Pencarian

Kemnaker: Pedoman ASEAN Perkuat Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:34:43 WIB
Kemnaker: Pedoman ASEAN Perkuat Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Kemnaker: Pedoman ASEAN wujudkan kerja inklusif bagi disabilitas

Ringkasan AI

  • Kemnaker usul indikator pengukur inklusivitas di tempat kerja untuk pedoman ASEAN.

  • Usulan disampaikan Dirjen PHI Jamsos Indah Anggoro Putri di Bangkok.

  • Indikator mencakup perekrutan, pengembangan karier, retensi, dan partisipasi pekerja.

  • Pedoman dinilai penting sebagai referensi bersama negara ASEAN.

  • Indonesia siap berkontribusi melalui kerja sama SSTC.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

Direktur Jenderal Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan, Indonesia memandang Guideline to Promote Inclusive Employment for Persons with Disabilities sebagai instrumen penting untuk memperkuat penerapan prinsip kesempatan kerja inklusif di negara-negara ASEAN.

"Pedoman ini penting untuk memastikan prinsip kesempatan kerja inklusif dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi beragam kelompok pekerja," ujar Indah.

Indah mengapresiasi proyek Vietnam-Jepang yang menitikberatkan pada implementasi pedoman, antara lain melalui identifikasi hambatan dalam mengakses pekerjaan, penguatan akomodasi yang layak, dan peningkatan aksesibilitas tempat kerja bagi beragam kelompok pekerja.

Menurutnya, efektivitas pedoman dapat diperkuat dengan memasukkan indikator yang membantu pengusaha mengukur penerapan inklusivitas dalam berbagai aspek ketenagakerjaan, mulai dari perekrutan, pengembangan karier, retensi, hingga partisipasi pekerja.

"Pedoman ini juga perlu mempertimbangkan mekanisme kerja sama tripartit agar pemerintah, pengusaha, dan organisasi pekerja memiliki peran dalam memantau penerapan praktik ketenagakerjaan yang inklusif," katanya.

Indah meyakini pedoman tersebut berpotensi menjadi referensi bersama bagi negara-negara ASEAN dalam membangun pasar tenaga kerja yang inklusif dan tangguh menghadapi perubahan dunia kerja.

"Indonesia siap berkontribusi dan semakin memperkuat kerja sama ini dalam semangat saling belajar, solidaritas ASEAN, serta South-South and Triangular Cooperation (SSTC)," pungkasnya.

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks