• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 199 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 211 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 166 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 336 Kali

  • Home
  • Riau
  • Pekanbaru

Pengelolaan Sampah di Pekanbaru Lampaui Target Nasional

Wahyu Abdillah

Senin, 02 Agustus 2021 22:21:13 WIB
Cetak
Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT saat meninjau pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar beberapa waktu lalu.

PEKANBARU - Berbicara penanganan masalah sampah, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Hal inilah yang dirasakan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Meski sempat ‘dihantam’ tudingan dan polemik beberapa waktu lalu, DLHK Kota Pekanbaru perlahan tapi pasti mulai ‘menjawabnya’. Bahkan pengelolaan sampah atau pengurangan sampah di Pekanbaru kini sudah melampaui target nasional.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Marzuki. Menurutnya berdasarkan data sistem informasi pengelolaan sampah nasional, pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terbilang baik.

“Kalau kita melihat, secara nasional, Kota Pekanbaru ini sudah melebihi target. Contoh, pengelolaan sampah atau pengurangan sampah, target nasional itu baru 16,12 persen, kita sudah 23,14 persen. Kan sudah diatas itu,” ungkap Marzuki, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, saat ini sampah yang tidak terkelola atau tidak terangkut ke tempat pembuangan sampah di Kota Pekanbaru hanya tinggal sebesar 5,32 persen pada tahun 2020. Angka ini bisa dibilang sangat kecil jika dibandingkan kota lain yang ada di Indonesia. Seperti Kota Medan dengan persentase sampah yang tidak terkelola mencapai 37,10 persen.

“Ini artinya apa, Kota Pekanbaru ini ternyata secara nasional sudah baik pengelolaan sampahnya. Contoh Kota Medan, itu sampah tidak terkelola saja 37,10 persen oleh pemerintah, artinya berserakan dimana-mana. Tetapi kenapa tidak ribut,” ucapnya.

Oleh karena itu, Marzuki menyesalkan adanya tudingan yang menyatakan jika sampah di Kota Pekanbaru itu berserakan dimana-mana. “Padahal kasusnya hanya setumpuk sampah terjadi pada hari itu,” sambung Marzuki.

Dengan polemik tumpukan sampah yang sempat mencuat beberapa waktu lalu, Marzuki memandang ada kompetisi politik yang terjadi. “Jadi ini yang pertama kalau saya melihat, memang ada kompetisi politik, (namun kebenarannya) tidak tahulah saya. Yang kedua, memang dalam hal ini, DLHK itu salah satunya adalah kelemahan sumber dayanya. Optimalisasinya kurang, baik mengenai pengangkutan sampah, maupun tentang pengelolaan sampahnya,” tuturnya.

Marzuki menyebutkan, di Kota Pekanbaru saat ini sebanyak 70 persen pengelolaan sampah perumahan atau pemukiman masyarakat, masih dilakukan secara ilegal. Dari jumlah itu, 40 persen diantaranya pengelolaan sampah dilakukan secara mandiri atau oleh kelompok oknum masyarakat yang membuang ke TPS liar, dan 30 persen lagi pengelolaan sampah di pemukiman masyarakat dibuang ke TPS/Trans Depo.

Sementara 30 persen lagi sampah pemukiman penduduk dikelola secara resmi. Dengan rincian 5 persen sampah pasar atau mall diangkut oleh DLHK bersama mitra kerja dan dibuang ke TPA Muara Fajar. Sedangkan 25 persen lagi sampah yang ada di perumahan atau pemukiman penduduk diangkut dan dibuang ke TPS/Trans Depo, untuk kemudian diangkut DLHK bersama mitra kerja dan dibuang ke TPA Muara Fajar.

Diketahui, DLHK Kota Pekanbaru telah menggandeng PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan PT Samhana Indah (SHI) sebagai mitra kerja dalam pengelolaan sampah ini. Bersama dua perusahaan tersebut, DLHK Kota Pekanbaru melayani pengangkutan sampah yang dibagi dalam 3 zona wilayah.  

Untuk wilayah Zona I yang meliputi Kecamatan Bina Widya, Kecamatan Tuah Madani, Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai, pengelolaan sampah dilakukan oleh PT GTJ, dengan masa kontrak terhitung dari 18 Maret hingga 23 Desember 2021. Untuk memperlancar kinerjanya, perusahaan ini mengerahkan armada diantaranya becak motor 8 unit, pick up 9 unit, dump truck 40 unit, dump truck besar 2 unit, becholoader 1 unit, dan jumlah SDM sebanyak 200 orang. Di zona wilayah ini, potensi pengangkutan sampah ke TPA sebanyak 355,29 ton per hari.

