• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 196 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 333 Kali

  • Home
  • Opini

Awas Perompak Filsafat, Siapa Itu?!

Indragirione

Kamis, 16 Mei 2024 20:04:05 WIB
Cetak
Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.

Manusia sebagai makhluk diidentifikasi dengan ciri berpikir sekaligus merupakan karunia yang patut disyukuri. Hidup dengan berpikir, baik dengan proses dalam menjalaninya juga memanfaatkan produk pemikiran yang telah ada sebagai warisan generasi sebelumnya. Tidak jarang, hal tersebut menghasilkan suatu tantangan untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan atau berkembang dengannya.

Tantangan adalah pada kemampuan menghargai serta melestarikan apa yang menjadi warisan para pendahulu, pada saat yang sama terdapat tuntutan untuk terus berkembang seiring berbagai perubahan dan berbagai kondisi yang disebut tantangan tersebut.

Kembali kepada pembahasan tentang pemikiran, dalam sejarah kehidupan manusia, secara sifatnya yang mendasar disebut Filsafat. Disiplin keilmuan modern mengklasifikasikannya dengan Ilmu Filsafat. Berbagai produk pemikiran tokoh atau yang disebut Filsuf dibahas dalam diskursus Ilmu Filsafat.

Termasuk di antaranya cara berpikir seperti logika dibahas sedemikian rupa dalam pendekatan ilmiah, selain sebagai perkenalan, hal ini dimaksudkan untuk merangsang agar mampu atau setidaknya memahami cara berpikir secara filosofis.
Lumrahnya kajian dalam berbagai disiplin keilmuan, terdapat banyak pandangan di sana dibahas secara teratur dan sistematis. Kondisi tertentu bahkan menuntut untuk berpikir serius. Maka menjadi sulit ketika pembahasan akan tema-tema tersebut secara terpisah-pisah dan sulit dipahami alurnya, baik secara pemikiran, tokoh sampai sejarahnya.


Filsafat, atau setidaknya dalam pengertian ilmiah, adalah diantara wadah yang tersedia untuk berbagai pemikiran berkembang. Tidak sebagai otoritas suci sepatutnya dihargai dan dijunjung tinggi, Filsafat membuka ruang untuk manusia-manusia berkembang dengan pemikirannya.
Tidak juga senantiasa lurus ("straight") dalam arti tanpa ada pertentangan, namun dinamika perbedaan pandangan serta berbagai pertentangan yang sejatinya juga terjadi internal pemikiran dan para tokohnya, seperti kritik seorang Filsuf terhadap Filsuf sebelumnya yang kemudian melahirkan pemikiran baru. Nyatanya Filsafat senantiasa eksistensi sepanjang peradaban manusia.


Sikap terhadap Filsafat
Seiring dengan itu, terdapat banyak pandangan yang menentang bahkan secara jelas menentang Filsafat sebagai produk pemikiran manusia secara serta-merta dan menyeluruh lantaran dianggap kontroversial bahkan menyimpang tanpa terkecuali sehingga harus dimusnahkan.

Sayangnya, Filsafat seringkali dirivalkan dengan agama. Tidak oleh agama secara tegas, semisal Nabi Ibrahim yang mengatakan Matahari, Bulan adalah Tuhan dalam rangka memberi pemahaman sebagai suatu kesesatan atau penyesetan, namun meski diakui juga ternyata, dalam dunia ini, agama tidak jarang dijadikan kendaraan untuk eksis oleh suatu golongan dengan menyangsikan secara an sich apa yang dianggap menyimpang.


Masih terkait contoh di atas, kisah Nabi Ibrahim 'Alaihis-salaam yang disebut al-Kholil, tidak menjadikan sesiapa untuk menentangnya sebagai kebenaran yang tertuang dalam kitab suci, setidaknya oleh para generasi penerus, namun senantiasa diagungkan sebagai satu di antara suri teladan terbaik dalam kitab-kitab yang juga diagungkan.


Namun apakah persoalan sesederhana itu? Artinya suatu pemikiran yang disusun sedemikian rupa oleh orang yang juga "terpilih", tidak dalam arti politik atau otoritas (jabatan) khas dunia lainnya dapat dibenarkan dengan memberangusnya secara begitu saja. Terkecuali Kitab Suci yang di dalamnya terdapat kisah perjuangan Nabi yang dikenal sebagai kekasih Allah tersebut, Filsafat senantiasa nahas bahkan dinafikan perannya dalam membangun kehidupan manusia seperti pemusnahan karya-karyanya.


Nah, sekarang ternyata jejak itu perlahan diikuti oleh sebagian kalangan di zaman ini. Meski tidak dalam arti langkah politik, namun berbagai usaha sejenis mulai terasa geraknya dengan mempreteli pemimiran-pimikiran Filsafat atau yang dinisbatkan terhadapnya. Jika dalam perkembangannya Filsafat di antaranya dijadikan sebagai alat pembela agama, uniknya zaman langkah tersebut kini justru dianggap sebagai pembela agama dengan mengesampingkan atau menyangsikan Filsafat.


Meski sejatinya corak ini dapat dihadapi secara terbuka dengan memproduksinya sebagai bagian dari pembacaan manusia, baik terhadap kehidupan, Filsafat dan agama oleh kalangan tertentu, sebagaimana yang dilakukan penulis saat ini, penulis juga menyadari bahwa sikap pembelaan terhadap Filsafat perlu juga diwaspadai. Layaknya sebuah baju, yang menjadikan Filsafat sebagai pakaiannya kenyataannya dapat juga menjerumuskan Filsafat itu sendiri. Baju Filsafatnya rusak, menjadikannya seolah Filsafatnya juga rusak. Ini ada di tengah-tengah masyarakat kita saat ini




Berita Lainnya

  • +

Milenial Penentu Kualitas Demokrasi dan Pembangunan

Pada Akhirnya Semua Akan Urbanisasi ke Kota

Lawan Corona dengan Taubah dan Taharah

Setiap Saat Polsek Kateman Sosialisasi Pemilu Damai

Menimbang Ulang Penanggulangan Kejahatan Pornografi: Perbandingan Perspektif Hukum Pidana Islam dan Hukum Pidana Adat

Menakar Kelayakan Pinjaman Daerah Rp200 Miliar Kabupaten Indragiri Hilir kepada PT SMI

Manajemen Pendidikan di Era New Normal (Kerjasama Orang Tua dan Pendidik)

Ucapan Selamat kepada Aslan Wiguna Terpilih sebagai Ketum KK Inhil

Kades se-Inhil Studi Banding ke Lombok, HMI : Dinilai Tidak Tepat

Meningkatkan Kemampuan Pedagogik Guru

Filsafat Hukum Islam Dan Ushul Fiqh Sebuah Interpretasi Terhadap Ayat Ayat Allah

Inhil Tidak Akan Maju Jika Suara Masih Bisa Dibeli







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026
Koramil Jombang dan Warga Gotong-Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Dandim Jombang Sambut Kedatangan Bhikkhu Indonesia Walk for Peace 2026
19 Mei 2026
Dandim 0814/Jombang dan Ketua Persit Kodim Jombang Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 227 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 526 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 262 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 438 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media