaugrana tidak butuh waktu lama untuk membuka pesta gol. Pada menit ke-14, Raphinha sukses menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Memasuki masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+3, giliran Karim Adeyemi yang mencatatkan namanya di papan skor. Dua gol tersebut cukup untuk membuat Barcelona unggul nyaman saat turun minum.
Fermin dan Raphinha Bergantian Mencetak Gol di Babak Kedua
Setelah jeda, tuan rumah mencoba memberi perlawanan, tetapi lini pertahanan Barcelona terlalu solid. Justru Blaugrana yang kembali memperlebar keunggulan lewat aksi Raphinha pada menit ke-67, setelah sempat kesulitan menembus pertahanan Elche di awal babak kedua.
Empat menit berselang, giliran Fermin Lopez ikut memeriahkan pesta gol. Pemain berusia 22 tahun itu mencetak gol keempat pada menit ke-71, lalu melengkapi dwigolnya di menit ke-79. Skor 5-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Raphinha dan Fermin Berbagi Puncak Top Skor Sementara
Brace ini menjadi yang pertama bagi Raphinha dan Fermin di musim ini. Dengan koleksi dua gol masing-masing, keduanya kini memimpin daftar sementara pencetak gol terbanyak La Liga bersama Mariano Diaz dan Roberto Fernandez.
Bagi Barcelona, kemenangan ini terasa spesial karena mereka baru menjalani satu pertandingan di liga. Pada pekan pembuka, jadwal pertandingan Blaugrana sempat ditunda sehingga tim asuhan Flick baru mengumpulkan tiga poin dari satu laga.
Posisi di Klasemen dan Situasi Persaingan
Hasil ini membawa Barcelona bertengger di peringkat keempat dengan koleksi tiga poin. Adapun rival abadi mereka, Real Madrid, juga mengantongi tiga poin dari satu pertandingan dan menempati posisi keenam klasemen sementara.
Bagi Elche, kekalahan telak ini menjadi catatan buruk di awal musim. Mereka harus segera bangkit pada laga-laga berikutnya jika tak ingin terpuruk di zona bawah.