• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 206 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 216 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 172 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 227 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 341 Kali

  • Home
  • Fokus Inhil

Massa 500 Orang Siap Kepung Kantor Bupati Inhil, Ada Apa?

Indragirione.com

Senin, 03 Oktober 2022 08:51:36 WIB
Cetak
Ketua Pemuda Kuala Sebatu dan Kades Pasir Emas

INHIL,- Masyarakat Desa Kuala Sebatu dan Pasir Emas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil mengancam akan turun ke Ibukota kabupaten, untuk mengepung Kantor Bupati, jika masalah limpahan air yang diduga berasal dari perusahaan bernama PT. SAGM, tidak diselesaikan.

Diketahui, bukan hanya masyarakat di Desa Kuala Sebatu yang terancam pertaniannya mati akibat limpahan air yang menyebabkan banjir di lahan warga, namun masyarakat Desa Pasir Emas pun merasakan hal demikian.

Permasalahan tersebut dijelaskan Kepala Desa Pasir Emas, Abdurrahman. Ia menyebut, di wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir sering gagal panen, disebabkan oleh limpahan air yang diduga dari PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM), sehingga menggenangi lahan pertanian warganya.

"Dalam beberapa tahun ini semenjak pembuangan limpahan air dari perusahaan, hasil pertanian warga kami tidak pernah stabil, karena tidak tepat perhitungan  banjir dan musim kering tiba," jelasnya, Senin (3/10/2022).

Abdurrahman menjelaskan, terkadang bila tiba musim panen lahan akan kebanjiran, tapi kadang tiba musim tanam, air dalam keadaan kering.

"Penyakit perusahaan, jika musim kering ditutup karena sawit perusahaan tetap butuh air, tapi begitu perusahaan kelebihan air mereka buka palang sehingga melimpah ke tempat masyarakat. Kalau kita yang kelebihan air macam mana kita bisa membuangnya," tukasnya.

Harapan Abdulrahman, jika perusahaan tetap mengalirkan air ke lahan mereka, maka pihak perusahaan harus berkomitmen melakukan perawatan setiap tahun.

"Perawatannya harus sampai tuntas harus sampai ke muara, muaranya kan ke Pekan Kamis dan pintasan Pulau Palas, dan sungai itu panjang, kalau mau dekat bisa saja membuangnya di Tempuling yang lebih alternatif," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Kuala Sebatu, Hasanuddin yang sudah lebih dahulu bersuara, menyebutkan permasalahan banjir memang sudah menjadi keluhan utama bagi masyarakat, karena sudah berkaitan dengan persoalan penghasilan dan perekonomian masyarakat. 

Dengan bertambahnya kekuatan baru dari Desa Pasir Emas, membuktikan bahwa suara dari bawah betul-betul murni dari jeritan hati petani yang ingin makmur bercocok tanam seperti tahun 1990-an. 

"Dahulu Kuala Sebatu dan Pasir Emas adalah penghasil padi terbesar di Inhil, sekarang sudah jauh menurun dan bahkan bisa terancam menjadi lahan mati. Tentunya kami sebagai masyarakat tempatan tidak mau seperti itu, dan saya yakin pemerintah juga tidak mau jika tidak ada petani bercocok tanam, jadi mohon stabilkan kembali keadaan kami seperti tahun 1990an banjir yang ada hanya musiman, bukan dadakan dan mengendap seperti sekarang," tukasnya. 

"Pasir Emas bergabung menyuarakan permasalahan ini bersama kami karena posisi yang sama. Jadi ini betul-betul suara hati masyarakat yang terdzolimi," ungkapnya. 

Terakhir, Hasanuddin mengingatkan perusahaan dan pemerintah daerah untuk serius dalam menangani permasalahan ini, karena jika tidak ada respon sama sekali Ia tidak bisa lagi membendung animo masyarakat. 

"Rencananya mau minta hearing dulu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), jika tidak ada hasilnya, maka saya tidak bisa lagi membendung keinginan massa yang ingin berunjuk rasa," paparnya.

Ia memperkirakan sebanyak 500 massa dari desa Kuala Sebatu dan Pasir Emas sudah siap turun untuk mengepung kantor Bupati Inhil.

"Rata-rata yang turun ini adalah masyarakat yang terdampak. Jadi kami minta tolong kepada Pemerintah dan Perusahaan untuk menghadirkan orang-orang yang memiliki kapasitas dalam mengambil keputusan saat hearing nanti," imbuhnya.




Berita Lainnya

  • +

676 KPM di Kecamatan Batang Tuaka Terima BST Tahap Tiga

Danramil Apresiasi PT RSUP atas Respon Cepat Tangani Karhutla Pulau Burung

BPOM Inhil Himbauan Masyarakat Agar Lebih Teliti Dalam Berbelanja

Jabatan Kasat Lantas Polres Inhil Berganti

BPBD Inhil Terjunkan Tim untuk Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas

Beri Pembinaan, Yulizal Harap Perpustakaan Al-Umair SMPN 2 Tembilahan Jadi Wadah Tingkatkan Wawasan dan Ilmu Pengetahuan

Bupati Inhil Buka MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten

Bersama Pengusaha Malaysia, Pj.Bupati Herman Paparkan Potensi Perkebunan Yang dimiliki Inhil

Pengadilan Agama Tembilahan Lounching Pelayanan Online E- Sapat

Alhamdulillah, Yayasan Bhakti Lansia Dapat Dana Zakat Tetap dari Baznas Inhil

LBDH Inhil Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Parit Surau

Sepanjang Ramadhan, MIN 3 Inhil Rutin Adakan Santapan Rohani bagi Para Siswa/i Menjelang Belajar







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Bhabinkamtibmas Desa Sungai Teritip Cek Pertumbuhan Jagung, Hasil Tumbuh Merata
20 Mei 2026
Dukung ketahanan pangan, Polsek Kateman Pantau Lahan Pertanian Warga di Kelurahan Tagaraja
20 Mei 2026
Muhaimin: Tindakan Kekerasan yang Dilakukan Oknum dengan Membawa Nama Pesantren Tidak Dapat Dibenarkan
20 Mei 2026
BUMDes Mianggul Gemilang Lakukan Pemupukan Tahap Kedua Jagung 1 Hektare Dukung Ketahanan Pangan Desa Limau Manis
20 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Cek Persiapan Lahan Jagung Kuartal II di Dusun Sungai Buluh
20 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Cek Lahan Jagung Kuartal II Dukung Swasembada Pangan di Desa Pekan Kamis
20 Mei 2026
Sidang Narkotika, Sindi dan Mantan Polisi Divonis Berbeda
19 Mei 2026
Polsek Tembilahan Hulu Update Pertumbuhan Jagung Dukung Program Asta Cita Ketahanan Pangan
19 Mei 2026
Prapid Parlindungan Hutabarat Ditolak, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sesuai Prosedur
19 Mei 2026
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 551 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 427 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 269 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 451 Kali
Polsek Tempuling Turun ke Lahan, Jagung Desa Teluk Jira Jadi Simbol Semangat Swasembada Pangan
Dibaca : 362 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media