Sementara untuk pelayanan wilayah Zona 2 meliputi Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Lima Puluh, Sail, Pekanbaru Kota, Tenayan Raya, Kulim, Sukajadi, dan Kecamatan Senapelan, dilakukan oleh PT SHI, dengan masa kontrak terhitung dari 18 Maret hingga 23 Desember 2021. Perusahaan ini mempunyai armada becak motor 7 unit, pick up 8 unit, dump truck 34 unit, dump truck besar 2 unit, becholoader 1 unit, dan jumlah SDM sebanyak 150 orang. Potensi pengangkutan sampah ke TPA 314,03 ton per hari.

Sedangkan untuk wilayah pelayanan Zona 3 yakni Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai Barat dan Kecamatan Rumbai Timur, pengelolaan dilakukan swakelola oleh Bidang Pengelolaan Sampah DLHK,  dengan jumlah armada, pick up 4 unit, dump truck 18 unit, dan SDM sebanyak 90 orang.

Dengan telah jelasnya aturan tugas per zona seperti yang telah ditetapkan, seharusnya pengelolaan sampah sudah bisa berjalan dengan baik dan lancar. Namun sekarang ini, tambah Marzuki, persoalan yang tinggal hanyalah masalah pengangkutan sampah ilegal.

“Mereka mengangkut mengganggu sistem kami. Tapi kami sudah arahkan ke camat, dan juga vendor, PT GTJ (Godang Tua Jaya) dan PT SHI (Samhana Indah), tolong dijaga TPS itu, tolong disisir lagi, sehingga mereka mengangkut dari jam 8 pagi sampai jam 12 malam,” jelas Marzuki.

Bahkan untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, Marzuki menyebut telah mengekspos kepada media nomor kontak pribadinya dengan tujuan menyikapi pengaduan masyarakat terkait tumpukan sampah. “Kalau ada pengaduan masyarakat kepada kami, itu akan kami langsung eksen. Saya sudah ekspos nomor WA saya. Sampai hari ini tidak ada yang menyampaikan (pengaduan),” paparnya.

Dengan semakin baiknya pengelolaan, Marzuki yakin Kota Pekanbaru kedepan bisa ‘bebas’ dari sampah yang menumpuk. Namun demikian, perlu komitmen dan kepedulian yang tinggi dari berbagai pihak untuk mewujudkannya. Menangani persoalan sampah, menurutnya, memerlukan kerjasama semua elemen. Tak hanya pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat.

“Diperlukan kerja sama semua pihak melalui kesadaran bersama tentang menjaga lingkungan yang bersih, yaitu tidak hanya memperhatikan dan mempertahankan kebersihan rumah, toko, kantor masing-masing, tapi juga lingkungan umum dengan tidak membuang sampah di TPS liar, tepi jalan, ataupun semak-semak,” pungkasnya. (adv)




Berita Lainnya

  • +

Pekuburan Ini Malah Berubah Jadi Ladang Jagung, Siapa yang Tanam

Syamsuddin Uti Tinjau Pembangunan Puskesmas Sungai Raya

Pembangunan Jl. Kartini Dalam Proses Lelang, Masyarakat diminta Bersabar

Suami dan Samiyem, Kartini yang ikut Terjun di Lokasi TMMD

23 Prajurit dan ASN Korem Bhaskara Jaya Naik Pangkat

Kapolsek Pulau Burung Menyuapi kue ULTA TNI kepada Danramil 11/Pulau Burung

Jokowi Berikan Bonus Rp 200 Juta ke Pemain Timnas U-22

Penutupan Skala Besar Diberlakukan Lagi Jika Terjadi Penambahan Kasus Positif

UPT Puskesmas Tembilahan Hulu Mengadakan Kelas Ibu Hamil Didampingi Kasi Kesga dan Gizi Dinkes Inhil

Peringati Hari Koperasi, Ini Kata Sekda Rohil

4 Tahun Bekerjasama, Jokowi dan Jusuf Kalla Tak Pernah Bicarakan Soal Ini...

Rahasia Sunnah Nabi, Jangan Pejamkan Mata Saat Sujud Salat







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 243 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 535 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 420 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 265 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media