• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Polisi Ingatkan Warga Karimun, Rayakan Final Piala Dunia Tanpa Vandalisme Dan Anarkisme.
Dibaca : 153 Kali
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 342 Kali
Kolaborasi Global Eyeglass Ministry, GBI, Dan Pemkab Karimun, Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Dan Kaca Mata Gratis.
Dibaca : 191 Kali
Hidup Di Bumi Berazam, Waka DPC PBB Karimun Maszan.p.Sianturi, Ajak Masyarakat Ciptakan Iklim Investasi Yang Kondusif
Dibaca : 525 Kali
Atlet Renang Karimun Sabet Empat Medali Di Popda X Kepri 2026.
Dibaca : 428 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Cerita Cinta Segitiga di Balik Kematian Siti Aisyah dan Kekasih Gelap

Indragirione

Senin, 28 Januari 2019 01:06:00 WIB
Cetak

Cinta segitiga berujung maut
Indragirione.com – Cinta segitiga berujung maut terjadi pada Siti Aisyah, Roy Robby, dan Muhlisin David. Ketiganya masih berusia 23 tahun.
Siti Aisyah merupakan istri sah dari Muhlisin David. Pasangan muda ini telah dikaruniai seorang anak yang kini berusia 4,5 tahun.
Sementara Roy Robby merupakan selingkuhan Siti Aisyah. Kisah cinta ketiganya berakhirnya dengan penemuan jenazah Siti aisyah dan Robby di kamar Hotel Garuda, Parteker, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (24/1).

Diketahui, Aisyah adalah warga Kelurahan Kowel, Pamekasan. Ia bekerja di konter Vivo yang terletak di Jalan Parteker. Sedangkan Roy sang kekasih gelap itu merupakan warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur.

Perselingkuhan Aisyah dan Roy sudah lama terjadi. Kisah cinta terlarang itu bahkan pernah diketahui oleh suaminya. Karena ulah istrinya itu, David sempat terbakar emosi dan memukul istrinya.

Akibat pemukulan itu, David diusir oleh orang tua Aisyah. Ia pun pulang ke rumahnya dan pisah ranjang dengan Aisyah.

Selama pisah ranjang, hubungan Aisyah dan sang kekasih gelap itu makin intens. Jalan Robby untuk memiliki sang pujaan hati yang sebetulnya masih berstatus sebagi istri David itu, seakan terbuka lebar.

Namun jelang hari ulang tahunnya yang ke-24, Aisyah menghubungi suaminya, David yang sudah lama tak bertemu dengannya. Ia meminta maaf dan bersedia rujuk kembali.

Keinginan Asiyah untuk rujuk dengan suaminya setelah pisah ranjang selama tiga bulan membuat Robby sakit hati dan terbakar api cemburu.

Robby kemudian mulai menyusun siasat. Ia mengajak Asiyah ngamar di Hotel Garuda pada Kamis (24/1). Di tempat inilah Robby menghabisi nyawa Aisyah. Tak berapa lama kemudian si pelaku memilih gantung diri di kamar mandi.

David, tak menyangka istrinya berpulang dengan cara tragis. David pun tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa meratapi kepergian sang istri yang kini meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya.

Meski selingkuh dengan pria lain, David mengaku masih mencintai Aisyah. Ia belum bisa melupakan kenangan bersama almarhumah. Terlebih, Aisyah telah memberinya seorang anak yang kini berusia 4,5 tahun.

Saat ditemui Radar Madura (JawaPos Grup/pojoksatu.id) di rumahnya, David mengaku tidak percaya secepat ini ditinggal pergi sang istri untuk selama-lamanya.

“Sebelumnya, nomer WA saya diblokir. Tapi, tanggal 16 Januari kemarin, istri saya komunikasi lagi. Bahkan, minta maaf atas kelakuannya dan ngajak rujuk. Saya mau dengan syarat selesaikan dulu masalah sama laki-laki selingkuhannya itu,” kata David.

Dijelaskan, pagi hari sebelum kematiannya, Aisyah sempat berkomunikasi dengan David via layanan video call WA. Dalam obrolan tersebut, keduanya berencana merayakan ulang tahun Aisyah ke-24.

“Saya berniat pulang ke Pamekasan untuk merayakan ulang tahun istri saya. Jam 07.00 hari itu juga (24/1), Aisyah masih sempat video call ke saya dan bilang hati-hati di jalan,” kenangnya.

David menuturkan, persiapan menyambut hari ulang tahun Aisyah dimatangkan. Bahkan dia telah menyiapkan kue ultah untuk sang istri tercinta.

“Semua permintaannya saya kasih. Mulai dari sepatu, helm, kue tart, dan lainnya. Bahkan saya sudah booking tempat di rumah makan Almuna untuk merayakan ulang tahun istri saya,” terangnya.


David juga menceritakan awal pertemuannya dengan sang Aisyah. Kisah cinta mereka berawal dari pertemuannya di tempat kerja.

