• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 197 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 209 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 334 Kali

  • Home
  • Fokus Inhil

Bulu Harimau yang Melekat pada Korban di Pelangiran Jadi Petunjuk Penangkapan Pelaku Penerkaman

Redaksi

Kamis, 07 Mei 2020 13:14:29 WIB
Cetak

Indragirione.com,- Jatuhnya korban konflik antara manusia dengan hewan buas harimau yang terjadi di Pelangiran, dari itu tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau berusaha menangkap pelaku penerkaman hingga adanya korban.

Setidaknya sudah 6 orang di Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang menjadi korban akibat konflik manusia dan harimau yang terjadi sejak tahun 2016 hingga sekarang.

Dari total korban yang jatuh tersebut, tim BBKSDA Provinsi Riau berhasil mendapatkan bulu harimau yang melekat pada dua korban terakhir sebagai sampel untuk menangkap pelaku penerkaman.

"Ya, di dua korban terakhir kami berhasil mendapatkan bulu harimau yang merupakan pelaku penerkaman, itu menjadi sampel kami untuk menentukan pelaku penerkaman yang selama ini terjadi di Pelangiran," sebut Kepala Bidang Wilayah 1 BBKSDA Riau, Hansen.

Dari hasil usaha tim terpadu yang memasang camera trap dan box trap, seekor Harimau berhasil ditangkap dan di evakuasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR HSD) Sumbar.

"Harimau yang berhasil dievakuasi ini kami duga kuat merupakan pelaku pemangsa masyarakat sekitar. Harimau ini sudah berkonflik dengan manusia, dan itu bukan terjadi satu atau dua kali," sebut Hansen.

Ketika nantinya sampel bulu yang telah didapatkan dari korban cocok dengan dengan DNA harimau yang tertangkap, Harimau tersebut dikatakan Hansen tidak akan dilepas ke alam liar.

"Jika cocok kedua DNA tersebut tidak akan dilepas kembali ke alam karena sudah melakukan kesalahan (memangsa), terlalu beresiko. Untuk itu, Pemerintah melalui Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan, menaungi Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam yang akan mengambil kebijakan terhadap Harimau Sumatera tersebut," pungkasnya.

Hansen juga memaparkan cara untuk mengidentifikasi harimau dari bentuk fisiknya, seperti belang.

"Untuk diketahui setiap harimau memiliki belang yang berbeda," tambahnya.




Berita Lainnya

  • +

Komisi III DPRD Inhil dan PLN Buat Empat Poin Kesepakatan

Bersinergi, Kadin dan Kapolsek Tembilahan Hulu Bersama YVB dan JMSI Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran

Kontak dengan Pasien Covid-19, UPT Puskesmas Sungai Salak Tutup Sementara

Kaban Kesbangpol Inhil Hadiri Rakor dan Bimtek FKDM Se Riau

Debat Kandidat Paslon Gubernur Riau, Wahid-Hariyanto: Politik Uang Haram, dan UAS Tak Perbolehkan

Lapas Tembilahan Hadiri Penguatan Tupoksi Petugas Pemasyarakatan secara Virtual

Wabup H.Syamsuddin Uti Hadiri Peringatan Isra'Mi'raj 1443 H di Mesjid Nurul Hidayah

Yasinan Akbar Muslimat NU di Sungai Luar

Kapolsek Gas Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Restorative Justice, Kejari Inhil Hentikan Penuntutan Perkara Penganiayaan

Polres Inhil tingkatkan Keamanan Pilkada 2024, Satgas Preventif Gencar Laksanakan Patroli

Resemikan Pelaksanaan Sholat 5 Waktu, Ini Pesan Bupati Inhil







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Gagal Tunjukkan Dokumen, PT Agrinas Tuding Kades Lubuk Besar Bela Cukong: Itu Pengalihan Isu!
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 239 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 532 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 263 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 446 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media