Amazon tengah memperluas layanan pengiriman berbasis drone, Prime Air. Targetnya, hingga akhir 2026, layanan ini menjangkau hampir 500 kota di Amerika Serikat, atau enam kali lipat dari jangkauan saat ini. Namun, di tengah pengumuman ekspansi tersebut, sebuah video memperlihatkan drone Amazon menjatuhkan paket ke kolam renang justru menjadi sorotan warganet.
Kronologi Paket Jatuh ke Kolam Renang
Peristiwa ini dialami Lindsey Austen, warga Texas. Ia merekam momen ketika drone Prime Air mengantarkan paket pertamanya. Dalam video yang dibagikan ABC 7 News, Austen terdengar merekam suara dengung keras dari drone yang mendekat.
Ia sempat mengucapkan "Oh my God" saat drone melayang di atas kolam renangnya. Namun, alih-alih mendarat dengan mulus, drone justru melepaskan paket tersebut langsung jatuh ke air. Austen pun berteriak kaget melihat kejadian itu.
Beruntung, paket tersebut jatuh ke air tanpa melukai siapa pun, dan tidak ada benturan dengan benda lain di sekitar. Namun, kejadian ini memunculkan pertanyaan soal keandalan sistem navigasi dan deteksi lingkungan drone buatan Amazon.
Klaim Keamanan Amazon soal Prime Air
Amazon menyatakan keselamatan adalah prioritas utama dalam operasional Prime Air. Layanan ini memegang sertifikasi Federal Aviation Administration (FAA) Part 135, yang memungkinkan operasi komersial drone di wilayah udara AS.
Perusahaan mengklaim drone mereka dilengkapi sistem Detect-and-Avoid yang canggih. Sistem ini disebut bekerja seperti pilot terlatih yang terus memindai ruang udara di sekitarnya, memungkinkan drone mengambil keputusan secara real-time saat terbang.
Amazon juga menyebut drone menggunakan kamera dan sensor onboard untuk bernavigasi serta menghindari rintangan. "Sistem ini memungkinkan drone untuk melihat secara independen dan membuat keputusan real-time selama penerbangan," demikian pernyataan resmi Amazon.
Ekspansi Layanan dan Ragam Produk
Perluasan Prime Air ke 500 kota ini diklaim akan menguntungkan puluhan juta pelanggan. Layanan ini menjanjikan waktu pengiriman mulai dari 30 menit untuk berbagai produk, mulai dari groceries, elektronik, kosmetik, obat-obatan, hingga kebutuhan rumah tangga.
Saat ini, Amazon sudah beroperasi di tujuh negara bagian AS, termasuk Texas yang menjadi lokasi insiden kolam renang tersebut. Meski begitu, insiden ini menunjukkan bahwa teknologi pengiriman drone masih memiliki celah yang perlu disempurnakan.
Bagi konsumen yang tinggal di area layanan Prime Air, kejadian seperti ini menjadi pengingat bahwa teknologi otonom masih bisa berbuat kesalahan. Meski klaim keamanan Amazon terdengar meyakinkan, implementasi di lapangan masih perlu pembuktian lebih lanjut.