INDRAGIRIONE.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegur masyarakat mampu yang masih memakai Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Ia menegaskan subsidi seharusnya dinikmati warga berpenghasilan rendah, bukan pemilik mobil bagus. Pemerintah juga memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan imbauan itu usai menghadiri acara MKI Electricity Connect 2026. Ia menilai masih banyak warga ekonomi menengah ke atas yang memakai BBM bersubsidi. Padahal, jatah subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Isi Teguran Bahlil
Bahlil meminta pemilik kendaraan dengan kondisi ekonomi memadai beralih ke BBM non subsidi. Menurutnya, subsidi yang diambil orang mampu berarti mengurangi hak warga miskin.
"Nah saya mengimbau kepada saudara-saudara saya, saya mengimbau terus ini. Yang mampu, yang pendapatannya bagus, ekonominya menengah ke atas, mobilnya bagus, ya janganlah pakai BBM subsidi," kata Bahlil, dikutip Rabu (23/9/2026).
Ia menyebut penggeseran alokasi subsidi sebagai persoalan keadilan sosial. Bahlil menyinggung soal rasa malu mengambil jatah warga yang lebih membutuhkan.
"Masa sih kita nggak malu sama saudara-saudara kita yang harus mendapatkan subsidi BBM, tapi jatahnya diambil oleh orang yang mampu, tidak hanya sampai ke sana," ujar Bahlil.
Harga BBM Subsidi Tidak Naik sampai Akhir Tahun
Di sisi lain, Bahlil memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun. Pemerintah juga menjamin ketersediaan stok BBM nasional tetap aman.
"Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal, 18 sampai dengan 21 hari," kata Bahlil.
Pernyataan itu menegaskan dua hal: harga BBM bersubsidi tetap, tetapi penggunaannya harus tepat sasaran. Warga mampu diminta tidak memakai BBM bersubsidi agar alokasi subsidi tidak tergerus.
Siapa yang Berhak Memakai BBM Subsidi
BBM bersubsidi ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kriteria penerima mengacu pada ketentuan pemerintah yang berlaku, termasuk pemilik kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu dan warga yang terdata dalam program perlindungan sosial.
Dalam bahan pernyataan Bahlil, tidak disebutkan rincian kriteria teknis maupun daftar kendaraan yang dilarang mengisi BBM bersubsidi. Informasi lengkap soal ketentuan tersebut dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian ESDM.
Cara Melaporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Warga yang menemukan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat melaporkannya ke kanal pengaduan resmi. Berikut langkah yang bisa dilakukan:
- Catat lokasi, waktu, dan jenis kendaraan yang diduga menyalahgunakan BBM subsidi.
- Simpan bukti berupa foto atau video jika memungkinkan.
- Sampaikan laporan ke kanal pengaduan Kementerian ESDM atau aparat setempat.
- Ikuti perkembangan laporan melalui saluran resmi yang tersedia.
Masyarakat diminta tidak mempercayai pihak yang menawarkan jasa perantara untuk mengurus izin pembelian BBM bersubsidi. Semua layanan resmi tidak memungut biaya.
Dampak bagi Warga Berpenghasilan Rendah
Subsidi BBM menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika jatahnya dipakai kelompok mampu, warga miskin berisiko kehilangan manfaat yang seharusnya mereka terima. Karena itu, imbauan Bahlil menyasar kesadaran kelompok ekonomi menengah ke atas.
Pemerintah belum mengumumkan perubahan skema penyaluran BBM bersubsidi dalam pernyataan terbaru ini. Harga tetap dan stok dijaga pada standar minimal 18 hingga 21 hari.
Kanal Pengaduan dan Peringatan Penipuan
Warga yang ingin menyampaikan keluhan atau pertanyaan soal BBM bersubsidi dapat menghubungi kanal resmi Kementerian ESDM. Hati-hati terhadap oknum yang mengaku bisa mengatur pembelian BBM subsidi dengan imbalan uang.
Pungutan liar dan calo bukan hanya merugikan kantong warga, tetapi juga mengacaukan penyaluran subsidi. Laporkan setiap permintaan biaya tidak resmi ke aparat atau kanal pengaduan pemerintah.