• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
"Anak-Anak Rindu" Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.
Dibaca : 167 Kali
" Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak - Anak Rindu" 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang."
Dibaca : 154 Kali
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 212 Kali
Polres Karimun Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Serta Amankan Dua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu.
Dibaca : 168 Kali
Upacara Peringatan HARGANAS Ke 33, Kajari Karimun Usung Tema", Ayah Wajib Hadir ".
Dibaca : 204 Kali

  • Home
  • Fokus Inhil

Massa 500 Orang Siap Kepung Kantor Bupati Inhil, Ada Apa?

Indragirione.com

Senin, 03 Oktober 2022 08:51:36 WIB
Cetak
Ketua Pemuda Kuala Sebatu dan Kades Pasir Emas

INHIL,- Masyarakat Desa Kuala Sebatu dan Pasir Emas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil mengancam akan turun ke Ibukota kabupaten, untuk mengepung Kantor Bupati, jika masalah limpahan air yang diduga berasal dari perusahaan bernama PT. SAGM, tidak diselesaikan.

Diketahui, bukan hanya masyarakat di Desa Kuala Sebatu yang terancam pertaniannya mati akibat limpahan air yang menyebabkan banjir di lahan warga, namun masyarakat Desa Pasir Emas pun merasakan hal demikian.

Permasalahan tersebut dijelaskan Kepala Desa Pasir Emas, Abdurrahman. Ia menyebut, di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir sering gagal panen, disebabkan oleh limpahan air yang diduga dari PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM), sehingga menggenangi lahan pertanian warganya.

"Dalam beberapa tahun ini semenjak pembuangan limpahan air dari perusahaan, hasil pertanian warga kami tidak pernah stabil, karena tidak tepat perhitungan  banjir dan musim kering tiba," jelasnya, Senin (3/10/2022).

Abdurrahman menjelaskan, terkadang bila tiba musim panen lahan akan kebanjiran, tapi kadang tiba musim tanam, air dalam keadaan kering.

"Penyakit perusahaan, jika musim kering ditutup karena sawit perusahaan tetap butuh air, tapi begitu perusahaan kelebihan air mereka buka palang sehingga melimpah ke tempat masyarakat. Kalau kita yang kelebihan air macam mana kita bisa membuangnya," tukasnya.

Harapan Abdulrahman, jika perusahaan tetap mengalirkan air ke lahan mereka, maka pihak perusahaan harus berkomitmen melakukan perawatan setiap tahun.

"Perawatannya harus sampai tuntas harus sampai ke muara, muaranya kan ke Pekan Kamis dan pintasan Pulau Palas, dan sungai itu panjang, kalau mau dekat bisa saja membuangnya di Tempuling yang lebih alternatif," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Kuala Sebatu, Hasanuddin yang sudah lebih dahulu bersuara, menyebutkan permasalahan banjir memang sudah menjadi keluhan utama bagi masyarakat, karena sudah berkaitan dengan persoalan penghasilan dan perekonomian masyarakat. 

Dengan bertambahnya kekuatan baru dari Desa Pasir Emas, membuktikan bahwa suara dari bawah betul-betul murni dari jeritan hati petani yang ingin makmur bercocok tanam seperti tahun 1990-an. 

"Dahulu Kuala Sebatu dan Pasir Emas adalah penghasil padi terbesar di Inhil, sekarang sudah jauh menurun dan bahkan bisa terancam menjadi lahan mati. Tentunya kami sebagai masyarakat tempatan tidak mau seperti itu, dan saya yakin pemerintah juga tidak mau jika tidak ada petani bercocok tanam, jadi mohon stabilkan kembali keadaan kami seperti tahun 1990an banjir yang ada hanya musiman, bukan dadakan dan mengendap seperti sekarang," tukasnya. 

"Pasir Emas bergabung menyuarakan permasalahan ini bersama kami karena posisi yang sama. Jadi ini betul-betul suara hati masyarakat yang terdzolimi," ungkapnya. 

