• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 198 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 210 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 164 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Diduga Cemburu, Annisa Mahasiswi Cantik Dibunuh Pacar, Mayatnya Dibonceng Motor Sejauh 65 Km, Dibuang ke Selokan

Indragirione

Kamis, 28 Februari 2019 05:57:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com - Akhir-akhir ini kasus pembunuhan kian marak, dengan berbagai penyebab yang kadang sulit dinalar. Gara-gara dugaan pacar sudah memiliki kekasih lain, seorang mahasiswi dibunuh secara sadis.

Korban adalah Annisa (23) mahasiswi UPN Yogyakarta asal Dusun 1 Desa Dharma Sakti, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, ditemukan tewas di selokan irigasi di Dusun Batu, RT2/RW3 Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Magelang. Jasad ditemukan, pada Sabtu (23/2) lalu.

Identitasnya terkuak kemarin setelah polisi melakukan penyelidikan.

Seorang pria bernama Sandra Saputra (28), yang juga berasal dari Sumsel, ditangkap Polres Magelang karena diduga sebagai tersangka pembunuhan terhadap Annisa.

Sandra seorang ojek online. Keduanya diketahui berpacaran. Pembunuhan dilakukan di kamar kos pelaku di Gowok, Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Kamis (21/2) sore lalu.

"Pelaku ini membunuh korban dengan cara mencekik hingga korban kehabisan napas dan meninggal. Korban dibunuh di kamar kos pelaku sekitar pukul 17.30 WIB."

"Sebelumnya, pelaku dan korban ini berjalan-jalan di Hutan Pinus di Bantul, kemudian pulang ke kos pelaku, di sana lah, korban dihabisi nyawanya," ujar Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

Mayat korban kemudian dibuang di daerah Magelang menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU milik pelaku, pada Jumat (23/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban dibungkus menggunakan selimut, diletakkan di stang motor, dan dibuang di selokan irigasi di Dusun Batu, Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Korban baru ditemukan, pada Sabtu (23/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dilansir Tribun Jogja, tersangka sehari-hari menjadi ojek online. Motif pembunuhan karena sakit hati, korban memiliki pacar lain.

Tersangka sengaja mengambil barang berharga milik korban, berupa laptop, handphone, dan menjualnya ke loakan di Yogyakarta.

Kini Sandra Saputra ditahan di Mapolres Magelang dan kasusnya segera dilimpahkan ke Polres Sleman.

Annisa tercatat sebagai mahasiswi fakultas Teknologi Industri Program Studi Teknik Informatika. Ia kuliah program strata 1.

Mendapat kabar Annisa meninggal, kakeknya, Katno warga Dusun 1 Desa Dharma Sakti, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, langsung berangkat ke Yogyakarta pada Senin (25/2) malam.

Dia mendapat telepon jika cucunya, Annisa (23), ditemukan tewas di sebuah selokan irigasi.

Katno berangkat ke Yogyakarta menggunakan mobil carteran dengan istrinya, Maikem.

Annisa merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara yang saat ini sudah semester akhir di UPN Yogyakarta.
Sejak lahir hingga SMA, Annisa memang tinggal di Musi Rawas.

Ia baru ikut ke Yogyakarta setelah lulus SMA untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan tinggal bersama ibunya.

Terakhir kali Annisa pulang ke Musi Rawas dua tahun silam bersama keluarganya. Saat itu, kakak perempuannya menikah di tempat kakeknya.

"Setelah itu belum pernah pulang lagi karena ibunya itu jualan manisan dan ayah tirinya tukang urut, mereka tinggal di sana," ujarnya.

Sri menuturkan, secara fisik Annisa gadis yang cantik. Sejak kecil ia mengidap penyakit asma yang sering kambuh.

"Anaknya pendiam tetapi kalau sudah kenal ya ramah, ngobrol sering juga keluar main tempat tetangga," katanya.

Sementara, Ayu (17), anak Sri yang kerap berkomunikasi dengan Annisa mengaku, terakhir kali mendapat pesan Whatsappnya pada 20 Februari lalu.

Biasanya jika chatting, Annisa menanyakan kabar kakek dan neneknya. "Kemarin terakhir itu juga pas WA ngobrol soal pacar."

"Katanya pacarnya sekarang itu umurnya lebih muda setahun dari dia, yang lain ngobrol biasa," ungkapnya. (za)




Berita Lainnya

  • +

Pemprov Riau Terima Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2024 dari Kemenhub RI

Hadiri Peringatan Isra Mikraj di Masjid At-Taubah, Pj Sekda Kampar Ajak Umat Jaga Persatuan

Yulisman Imbau Tetap Patuh Prokes dan Genjot Vaksinasi

Cara Jitu Kasat PJR Ditlantas Polda Riau Sukseskan Pemilu 2024 Bersama Club Motor di Pekanbaru

Hasil Panen yang Meningkat Setelah Jalan Jadi

LEMKAPI Anugerahkan Piagam Penghargaan Promoter Reward untuk Polres Kampar

Usai Dilantik Pj Bupati Kampar, 6 Camat Lakukan Serah Terima Jabatan

Misyanto Dibacok Perampok, Luka-luka dan Patah Tulang, Uang Rp 800 Juta Dibawa Kabur, Disini Lokasi Kejadiannya

Tim Gabungan Penanganan Karlahut Sepakat Bersinergitas Cegah Karlahut 2020

Beri Waktu 3 Bulan, Jokowi: Kasus Novel Jangan Sedikit-sedikit ke Saya, Tugas Kapolri Apa?

Sosok Letkol yang Menjadi Kebanggaan Warga Desa Gunung Malang Jember

Bakal Dibuka Menkominfo, Riau Tuan Rumah Kongres Nasional JMSI







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 241 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 535 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 418 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 265 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media