• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 205 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 216 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 171 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 225 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 340 Kali

  • Home
  • Sosbud

Tuan Imam Besar Syekh Khalil bin Abdul Samad Ulama dan Mujahidin di Khairiah Mandah

Indragirione.com

Ahad, 29 Agustus 2021 19:49:49 WIB
Cetak

INHIL,- Dijuluki sebagai “Tuan Imam Besar”. Nama lengkap Tuan Imam Besar adalah Syekh Khalil bin Abdul Samad bin Abdul Rahim bin Abdul Lathif bin Ismail bin Abdul Rauf. Beliau lahir di Kampung Pulau seberang kota Rengat sekitar tahun 1895. Menurut sumber lain, ia dilahirkan di Nagari sebuah desa di Khairiah Mandah pada 24 Jumadil Awal 1313 H/ 1896 M.

Pada usia 8 tahun atau sekitar tahun 1903 ia dibawa oleh orangtuanya untuk naik haji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Di Mekah ia menetap di al-Qararah sebuah daerah yang berdekatan dengan lingkungan Masjidil Haram. Ia bermukim di tempat ini selama kurang lebih 17 tahun, selama itulah lamanya waktu yang dihabiskan oleh Syekh Khalil bin Abdul Samad untuk belajar ilmu Agama kepada ulama Mekah maupun kepada ulama-ulama Nusantara yang berkiprah di Mekah.

Pernah mengajar di Madrasah al-Sagoff al-Arabiyah sebuah institusi pendidikan Islam tertua di Singapura yang didirikan oleh Sayid Mohamad bin Ahmad al-Sagoff pada tahun 1912. Setelah dua tahun di Singapura ini, barulah ia kembali ke kampung halamannya di Khairiah Mandah. 

Di Khairiah Mandah ia mengajarkan pengetahuan tentang Tauhid (ilmu Aqidah), Tajwid (ilmu tata cara baca al-Qur’an), termasuk juga ilmu Falak (ilmu Astronomi).

Karena keahliannya di bidang Falak ini, maka ia kerap diundang oleh pemerintah untuk dimintai pendapat berkenaan penentuan hilal awal ramadhan dan awal idul fitri.

Ia juga menjadi Imam, Khatib, dan Kadi  di Masjid Jami’ Khairiah Mandah. Selain itu, beliau juga terlibat aktif sebagai pemimpin laskar Jihad fi Sabilillah melawan kolonial Belanda di wilayah keamiran Mandah. 

Syekh Khalil bin Abdul Samad meninggalkan beberapa karya tulis, di antaranya yang paling terkenal adalah kitab Khatm al-Qur’an, sebuah buku tuntunan teknis tradisi khataman al-Qur’an.

Karya ini selesai ditulis pada pada tanggal 19 Dzulhijjah 1339 H/ 23 Agustus 1921 M. Karya ini kemudian dicetak di Singapura pada tanggal 26 Safar 1340 H/ 28 Oktober 1921 M setelah mendapat pengakuan para ulama, karya ini diterbitkan oleh H. Abdurrahman bin H. Abdul Aziz di 39 Basrah, Sekretariat Singapura. Karya ini sampai saat ini terus menjadi panduan dan pedoman praktis oleh masyarakat.

Selain kitab Khatm al-Qur’an, Syekh Khalil bin Abdul Samad juga meninggalkan manuskrip ijazah. Sebuah manuskrip menjelaskan tentang amalan wirid-wirid lengkap dengan silsilahnya.

Al-Haji Khalid bin al-Marhum al-Haji Abdul Samad Mandah Khairiah Hadzi al-thariqah al-ilahiyah al-rabbaniyah al-nuraniyah al-hamidiyah al-qadiriyah al-naqsyabandiyah al-samaniyah min syaikhi wawashilati ila Allah ta’ala Abu Bakar Tambusai, an al-Syekh Muhammad Hasan al-Saman, an walidah al-Syekh Abu Hasan, an al-Syekh Ahmad Takruri, an Hadi Abu al-Hasan al-Saman, an al-Syakh Husaib, an al-Syekh Ahmad Thayyib, an Ghauts al-Arifbillah Sayyid al-Syekh Muhammad Samman, an al-Syekh Musthafa al-Bakri, an al-Syekh Muhammad al-Thahir, an al-Syekh Ahmad Aqil, an al-Syekh Muhammad Shadiq, an al-Syekh, an al-Syekh Mujammad Qasim, an al-Syekh ‘Aid al-Fattah, an al-Syekh Gharibullah al-Muqrib, an al-Syekh al-Hadadi, an al-Syekh al-Hakari, an al-Syekh Sulthan al-Awliya Sayyidi Abdul Qadir al-Jailani qaddasallahu sirrahu, an al-Syekh Muhammad al-Qadi, an al-Syekh Abu al-Farj al-Thaursusi, an al-Syekh al-Hafi, an al-Syekh Abu Bakar al-Sabali, an al-Syekh al-Mutha’anah Abu al-Qasim al-Junaid al-Baghdadi, an al-Syekh Sari al-Saqathi, an al-Syekh Mashruf al-Karahi, an al-Syekh Daud al-Tha’i, an al-Syekh Habib al-‘Ajmi, an al-Syekh al-Hasan al-Bashri, an al-Imam Ali Karamallah wajhah wa radhiyallah anhu, an al-Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, an Jibril ‘Alaihi al-Salam, an Rabb al-Izzah Jalla Tsana’uhu wala Ilaha Ghairuhu hadza al-Aurad al-Asas yaqra’u ba’da al-shalah…

