Pencarian

KAI Uji KRL Buatan INKA, Siapkan Pengadaan 23 Trainset Baru

Sabtu, 07 November 2026 • 07:21:31 WIB
KAI Uji KRL Buatan INKA, Siapkan Pengadaan 23 Trainset Baru
KAI menyerahkan pengadaan 23 trainset KRL baru kepada PT INKA dengan delapan rangkaian masuk kategori mendesak.

INDRAGIRIONE.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyerahkan sepenuhnya pengadaan 23 trainset KRL baru kepada PT INKA, dengan delapan rangkaian di antaranya masuk kategori mendesak. Pengadaan itu ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga tahun ke depan, sementara satu rangkaian produksi dalam negeri sedang diuji coba di lintas Bogor–Jakarta Kota.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan tidak mengimpor KRL jadi dari Jepang. Pengadaan 23 rangkaian kereta baru sepenuhnya diserahkan kepada PT INKA, yang diberi keleluasaan memproduksi sendiri maupun menggandeng produsen luar negeri. Syaratnya satu: industri dalam negeri wajib dilibatkan.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan delapan dari 23 rangkaian bersifat mendesak dan harus segera dipenuhi. Sisanya menyusul dalam rentang dua sampai tiga tahun. "Kami memberikan kepercayaan penuh kepada INKA untuk memproses pengadaan 23 trainset ini," ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Bobby menambahkan INKA bebas menentukan skema produksi, termasuk bermitra dengan pihak internasional. Namun kerja sama itu tidak boleh menghilangkan peran industri dalam negeri.

Uji Coba Rangkaian Kedelapan di Lintas Bogor–Jakarta Kota

Di sisi lain, KAI dan INKA tengah menjalani uji coba dinamis KRL produksi dalam negeri untuk rangkaian kedelapan. Pengujian berlangsung di lintas Bogor–Jakarta Kota sejak Rabu (4/11/2026).

Uji coba dilakukan di luar jam sibuk. Tujuannya mengevaluasi kesiapan teknis sekaligus aspek keselamatan rangkaian sebelum masuk layanan reguler. Sebelumnya, tujuh rangkaian buatan INKA sudah melewati pemeriksaan menyeluruh dan kembali melayani penumpang pada Oktober 2026.

"Proses pengujian terus kami kawal bersama KAI Commuter dan INKA. Setiap tahapan menjadi bagian penting dalam memastikan sarana siap melayani masyarakat dengan aman dan andal," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Jutaan Penumpang per Hari Jadi Acuan

Penambahan sarana ini menyasar tingginya mobilitas warga Jabodetabek. Sepanjang Januari–Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303.792.024 pelanggan. Rata-rata hampir satu juta orang naik KRL setiap hari, tepatnya 999.316 pelanggan per hari.

Angka itu menjadi acuan manajemen menjaga kesinambungan layanan dan kesiapan sarana. "Setiap hari, jutaan masyarakat mengandalkan layanan KAI Group untuk beraktivitas," ucap Bobby. Menurutnya, tanggung jawab KAI adalah memastikan perjalanan mereka aman, nyaman, dan semakin baik.

Bagi penumpang, uji coba dan pengadaan ini berdampak langsung pada ketersediaan gerbong. Rangkaian baru berarti antrean di jam sibuk berpeluang lebih pendek dan jadwal keberangkatan lebih rapat. Bagi INKA, kepercayaan penuh dari KAI menjadi pijakan memantapkan kapasitas produksi sarana perkeretaapian di dalam negeri.

Jalan Panjang Kemandirian Sarana Kereta

Penyerahan pengadaan ke INKA mempertegas arah kemandirian industri perkeretaapian nasional. KAI tidak memesan rangkaian jadi dari luar, melainkan menempatkan INKA sebagai pintu masuk, dengan catatan keterlibatan industri lokal tetap terjaga.

Skema ini bukan tanpa tantangan. Produksi 23 trainset dalam dua hingga tiga tahun menuntut kapasitas manufaktur, pasokan komponen, dan pengujian yang ketat. Tujuh rangkaian yang sudah melayani penumpang sejak Oktober menjadi bukti awal bahwa jalur produksi dalam negeri bisa berjalan.

Jika rangkaian kedelapan lolos uji dinamis, KAI Commuter berpeluang menambah armada pada periode permintaan tinggi. Bagi publik Jabodetabek, yang jadi taruhan bukan sekadar angka pengadaan, melainkan apakah hampir sejuta penumpang harian bisa berangkat dan pulang dengan lebih lapang.

Sumber: ekonomi.republika.co.id

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks