• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 198 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 210 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 164 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Rivana Usgianti: Mengundang Hujan Dengan Istighfar, Menyikapi Viral Gerakan Seember Air Garam Untuk Memancing Hujan

Indragirione

Sabtu, 14 September 2019 03:18:00 WIB
Cetak

Indragirione.com,- Mampukah seember air garam mengundang hujan? Kelebat pertanyaan ini tentu terdengar lucu. Tetapi jangan salahkan ide-ide aneh yang bermunculan di tengah kepungan kabut asap yang menyelubungi atmosfer Riau akhir-akhir ini. Ide-ide aneh itu bisa saja lahir dari berkurangnya kadar oksigen di otak pencetusnya akibat terlalu lama menghirup asap. Ide itu bisa juga muncul akibat lelahnya menanti penanganan dari mereka yang seharusnya bertanggung jawab. Cukuplah istighfar menjadi penandanya.

Mari meluruskan yang terlipat agar benderang pemahaman kita. Hujan adalah rahmat Allah. Hadir karena kehendak Allah. Maka kepadanya semestinya kita meminta meski tak salah jika kita berusaha mengajinya dalam ragam pengetahuan, sebab jauh sebelum pengetahuan itu tiba, telah difirmankan-Nya dalam Al-Quran tentang bagaimana hujan tercipta.

''Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira.'' (Q.S. Ar-Ruum : 48)

Mari mengaji kebenaran yang semestinya. Hujan adalah rahmat Allah yang terorganisir. Tak melulu datang tanpa sebab. Dialah yang memilih bagian mana yang mendapat rahmat-Nya. Jelas tersebut dalam firmannya tiga tahap hujan tercipta, dari angin yang digerakkannya, lalu awan yang menggummpal mengumpulkan titik air dan jatuhlah rahmatnya dalam titik-tik air dari celah-celah awan.

Selaras dengan firman-Nya, dalam pengetahuan manusia, hujan adalah bagian dari system hidrologi. Bermula dari evaporasi atau penguapan air laut, sungai, dan cekungan-cekungan yang mengandung air di muka bumi ini. Tak hanya permukaan muka bumi, penguapan juga terjadi pada tubuh makhluk hidup baik tumbuhan, hewan dan manusia melalui proses transpirasi.  Penguapan itu membuat air yang berbentuk cair berubah menjadi gas atau uap air. Di ketinggian tertentu terjadilah kondensasi ketika uap-uap air berubah menjadi embun yang diakibatkan oleh suhu di sekitar uap air lebih rendah daripada titik embun air. Suhu udara yang semakin tinggi membuat titik-titik dari embun semakin banyak dan memadat lalu membentuk menjadi awan.

Perbedaan tekanan udara di langit menyebabkan pergerakan udara atau angin. Angin menggerakan awan yang membawa butir-butir air menuju tempat dengan suhu yang lebih rendah. Awan-awan yang terkumpul bergabung menjadi awan besar berwarna kelabu dalam proses koalensi. Dalam ketebalan tertentu, barulah terjadi hujan.

Maka cukupkah seember air garam untuk mengundang hujan? Tentu tidak. Sebab hujan tak melulu soal evaporasi, transpirasi, kondensasi atau koalensi. Hujan juga memerlukan pola angin yang mengarahkan awan bergerak ke suatu tempat. Dan hanya Allahlah yang sejatinya berkehendak mengarahkan kemana angin berhembus, sebab dalam kajian yang luas ada banyak jenis dan pola angin dengan penyebabnya yang beragam pula.

Maka, cukupkah seember air garam untuk mengundang hujan? Tentu tidak. Bukankah lebih baik memperbanyak istighfar agar Allah berkenan mengabulkan doa. Mengukuhkan istighfar dengan kesungguhan menjaga bumi dari tindakan merusaknya, seperti membakar hutan demi korporasi. Hingga pada akhirnya Allah berkenan menggiring angin yang mengarak awan hujan sampai turun rahmat-Nya, seiring luruhnya butiran air hujan dan menyibak kabut asap yang menyesakkan dada. (Fs)




Berita Lainnya

  • +

Wakil Bupati Inhil Hadiri Pengesahan Ranperda Perubahan Tahun 2019

Ada Hak Orang Lain pada Harta Kita

Sukses Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Kodim 0314/Inhil Gelar Apel Siaga Gabungan Bersama Polres dan Satpol PP

Terungkap, Massa Abal-abal Pendukung RUU KPK, Kasak-kusuk Nyari Identitas Kampus

Tanding Bola Saat Hujan, Saiful Tewas Disambar Petir, Tubuhnya Berasap

Seminar Pembangunan Bersama Mahasiswa, Ini Pesan Sekdaprov Riau SF Hariyanto

Yusril Beberkan Bukti Rizieq Ragukan Keislaman Prabowo

Asap Semakin Pekat, Kadinkes Himbau Dinas Pendidikan Liburkan Anak Sekolah

Bupati Inhil Sampaikan Pidato Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018

H.Syamsudin Uti (SU), melakukan kunjungan ke PT. Guntung Idaman Nusa (GIN)

Milad Inhil Ke - 54 Dimeriahkan Dengan Berbagai Lomba Tradisional

Teknik Sipil Unisi Gelar Seminar Haki dan Industri 4.0







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 241 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 535 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 264 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media