• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 198 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 210 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 165 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Kuli Bangunan Perkosa Anak-anak Pulang Ngaji

Indragirione

Ahad, 29 September 2019 00:32:00 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Aksi bejat yang dilakoni Edy Nirwansyah, 52, sejak tahun 2016 akhirnya terungkap.


Pelaku pencabulan terhadap sembilan bocah itu berhasil ditangkap sekitar pukul 18.00 Wita, Rabu (25/9) lalu.

Selama tiga tahun, kuli bangunan tersebut mengaku telah memangsa sembilan anak perempuan yang berusia antara 7 hingga 10 tahun.

Aksi bejatnya akhirnya terbongkar, setelah salah satu orang tua korban, melihat pelaku tengah membonceng korbannya menggunakan sepeda motor di kawasan Sambaliung, sekitar pukul 20.00 Wita, Sabtu (21/9) lalu.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro, yang dikonfirmasi pada Kamis (26/9) menuturkan, orang tua korban melaporkan pelaku ke polisi, Sabtu (21/9) lalu.

Awalnya, Rengga menuturkan, orang tua korban memang mencari keberadaan korban. Sebab, korban yang pergi mengaji sejak petang, tak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 20.00 Wita.

Orang tua korban pun menghubungi keluarganya yang lain, menanyakan keberadaan korban. Namun, tak satupun keluarga dan kerabat yang mengetahui keberadaan korban.

Akhirnya, orang tua korban memutuskan untuk mencarinya menggunakan sepeda motor. Saat melakukan pencarian di luar itulah, orang tua korban melihat korban dibonceng pelaku menggunakan sepeda motor.

Melihat anaknya dibonceng orang tak dikenal, orang tua korban lantas mengejar dan menabrak motor pelaku, untuk menghentikannya.



Namun, saat hendak ditangkap, pelaku berhasil kabur menggunakan sepeda motor. Walau berhasil menemukan anaknya, orang tua korban tetap melaporkan pelaku ke kantor polisi.

Polisi yang mendapatkan gambaran ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang ditunggangi pelaku, berhasil melacak rumah pelaku.

“Kami melakukan pengintaian di rumah pelaku, namun pelaku tidak pulang-pulang. Sejak Sabtu, baru hari Rabu kami melihat pelaku pulang ke rumahnya. Langsung kami amankan,” jelas Rengga.

Pelaku langsung digiring ke Mapolres Berau untuk menjalani pemeriksaan. Saat diperiksa, pelaku mengaku telah melakukan aksinya sejak 2016 lalu.

Pelaku mengaku, begitu berahinya naik, maka langsung melakukan perburuan anak-anak yang berada di luar rumah. Kebanyakan, pelaku memang mengincar anak-anak perempuan yang pulang mengaji sendirian.

“Pelaku tidak saling kenal dengan korban. Ia memang berkeliling naik motor. Begitu melihat ada calon korban, langsung dibujuk dan diberi uang antara Rp 20 hingga Rp 50 ribu supaya mau ikut dengan pelaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolsek Gunung Tabur tersebut menuturkan, ketika melakukan aksinya, pelaku mengaku hanya menggesek-gesekkan ‘kejantanannya’ pada kemaluan korban. Namun, pelaku juga mengakui mengoleskan handbody di kemaluan korban.



“Selesai melampiaskan nafsu bejatnya. Kemudian pelaku mengantar korbannya pulang,” ucap Rengga kepada Berau Post.

Pelaku memang sudah hafal di mana saja bangunan kosong di beberapa wilayah, yang jarang dikunjungi orang.

Bangunan-bangunan kosong tersebut yang dijadikan tempat untuk ‘menggagahi’ mangsanya.

“Kami masih dalami, apakah ada kemungkinan korban lain. Untuk tahun 2019 ini, pelaku mengaku ada 3 orang yang menjadi korbannya,” tambahnya.

Edy yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diancam dengan pasal 81 ayat (1) atau (2) dan pasal 82 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Ancamannya (penjara) di atas 10 tahun,” ungkapnya. Sementara itu, pelaku yang telah mengenakan baju oranye dengan tangan terborgol, mengaku khilaf selama melakukan aksinya. Padahal aksi bejatnya sudah dilakukan sejak 2016, atau 3 tahun silam.

Pelaku juga mengaku, tidak memiliki masalah dengan istrinya. Begitu juga istrinya, juga tidak mengalami masalah. Masih bisa memberikannya kepuasan batin saat berhubungan intim.



Hanya berahinya yang sulit dikendalikannya. Yang terkadang naik secara tiba-tiba. Sehingga dirinya nekat untuk mencari mangsa, guna memuaskannya. “Setelah main, saya kasih uang, terus saya bilang (kepada korban), jangan kasih tahu siapa-siapa,” ujarnya tertunduk.

Pelaku mengaku sangat malu terhadap anak dan istrinya. Ia juga menyesali perbuatannya, karena terlalu mengikut hawa nafsunya hingga lupa pada anak dan istrinya. “Lokasinya berbeda-beda. 4 kali di Limunjan, 2 kali di Gunung Tabur, dan 3 kali di kawasan Sambaliung,” tutupnya

sumber : pojoksatu/jpnn)




Berita Lainnya

  • +

Dinkes Luncurkan Program Durasi Penting bagi Calon Pengantin dan Majalah Online

WhatsApp Batasi Pesan Forward, Rudiantara: Meminimalisir Penyebaran Hoaks

Bawa Narkoba, Dua Oknum TNI AD Ditangkap Dibandara Soetta

Kejari Tahan Ledi Oktora Tersangka Korupsi Pengadaan Alat Peraga Ipa Di Disdik Kuansing Tahun Anggaran 2018

Pemkab Kampar Fokus Penurunan Stunting, Kemiskinan Ekstrem dengan Gerakan Masyarakat Peduli Tetangga

Bawaslu Tertibkan APK di Lapangan Gajah Mada dan Taman Berikut Jumlahnya

Legislator Mu'amar, Minta Evaluasi Izin PKS dan Supermarket

Tahun Ke - 4 PKB Inhil Berbagi Nasi Kotak dan Takjil di Bulan Ramadhan Kepala Masyarakat

LBDH Inhil Gelar Rapat Bulanan Bahas Tentang Penyusun Program Kerja 2020

Pj Gubri Hadiri Upacara Penutupan TMMD ke-121 Tahun 2024 di Kampar

Kemanunggalan Tni Rakyat Tercermin Saat TMMD 106

Pengguna Jalan Turut Berpartisipasi Wujudkan Kamseltibcarlantas serta Patuhi Protokol Kesehatan







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 241 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 535 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 418 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 265 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media