• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 219 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 173 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 227 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 345 Kali

  • Home
  • Advertorial
  • Pekanbaru

Dua Periode Kepemimpinannya, Firdaus-Ayat Klaim Sukses Wujudkan Pekanbaru Smart City Madani, Ini Indikatornya!

Indragirione

Senin, 28 Maret 2022 12:34:48 WIB
Cetak

INDRAGIRIONE.COM, PEKANBARU - Pada tahun 2022 ini, genap 10 tahun sudah pasangan Dr H Firdaus ST MT dan H Ayat Cahyadi SSi memimpin Kota Pekanbaru. Dalam 2 periode kepemimpinannya tersebut, Firdaus-Ayat mengklaim telah sukses mewujudkan visi dan misi mereka dalam membangun ibukota Provinsi Riau ini. Sejumlah indikator menjadi bukti capaian yang diraih keduanya selama memimpin Pekanbaru.  

Firdaus menyampaikan hal itu dalam konferensi pers yang digelar di Aula Gedung Utama Kantor Walikota Pekanbaru, Tenayan Raya, Jumat (25/3/2022) lalu. Kepada awak media, Walikota Pekanbaru ini memaparkan semua langkah dan upaya yang telah dilakukannya bersama H Ayat Cahyadi dalam membangun Pekanbaru, sesuai visi dan misinya.

Walikota menceritakan, periode pertama kepemimpinannya dalam kurun 2012-2017 menjadi landasan untuk mewujudkan cita-citanya membangun Pekanbaru. Menurutnya, sejak diamanahkan memimpin kota yang lahir dari sebuah bandar bernama Dusun Senapelan ini, Firdaus-Ayat menetapkan visi pertama yakni, Pekanbaru Metropolitan Madani.

“Inilah visi pertama kami saat pertama kali dipercaya memimpin Kota Pekanbaru. Visi ini diilhami oleh semangat luhur yang terkandung dalam syair lagu Indonesia Raya, bangunlah badannya, bangunlah jiwanya. Dimana metropolitan adalah wujud fisik kota yang ingin dicapai, sedangkan madani adalah jiwa kota, yaitu masyarakat berkualitas, unggul, mandiri, tangguh dan berdaya saing. Alhamdulillah, saat ini semua telah tercapai dengan indikator pesatnya pembangunan di Pekanbaru pada periode pertama” ucap Firdaus.

Dikatakannya, pertumbuhan penduduk menjadi bukti telah pesatnya pembangunan yang terjadi. Dulu, pada tahun 2012, jumlah penduduk Pekanbaru hanya kurang lebih 800 ribu jiwa, namun saat ini telah berkembang menjadi 1,2 juta jiwa.

Tingginya pertumbuhan penduduk ini tentu dibarengi dengan bertambahnya akses pembangunan, seperti jalan serta pelayanan publik tercapai dengan baik. Sementara di bidang keagamaan dilakukan pembinaan masjid paripurna, dan perhatian terhadap insentif guru MDTA juga terlaksana dengan baik.

Tak hanya itu, pada periode ini, pasangan Firdaus-Ayat juga berhasil mengantarkan Pekanbaru menjadi salah satu kota terkemuka di Indonesia. Pekanbaru bukan saja berkembang dalam batas administrasinya menjadi sebuah kota metropolitan, tapi juga mempengaruhi kawasan di sekitarnya tumbuh menjadi kawasan perkotaan yang disebut Metropolitan Pekansikawan, yaitu kawasan yang meliputi wilayah Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan.

Keberhasilan Firdaus-Ayat dalam membangun Kota Pekanbaru pada periode pertama, membuat pasangan ini kembali dipercaya masyarakat memimpin pada periode kedua. Gerak pembangunan yang telah dimulai tersebut kembali dilanjutkan pasangan Firdaus-Ayat saat memimpin dalam rentang 2017-2022. Pada masa ini duet Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru ini ‘menajamkan’ arah pembangunan mereka sejalan dengan perkembangan zaman, dengan mengusung visi mewujudkan Pekanbaru Smartcity Madani.

“Visi ini melanjutkan visi sebelumnya, yaitu Metropolitan Madani. Visi kota metropolitan dilanjutkan dengan smartcity atau Kota Cerdas. Sedangkan visi Madani tetap, karena visi ini dinilai masih relevan dan harus berkelanjutan, butuh waktu yang lebih panjang untuk mewujudkan masyarakat madani,” tutur Wako Firdaus.

Uniknya, konsep Smartcity yang dikembangkan Firdaus-Ayat, memiliki filosofi yang berbeda dengan konsep yang hari ini berkembang di dunia dan di Indonesia secara umum.