Melalui jalur silsilah keilmuan tersebut, diperoleh beberapa kesimpulan:

Pertama, Syekh Khalil bin Abdul Samad merupakan penganut tarekat, terbukti dengan nisbah yang disebutkannya, paling tidak tiga tarekat populer: tarekat Qadariyah, Naqsyabandiyah, dan Sammaniyah.

Kedua, diketahui bahwa salah satu guru Syekh Khalil adalah Syekh Abu Bakar al-Tambusai (w. 1359 H/ 1940 M), seorang ulama Nusantara yang berkiprah di Mekah.

Ketiga, ini merupakan sanad pengamalan wirid-wirid penting yang dibaca setelah selesai shalat. Keempat, diperoleh informasi bahwa sanad ini melalui nama besar Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Syekh Hasan al-Basri, Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sampai kepada Rasulullah.

Dalam sebuah karya yang berisi ijazah-ijazah sanad keilmuan berjudul Ni’mat al-Mulk al-Wahhab karya al-Haji Abdullah bin Hasan al-Jawi al-Belawi al-Makki seorang pengajar di Masjidil Haram menyebutkan nama Syekh Khalil dengan sebutan “Hadhrat al-Fadhil al-Syekh Haji Khalil bin Haji Abdul Samad”. Sebuah julukan kehormatan yang disematkan kepada seorang ulama yang memang mempuni secara keilmuan.

Tuan Imam Besar Khairiah Mandah Syekh Khalil bin Abdul Samad wafat pada hari Selasa pukul 03.30, tanggal 17 Ramadhan 1379 H atau bersamaan dengan 15 Maret 1960 M.

Jenazahnya dimakamkan di Nagari, Khairiah Mandah. Makamnya saat ini menjadi tempat tujuan ziarah dan wisata religi di wilayah kecamatan Mandah indragiri hilir.

Referensi:

Abdul Muthalib, Foto Saya Bersama Ahli Waris Syekh Khalil bin Abdus Shamad Mandah, www.facebook.com, upload 9 Februari 2020.
Abdul Muthalib, Tokoh Agama Islam Mandah Indragiri, www.facebook.com, upload 25 Juli 2019.
Academics TV, Ziarah ke Makam Syekh Khalil bin Abdul Samad: Imam Besar Khairiah Mandah, www.youtube.com, Upload 23 Juli 2019.
Muslim Inhil, Biografi Singkat Haji Khali Abdussamad Ulama Melayu Inhil Riau yang Terlupakan, www.facebook.com, upload 20 September 2018.
Uspianto, Ulama dan Laskar Fisabilillah Haji Khalil Abdussamad, Pengarang Kitab Khatam Alquran, www.goriau.com, 14 Juni 2016.
Penulis: Arivaie Rahman, S.Ud. M.A (Akademisi dan Peneliti Tafsir Nusantara). 




Berita Lainnya

  • +

PT PLN UIP Sumbagteng UPPJ Jambi Bagikan 100 Paket Sembako di Sungai Beringin

160 Kepsek SD, 39 Kepsek SMP Negeri dan 8 Pengawas Sekolah se-Inhil Dilantik

Polsek KSKP Tembilahan Beri Tongkat dan Sembako untuk Bapak Matjam

Rohil Juara Umum MTQ ke-XL Tingkat Provinsi Riau, Inhil Peringkat 9

Dandim 0314/Inhil, Kapolres dan PAO Sinergi Organisasi Pemuda Tanah Merah Gelar Khitan Massal

Kapolres Indragiri Hilir Bagikan Makanan kepada Tahanan dalam Program Jumat Berkah

BSM Rengat Salurkan Dana Bangun Masjid Talang Mamak Melaui Dompet Dhuafa

Kukerta Mahasiswa Unri di Sungai Piring Salurkan Bantuan untuk Bapak Hanafi

Aksi Peduli Enok, Beberapa Organisasi Mahasiswa Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Bencana Longsor

Polres Inhil Serahkan Bantuan ke Keluarga Korban Laka Laut

Dompet Dhuafa Riau Wujudkan Mimpi Anak-Anak Suku Talang Mamak untuk Sekolah

Kapolres Inhil Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Amat







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 549 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 425 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 269 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 450 Kali
Polsek Tempuling Turun ke Lahan, Jagung Desa Teluk Jira Jadi Simbol Semangat Swasembada Pangan
Dibaca : 361 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media