• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
"Anak-Anak Rindu" Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.
Dibaca : 180 Kali
" Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak - Anak Rindu" 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang."
Dibaca : 164 Kali
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 217 Kali
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 169 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 205 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Ayu Safitri Meninggal Tidak Wajar, Warga Tempuling Itu diduga dibunuh

Indragirione

Jumat, 01 Februari 2019 02:10:00 WIB
Cetak

Foto : proses Evakuasi
Indragirione.com - Satu demi satu fakta dibalik tewasnya wanita bernama Ayu Safitri (19) mulai terkuak. Wanita yang awalnya ditemukan tanpa identitas telungkup di area perkebunan sawit di Jalan Padat Karya, Gg Rahmat, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, pada Rabu (30/01/19) pukul 00.15 WIB dinihari lalu itupun ternyata baru 1 bulan menetap di Pekanbaru dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Rumbai Pesisir, Kompol Ardinal Efendi. Dia menjelaskan, saat mendapat tawaran kerja di Pekanbaru, diwaktu yang hampir bersamaan, korban juga menerima panggilan kerja di kampung halamannya. Saat itu, korban pun berniat pulang ke kampungnya dan sempat menginap satu malam di rumah saudaranya yang ada di Pekanbaru.


“Dia (Ayu Safitri) ini baru 1 bulan lebih di Pekanbaru bekerja. Bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tapi karena ada juga panggilan kerja di kampung, korban memutuskan ingin pulang ke kampungnya dan pergi ke rumah saudaranya untuk menginap semalam (sehari sebelum ditemukan tewas). Rencananya, besok siangnya baru mau berangkat, tapi paginya dia dijemput sama orang yayasan yang menyalurkan tenaga kerja untuk korban. Akhirnya korban tidak jadi pulang kampung,” ujarnya panjang lebar kepada riauterkini.com, Kamis (31/01/19).

Setelah berada di yayasan penyalur tenaga kerja tersebut, sambung Kapolsek, korban ternyata tak merasa betah dan tetap bersikukuh ingin pulang ke kampung halamannya. Korban bahkan sempat berkomunikasi kepada saudaranya jika tak merasa betah berada di yayasan itu. Namun seolah menjadi pertanda, sejak tak betah berada di yayasan itulah, korban dijemput lalu pergi lagi dengan seseorang dan akhirnya komunikasi korban pun mulai terputus dengan pihak keluarganya sampai akhirnya ditemukan tewas di area perkebunan sawit di Okura.

“Ternyata korban ini nggak betah di yayasan itu. Sempat ngasih tahu ke saudaranya sambil main handphone, dia bilang ke saudaranya, ‘kak saya nggak cocok di sini, biarlah saya di kampung saja karena panggilan (kerja) juga ada’. Dia berada di yayasan itu cuma 2 jam, setelah itu komunikasi terputus karena ada lagi yang jemput dia di yayasan. Penyelidikan inilah yang masih kita dalami,” tuturnya.

Terkait peristiwa kematian korban, Ardinal menyebutkan jika pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 5 saksi. Tiga orang saksi di TKP, kemudian saksi dari pihak yayasan penyalur tenaga kerja untuk korban dan saudara korban yang merupakan kakak yang bersangkutan.

Sebelumnya, setelah sehari menjadi Mrs X pasca ditemukan tewas telungkup di kebun sawit di area perkebunan sawit di Jalan Padat Karya, Gg Rahmat, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, pada Rabu (30/01/19) pukul 00.15 WIB dinihari lalu, jasad mayat berjenis kelamin wanita itupun akhirnya teridentifikasi melalui hasil otopsi di RS Bhayangkara Polda Riau.

Menurut Kasubbid Yanmen Dokpol RS Polda Riau, Kompol Supriyanto, berdasarkan hasil otopsi tim medis yang dilakukan sejak kemarin, jenazah wanita bernasib malang tersebut diketahui bernama Ayu Safitri, berusia 19 tahun. Setelah proses otopsi selesai dilakukan, jenazah korban pun langsung dijemput pihak keluarga, Kamis (31/01/19) siang.

Dari hasil pemeriksaan otopsi terhadap korban, diketahui pula bahwa penyebab korban tewas bukanlah karena kecelakaan ataupun karena suatu penyakit. Diduga korban tewas akibat suatu tindak pidana. Hal itu diperkuat dengan fakta pemeriksaan adanya memar dan luka lecet di leher dan bibir korban.***

Sumber: riauterkini.com




Berita Lainnya

  • +

Mesin Dompeng Perkuat olen Trabat Jalan TMMD

Satgas TMMD Bersama Bea Cukai Kabupaten Pasuruan Berikan Sosialisasi

Dipimpin Bupati, Pejabat Inhil Hadiri Open House Di Kediaman Gubenur Riau

Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Bertemu Pj Bupati, Bahas Rencana Pelayanan Paspor di Kampar

Tokoh Masyarakat Tokoh Pemuda Kecamatan Enok ucapkan HUT Bhayangkara ke 73

Wabup SU Ingatkan Puskesmas Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat

Perduli Korban Kebakaran, Marlis Syarif Berikan 300 Nasi Bungkus

Pj Bupati Kampar Buka Musrenbang Kabupaten Kampar Tahun 2023

Polda Riau Tes Kesehatan Ribuan Casis Polri

Bupati Bengkalis Terima Penghargaan atas Program Masjid Ramah Pemudik

Dilantik Pj Bupati, Hambali Resmi Jabat Sekda Kampar

Mahasiswa STIT Al-kifayah Riau Dapat Bantuan Sosial Pendidikan dari Pemprov Riau







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Aipda Taufik Akbar Koordinasi bersama Masyarakat Terkait Pendataan Lahan Ketahanan Pangan
04 Juli 2026
Sertu Shofi Bantu Warga Desa Banjardowo Bangun Rumah
04 Juli 2026
Serka Yulianto Bantu Evakuasi Penemuan Mayat
04 Juli 2026
Sertu Krisna Gelar Karya Bakti di Lokasi Koperasi Merah Putih
04 Juli 2026
Sertu Hery Sutikno Ciptakan Keakraban
04 Juli 2026
Serda Sumanto Sambang Rumah Warga
04 Juli 2026
Serda Hendra Perkuat Kemanunggalan dengan Warga
04 Juli 2026
Dandim Letkol Kav Dicky Raih Penghargaan Kabar Terdepan Award
04 Juli 2026
"Anak-Anak Rindu" Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.
04 Juli 2026
" Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak - Anak Rindu" 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang."
04 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Bea Cukai Bengkalis Tindak 652 Unit iPhone dari Kapal Cepat MV Oceanna 5
Dibaca : 219 Kali
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 217 Kali
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung, Dukung Swasembada Pangan di Kecamatan Mandah
Dibaca : 227 Kali
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK untuk Benahi Instansi
Dibaca : 470 Kali
Dituntut 12 Tahun, Hakim Vonis 6 Tahun, Marthalius: Kami Banding!
Dibaca : 223 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media