Menurut Firdaus, visi tersebut terinspirasi dari para pendiri bangsa yang dinilainya adalah orang-orang visioner berfikir melewati zamannya. Dimana ketika merumuskan visi NKRI dalam pembukaan UUD 1945, yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, mereka juga merumuskan cara mewujudkannya, yaitu dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, atau menjadi bangsa cerdas dengan istilah Smart Nation.

Jalita Hingga Digitalisasi

Visi mewujudkan Pekanbaru Smartcity Madani ini juga diklaim sukses dijalankan. Banyak indikator dari keberhasilan ini yang terlihat, apalagi ketika berbicara kebutuhan dasar masyarakat. Pembangunan Jalita atau jalan, listrik, air, transportasi dan telekomunikasi, bisa diukur bersama.

Di bidang pembangunan jalan misalnya, dimana telah banyak pembangunan jalan yang sudah tercapai di Pekanbaru, baik pembukaan jalan baru, peningkatan jalan, bahkan sudah dibangun jalan outer ring road. Begitu juga dalam manajemen penyediaan air bersih yang turut berjalan dengan baik di Kota Pekanbaru melalui skema KPBU SPAM.

“Sementara untuk listrik, kalau dulu kita sering mengalami mati listrik bergilir di Pekanbaru. Sejak dibangun pembangkit listrik PLTU/PLTG. Maka kita sudah jarang mengalami mati listrik bergilir seperti dulunya,” ujarnya.  

Hal yang sama juga terlihat pada sisi transportasi. Firdaus mengatakan bahwa berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan disebutkan bahwa pengelolaan sistem pengelolaan transportasi di kota Pekanbaru adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. “Dahulu sebelum tahun 2012, jumlah armada Trans Metro Pekanbaru hanya berjumlah 20 unit, sekarang berjumlah 100 unit lebih dan telah ada koridor menjangkau wilayah Pekansikawan,” terangnya.

Begitu juga dari pembangunan telekomunikasi. Sampai hari ini, sistem telekomunikasi di Pekanbaru sudah menyeluruh atau universal. Tidak adanya blackspot atau kosong jaringan menandakan bahwa pelayanan bidang telekomunikasi sudah terlaksana dengan baik.

Indikator lainnya terlihat pada sektor pendidikan. Saat ini sudah berdiri ratusan fasilitas pendidikan atau gedung sekolah di Kota Pekanbaru. Baik yang dibangun pemerintah, swasta, baik tingkat SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi selama 10 tahun terakhir.

Perhatian kepada guru MDTA juga meningkat. Bahkan menurut catatan Kementerian Agama, Pekanbaru adalah kota yang menaruh perhatian tinggi terhadap insentif guru MDTA.

Hal ini sejalan pula dengan pembangunan dalam kehidupan beragama. Dimana Firdaus-Ayat juga sudah membina 100 rumah ibadah masjid paripurna yang imamnya atau manajemennya diberi gaji berasal dari APBD Kota Pekanbaru.

Sektor lainnya yang memperlihatkan pembangunan yang pesat adalah di bidang kesehatan. Dimana sudah banyak berdirinya sarana kesehatan di Pekanbaru seperti rumah sakit dan klinik-klinik. Salah satunya adalah kehadiran RS Madani. RS Madani menjadi rumah sakit rujukan milik Pemerintah Kota Pekanbaru yang sebelumnya belum pernah ada.

“Disamping itu 28 puskesmas ditingkatkan layanannya dari Puskesmas Rawat Jalan menjadi puskesmas rawat inap serta ada puskesmas wisata. Juga berdirinya klinik-klinik oleh pelaku usaha dan rumah sakit,” ulas Firdaus.

Berdasarkan data yang ada, di masa kepemimpinan Firdaus-Ayat, pembangunan jalan, jembatan dan flyover berjalan pesat. Disamping itu, investasi pun banyak masuk ke Kota Pekanbaru. Ketika orang berbicara itu bukan Firdaus-Ayat atau dana APBD yang membangun, Wako Firdaus membenarkannya.

“Betul, karena pemerintah menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah hanya 10 persen untuk membangun kota. Namun, yang paling berperan membangun kota ini adalah pelaku usaha dan investor,” jelasnya.

Tapi tak bisa dinafikkan bahwa pelaku usaha itu hanya akan datang untuk berinvestasi ke daerah yang berpotensi besar dengan kepemimpinan yang sejuk, aman, dengan daerah nyaman. Dan ini semua dapat dihadirkan oleh Kota Pekanbaru. Kepemimpinan Firdaus-Ayat dipandang sangat aman, nyaman oleh investor. Disamping Firdaus-Ayat juga sering dan aktif melakukan lobi-lobi berbagai pihak, baik di tingkat nasional hingga ke tingkat Asia.

