INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya keluar sebagai juara umum Kontes Kapal Indonesia (KKI) ke-13 yang digelar di Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (17/9/2026). ITS Surabaya menciptakan hattrick setelah menjuarai ajang yang sama pada tahun 2024, 2025.
Gelar juara umum diraih ITS berdasarkan akumulasi bobot medali tertinggi yang dikumpulkan dari seluruh subkategori kompetisi yang diikuti.
Penganugerahan pemenang dan sekaligus penutupan KKI ke-13 dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr Ersan Saputra TH pada Kamis malam di Lapangan Tugu Kota Bengkalis.
Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diikuti sebanyak 962 orang mahasiswa yang tergabung dalam 129 tim dari 52 perguruan tinggi se-Indonesia dengan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sebagai tuan rumah. Selaku tuan rumah Polbeng telah mempersiapkan venue di kampus Polbeng dan waduk PDAM Tirta Terubuk.
Kompetisi yang digelar dari 14 sampai 17 September 2026 diikuti 52 perguruan tinggi terdiri dari 7 politeknik, 5 institut, dan 40 universitas, merupakan ajang inovasi teknologi maritim terbesar di Indonesia.
Dalam KKI ke-13 ini, panitia penyelenggara menetapkan dua kategori besar lomba yang dibagi menjadi enam subkategori, yaitu Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), Fuel Engine Remote Control (FERC), Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), serta satu subkategori baru Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot bawah air yang merepresentasikan dimensi bawah laut dari operasi coast guard modern. Untuk sampai ke babak final para peserta sudah melalui babak penyisihan/seleksi berupa proposal dan laporan kemajuan serta video proses perakitan.
Politeknik Negeri Bengkalis satu-satunya peserta yang berhasil masuk final di semua subkategori. Sementara ITS Surabaya juara umum KKI dua tahun berturut-turut (2024 dan 2025) hanya meloloskan lima subkategori.
Berikut 52 perguruan tinggi peserta KKI 2026 beserta jumlah sub kategori yang diikuti: Politeknik Negeri Bengkalis (6), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (5), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (5), Universitas Andalas (5), Universitas Brawijaya (5), Universitas Diponegoro (5), Universitas Indonesia (5), Universitas Negeri Malang (5).
Selanjutnya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (4), Universitas Gadjah Mada (4), Universitas Muhammadiyah Malang (4), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (4), Universitas Negeri Yogyakarta (4), Institut Teknologi Kalimantan (3), Universitas Maritim Raja Ali Haji atau UMRAH (3), Universitas Negeri Semarang (3), Universitas Negeri Surabaya (3), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (3), Universitas Riau (3), dan Universitas Sebelas Maret (3).
Kemudian, Politeknik Negeri Batam (2), Politeknik Negeri Ujung Pandang (2), Universitas Airlangga (2), Universitas Hasanuddin (2), Universitas Jember (2), Universitas Lampung (2), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (2), Universitas Muhammadiyah Surabaya (2), Universitas Multi Data Palembang (2), Universitas Negeri Jakarta (2), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (2), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (2), Universitas Sriwijaya (2), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (2), dan Universitas Telkom (2).
Lalu, Institut Teknologi Bandung (1), Institut Teknologi Nasional Bandung (1), Institut Teknologi Sumatera (1), Politeknik Artificial Intelligence Budi Mulia Dua (1), Politeknik Negeri Banyuwangi (1), Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (1), Universitas Islam Malang (1), Universitas Lambung Mangkurat (1), Universitas Malikussaleh (1), Universitas Muhammadiyah Gresik (1), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (1), Universitas Muhammadiyah Surakarta (1), Universitas Negeri Padang (1), Universitas Sumatera Utara (1), Universitas Tanjungpura (1), Universitas Teknokrat Indonesia (1), dan Universitas Trunojoyo Madura (1). (Rudi)