“Saya kenal Aisyah di konter tempat kita kerja dulu, di Sedandang. Saat itu kita sama-sama karyawan baru. Dari situlah saya menyukai Aisyah. Ternyata, Aisyah adik kelas saya di MTs Kolpajung,” paparnya sambil tersenyum.



David menuturkan, dirinya mengikhlaskan apa yang sudah terjadi. Saat ini, dia hanya ingin fokus merawat sang anak hasil pernikahannya dengan Aisyah. “Istri sudah pergi, saya ikhlas. Sekarang, saya mau fokus merawat anak,” tuturnya.

Kasus Dihentikan

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno menjelaskan, Aisyah diduga dibunuh kekasihnya gelapnya, Roy. Dugaan tersebut merujuk pada bekas jeratan di leher perempuan satu anak itu.

”Menurut dokter, Siti Aisyah meninggal karena kehabisan napas lantaranan lehernya terjerat jilbab,” terang Heri, Minggu (27/1).

Setelah meninggal, Roy yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di toilet, diduga mengiris mengiris kedua pergelangan tangan Aisyah menggunakan pecahan bola lampu.

Karena itu, dugaan Aisyah dan Robi dibunuh pihak ketiga tidak benar. Hal tersebut merujuk pada petunjuk-petunjuk di lokasi. Selain itu, dalam tubuh Robby tidak ada bekas penganiayaan.

”Saat itu kondisi pintu hotel dikunci rapat-rapat. Kalau kedua-duanya disebut bunuh diri juga tidak mungkin,” terang Heri.

Berdasar petunjuk tersebut, kasus ini sementara dihentikan. Namun, bisa dibuka kembali jika ada petunjuk dan bukti baru. ”Pelakunya kan juga sudah meninggal, mau diproses bagaimana lagi,” terangnya.



Mengenai motif, Hari tidak mengetahui secara pasti. Hanya, berdasarkan informasi, pembunuhan itu dipicu asmara. Siti Aisyah dikabarkan akan rujuk dengan suaminya. Itu mungkin yang membuat Roy sakit hati dan nekat menghabisi Aisyah.

”Kemungkinan Roy tidak terima dan sakit hati. Jadi dia nekat melakukan tindakan seperti itu,” terangnya.

(jpg/pojoksatu)




Berita Lainnya

  • +

Kapolres Inhil Pimpin Rapat dalam Penanganan Bencana di Kabupaten Indragiri Hilir

Kasiter Korem 083/Baladhika Jaya Pastikan Pengerjaan TMMD di Jember Sesuai Protap

Cinta Ditolak Janda, Pria Beristri Siram Anak Janda Dengan Air Keras

Status Kasus PT. Gemilang Citra Mandiri Naik, Bakal Ada Tersangka

BPBD Inhil Berjibaku Padamkan Api Karlahut di Desa Sialang

Lampaui Target Nasional, Persentase Cakupan Kepesertaan UHC di Riau Capai 95,27 Persen

Polres Kuansing Ciduk, Dugaan Pelaku Pencabulan Anak Umur 7 Tahun

"Silahkan Buka Toko, Namun Patuhi Protokol Kesehatan"

Menuduh Agama Terancam dalam Pemilu Tidak Bagus

Memeriahkan HUT ke-74, Dinas Kesehatan Mengikuti Gerak Jalan 8 KM

Resep Ayam Kentucky Praktis Sederhana

DPP PKB Kirim 5.000 Paket Sembako Ke DPW PKB Provinsi Riau dan Langsung Didistribusikan ke PKB Kabupaten







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
21 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Siap Dukung Swasembada Pangan
21 Juli 2026
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
21 Juli 2026
Pemkab Inhu Gelar Pembekalan Lomba Video Literasi, Dorong Generasi Jadi Kreator
21 Juli 2026
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
21 Juli 2026
Masyarakat Pelika Rohil Menjerit Harga TBS ditingkat Penampung Mencekik Petani Sawit
21 Juli 2026
Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Senyum di Wajah Pak Kasiman
21 Juli 2026
TMMD 129 Bojonegoro Latih Pemuda Kesongo Mahir Public Speaking dan Mandiri Berwira Usaha
21 Juli 2026
TNI Kedungadem Menyapa Warga, Sosialisasikan Program TMMD 129 Bojonegoro
21 Juli 2026
Awali Pekan Kedua, SST-1 SSK Satgas TMMD 129 Bojonegoro Gelar Apel Pagi
21 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Katerina Susanti Sosialisasikan Peran Posyandu yang Makin Meluas Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat
Dibaca : 268 Kali
Sidang Praperadilan Tersangka Karhutla di PN Bengkalis, Digelar Dua Hari Sampai Subuh
Dibaca : 257 Kali
Dandim 0814/Jombang Sambut Kedatangan Tim Pusterad
Dibaca : 325 Kali
Pelajar Baru di SMPN 2 Mojowarno Dapat Pembekalan dari Babinsa
Dibaca : 208 Kali
Koptu Devy Bantu Giling Jagung Milik Petani Desa Marmoyo
Dibaca : 205 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media