Keberadaan Kawasan Industri Tenayan (KIT) menjadi salah satu bukti yang cukup fenomenal. Untuk diketahui, KIT saat ini sedang dibangun sebagai salah satu proyek strategis nasional. Proyek ini diproyeksikan akan mendatangkan investor nasional dan internasional, yang akan menampung 150.000 tenaga kerja di Pekanbaru.

Sesuai dengan visinya menjadi Kota Pintar atau Smartcity, gerak pembangunan yang dilakukan di Kota Pekanbaru ini pastinya mengikuti perkembangan zaman. Konsep digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan dalam mewujudkan pembangunan Kota Pekanbaru.

Pelayanan dengan konsep digitalisasi ini telah diterapkan Pemerintah Kota Pekanbaru di masa kepemimpinan Firdaus-Ayat. Salah satunya dapat dilihat dari pengelolaan perparkiran yang kini sudah dikelola dengan pola BLUD. Dimana sistem pembayarannya kini sudah dengan sistem uang elektronik atau e-money. Sehingga tak ada lagi alasan untuk tidak bisa bayar parkir. Dan ini juga bisa meminimalisir kebocoran anggaran perparkiran di Pekanbaru.

Selain itu, sejumlah layanan digital lainnya juga telah hadir untuk masyarakat Pekanbaru. Mulai dari pengurusan surat-surat terkait kependudukan dan pencatatan sipil yang dapat dilakukan secara online, lalu perpustakaan digital hingga layanan pajak digital. Semua itu sudah bisa diakses dengan mudah dan sangat smart. “Sebab itulah salah satu indikator Smart City Madani,” pungkas Firdaus. (Adv)




Berita Lainnya

  • +

UPTD PPA DP2KBP3A Inhil Akan Sambangi Anak Dibawah Umur Jadi Korban Pemerkosaan

H.Syamsuddin Uti : Mari Bersama Lawan Virus Corona

Ana Warga Tembilahan Olah Martabak Nangka, Laris Manis

Bupati Inhil Harapkan Kualitas Pendidikan Semakin Maju, Berkualitas dan Berintelektual Tinggi

Bupati Inhil HM Wardan Ikuti peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke XXV secara Virtual

Target Swasembada Pangan, Pelalawan Perkuat Kawasan Pertanian Kuala Kampar

Miliki Nilai Ekonomis Tinggi, Pemuda di Tempuling Buat Gula Merah dari Nira Kelapa

Perkembangan Stunting di Kecamatan Pelangiran

Langgar Perda Kawasan Tanpa Rokok, Reklame Rokok Ditertibkan Satpol PP Inhil

Kelapa sebagai Bentuk Kearifan Lokal dan Wisata Bernilai Ekonomi di Kabupaten Inhil

Dinkes inhil Gelar Pemutakhiran Data Untuk Kenerja Yang Optimal

Bupati Rohil Afrizal Sintong S.IP Serahkan Bantuan kepada Masyarakat Pekerja Kayu yang Kehilangan Mata Pencaharian







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Putusan PHI, Hakim Minta Perusahaan Bayar Hak Karyawan Rp 191 Juta
20 Mei 2026
Serda Bambang Komsos dengan Warga Desa Sawiji
20 Mei 2026
Serma Iwan Bersama Warga Gotong-Royong Bangun RTLH di Desa Tembelang
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Plandaan Kawal Pendistribusian Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar
20 Mei 2026
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil Mojowarno Bekali Wasbang
20 Mei 2026
Koramil Kabuh Bersama Warga Lakukan Gotong-Royong Pembangunan Rumah di Wilayah Teritorial
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Jombang Dampingi Penyaluran 600 Paket Sembako untuk Warga Kelurahan Kaliwungu
20 Mei 2026
Polisi Sahabat Petani, Polsek Sungai Batang Pantau dan Edukasi Tanaman Budidaya Masyarakat
20 Mei 2026
Warga Apresiasi Kinerja Satgas TMMD dalam Pemasangan Paving di Desa Brabe.
20 Mei 2026
Tim Wasev Sterad Tinjau Pembangunan Tangki Septik Individual TMMD Ke-128 di Desa Brabe
20 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar
Dibaca : 213 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 556 Kali
Pengerjaan Pavingisasi di Dusun Klagin Menuju 500 Meter
Dibaca : 204 Kali
Pembangunan Tembok Penahan Tanah Titik Akhir Hampir Rampung
Dibaca : 206 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 433 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media