Pencarian

Pertamina Hulu Energi Akuisisi 10 Persen Hak Partisipasi di 3 Blok Migas Kaltim

Selasa, 13 Oktober 2026 • 06:41:31 WIB
Pertamina Hulu Energi Akuisisi 10 Persen Hak Partisipasi di 3 Blok Migas Kaltim
PHE menandatangani SPA dengan Eni untuk akuisisi 10 persen hak partisipasi di WK North Ganal dan Rapak.

INDRAGIRIONE.COM — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi mengakuisisi Participating Interest (PI) milik Eni di tiga Wilayah Kerja migas strategis Kalimantan Timur, yakni North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan. Lewat transaksi ini, PHE mengantongi 10 persen PI di North Ganal dan Rapak, sekaligus menambah porsi di East Sepinggan dari 15 persen menjadi 25 persen. Langkah tersebut memperkuat posisi Pertamina sebagai National Oil & Gas Company di pusat produksi gas dan pengembangan deepwater yang selama ini jadi incaran investor hulu migas.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, menandatangani Sales and Purchase Agreement (SPA) dengan Eni pada Oktober 2026. Kesepakatan itu mencakup pengalihan hak partisipasi di tiga Wilayah Kerja migas di Kalimantan Timur: North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan.

Melalui akuisisi tersebut, PHE memegang 10 persen PI di WK North Ganal dan Rapak. Di WK East Sepinggan, porsi PHE bertambah dari sebelumnya 15 persen menjadi 25 persen.

Transaksi ini menempatkan Pertamina pada salah satu pusat produksi gas dan pengembangan deepwater terpenting di Indonesia. PHE juga mendapat akses ke portofolio lapangan produksi, proyek pengembangan, serta potensi eksplorasi yang dinilai signifikan.

Dorong Proyek Strategis Nasional Kutei North Hub

Direktur Utama PHE Sunaryanto menyatakan keikutsertaan Pertamina sebagai National Oil & Gas Company dalam aset-aset tersebut dapat berkontribusi langsung mendorong Proyek Kutei North Hub, yang mencakup WK North Ganal dan Rapak. Proyek itu berstatus Proyek Strategis Nasional dan terhubung ke infrastruktur eksisting Pertamina.

Langkah ini juga diharapkan menambah kontribusi produksi sekaligus membuka peluang sinergi dengan aset Pertamina yang telah beroperasi di Kalimantan Timur, termasuk dengan PT Badak NGL.

"Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi PHE untuk terus memperkuat portofolio hulu migas melalui investasi pada aset yang memiliki fundamental kuat, potensi sumber daya yang besar, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara. Kehadiran Pertamina di wilayah kerja ini juga akan semakin memperkuat sinergi pengembangan migas di Kalimantan Timur," ujar Sunaryanto.

Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Caranya lewat peningkatan cadangan dan produksi migas melalui pengembangan portofolio aset yang berkualitas dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Bagi Pertamina, masuknya porsi di North Ganal dan Rapak memperluas pijakan di wilayah yang selama ini didominasi pemain internasional. Tambahan porsi di East Sepinggan memperkuat posisi di lapangan yang sudah berproduksi.

Sinergi dengan PT Badak NGL menjadi kunci. Fasilitas LNG di Bontang itu memungkinkan gas dari wilayah kerja baru diproses dan dijual tanpa membangun infrastruktur dari nol.

Transaksi ini melengkapi rangkaian langkah Pertamina memperbesar porsi di sektor hulu migas dalam beberapa waktu terakhir. Fokusnya jelas: aset dengan fundamental kuat dan potensi jangka panjang, bukan sekadar ekspansi.

Sumber: liputan6.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks