Pilihan
Iseng Bisa Berujung Kriminal
Oleh: Esti Aryani, S.H, M.H Dosen Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta
Fenomena lain yang sering muncul adalah pembuatan akun palsu untuk mengerjai teman, mantan pasangan, atau tokoh tertentu. Bagi sebagian orang, tindakan tersebut dianggap sebagai hiburan. Namun ketika akun palsu digunakan untuk merusak reputasi, menyebarkan fitnah, atau mengambil identitas orang lain, persoalannya berubah menjadi pelanggaran hukum yang serius.
Tidak sedikit pula kasus perundungan digital (cyberbullying) yang berawal dari candaan. Komentar menghina, unggahan meme yang merendahkan seseorang, atau penyebaran foto tanpa izin sering dianggap sebagai bagian dari budaya bercanda di media sosial. Padahal bagi korban, tindakan tersebut dapat menimbulkan kerugian psikologis yang nyata, bahkan berujung pada gangguan kesehatan mental.








.jpeg)




Tulis Komentar