Terakhir, Hasanuddin mengingatkan perusahaan dan pemerintah daerah untuk serius dalam menangani permasalahan ini, karena jika tidak ada respon sama sekali Ia tidak bisa lagi membendung animo masyarakat. 

"Rencananya mau minta hearing dulu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), jika tidak ada hasilnya, maka saya tidak bisa lagi membendung keinginan massa yang ingin berunjuk rasa," paparnya.

Ia memperkirakan sebanyak 500 massa dari desa Kuala Sebatu dan Pasir Emas sudah siap turun untuk mengepung kantor Bupati Inhil.

"Rata-rata yang turun ini adalah masyarakat yang terdampak. Jadi kami minta tolong kepada Pemerintah dan Perusahaan untuk menghadirkan orang-orang yang memiliki kapasitas dalam mengambil keputusan saat hearing nanti," imbuhnya.




Berita Lainnya

  • +

Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir Terpilih, Herman dan Yuliantini, Ikuti Gladi Pelantikan di Jakarta

Masyarakat Air Bagi Titipkan Harapan Pembangunan Jembatan kepada Fermadani

Total 17 Kios Terbakar di Keritang, Kapolsek Bantu Pemadaman

Wabup Inhil Sambut WNI yang Pulang Haji dengan Sepeda

Marak Jual Beli Takjil, Tim Juang PUTR Inhil Imbau Pedagang Tak Buang Sampah ke Dalam Drainase

Tanamkan Nilai Religius Sejak Dini, Sebanyak 140 Siswa RA dan MDTA Fathurrahman Ikuti Manasik Haji

Kadis Kesehatan Inhil Fokus Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Disdagtrin Inhil: Tidak Ada Intruksi Penutupan Pasar Terkait Covid-19

Kemenag Inhil Berbagi Sembako pada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kampung Baru

PLN Rayon Tembilahan: Tidak Ada Kesengajaan dalam Padamnya Listrik

Kadis LHK Inhil Tinjau Kepatuhan PT.RSPI dalam Menjaga Lingkungan Hidup

Hari Pahlawan 2025, Bupati Inhil Pimpin Upacara Ziarah Nasional di TMP Yudha Bhakti







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Aipda Taufik Akbar Koordinasi bersama Masyarakat Terkait Pendataan Lahan Ketahanan Pangan
04 Juli 2026
Sertu Shofi Bantu Warga Desa Banjardowo Bangun Rumah
04 Juli 2026
Serka Yulianto Bantu Evakuasi Penemuan Mayat
04 Juli 2026
Sertu Krisna Gelar Karya Bakti di Lokasi Koperasi Merah Putih
04 Juli 2026
Sertu Hery Sutikno Ciptakan Keakraban
04 Juli 2026
Serda Sumanto Sambang Rumah Warga
04 Juli 2026
Serda Hendra Perkuat Kemanunggalan dengan Warga
04 Juli 2026
Dandim Letkol Kav Dicky Raih Penghargaan Kabar Terdepan Award
04 Juli 2026
"Anak-Anak Rindu" Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.
04 Juli 2026
" Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak - Anak Rindu" 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang."
04 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Bea Cukai Bengkalis Tindak 652 Unit iPhone dari Kapal Cepat MV Oceanna 5
Dibaca : 203 Kali
Popda X Kepri Di Karimun Resmi Dibuka, Gubenur Ansar Sebut, Jadi Ajang Cetak Atlet Pelajar Berprestasi.
Dibaca : 212 Kali
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Koordinasi Pendataan Lahan Jagung, Dukung Swasembada Pangan di Kecamatan Mandah
Dibaca : 223 Kali
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK untuk Benahi Instansi
Dibaca : 464 Kali
Dituntut 12 Tahun, Hakim Vonis 6 Tahun, Marthalius: Kami Banding!
Dibaca : 221 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media